Cinta Gadis Panti Asuhan

Cinta Gadis Panti Asuhan
12 - Pasar Tradisional


__ADS_3

Setelah Pak Darma Kembali, pria itu masuk ke mobil dan menyalakan nya, Lalu berjalan menuju ke pasar tradisional yang ingin Nara pergi.


saat sampai, Pak Darma turun dari mobil, ia langsung di sapa oleh tukang parkir yang berjaga disana. mereka tampak sangat sungkan dan menyalami pak Darma.


Nara yang melihat pun tampak tercenung melihat Pak Darma yang banyak di kenal orang, sampai orang di pasar pun mengenali nya.


"Itu toko pakaian Nara."Ucap Pak Darma Sembari menunjuk ke sebuah toko penjual pakaian.


Nara tersenyum semangat, mengiyakan dan berjalan menuju ke toko itu.


Nara dengan semangat 45 memilih pakaian yang akan ia gunakan di rumah, Pakaian biasa, toh hanya untuk bekerja. Pak Darma melihat kesederhanaan di dalam wanita itu , antusias nya sangat berbeda di pasar ini dengan tadi saat ia berada di dalam butik.


Pak Darma pun membayar pakaian itu, lalu mengajak Nara ke dalam pasar untuk membeli sayuran yang mungkin ingin Nara masak untuk makan malam.


Dan kembali Nara di buat kagum dengan Pak Darma yang bahkan di kenal oleh orang orang di pasar itu.

__ADS_1


"Pak Darma sangat di kenal orang orang disini ya."Ucap Nara sembari berjalan beriringan dengan pak Darma.


"Iya, saya kan biasa beli sayuran disini, sudah langganan sama Mereka mereka itu, yang tidak saya sangka ternyata pakaian di pasar ini sangat murah Nara."Ucap Pak Darma.


"Iya pak, Saya kalau hari raya, juga beli pakaian di pasar Pak, Itu pun sudah mewah bagi saya dan anak panti lain nya, sebenarnya tadi saya tidak ingin membeli di butik itu karena harga nya mahal, memang sih bahan nya bagus, Tapi harga 1 pakaian nya bisa untuk saya membeli 5 pakaian "Balas Nara sembari meletakan barang barang dan sayuran nya di dalam bagasi mobil yang di buka Pak Darma.


"Iya, saya sudah tahu yang kamu pikirkan Nara, saat kamu mengajak saya membeli di pasar, Itu sebab nya saya membelikan kamu 3 stel pakaian di butik, Simpan lah untuk di pakai jalan-jalan kalau kamu libur bekerja."Ucap Pak Darma sembari memberikan paper bag yang ia bawa saat keluar dari butik.


"Pak, saya semakin tidak enak sama Bapak, Saya yakin harga nya pasti lebih mahal dari gaji saya."Ucap Nara.


'Tidak perlu di pikiran Nara, saya ikhlas memberikan nya pada kamu, Tidak usah potong gaji, kalau ada yang bertanya bilang saja di potong gaji, biar tidak ada yang merasa iri."Ucap Pak Darma.


"Tapi Pak.."


"Tidak apa apa Nara, kamu kan yatim, Anggap saja perbuatan saya untuk menambah amal ibadah saya, Kalau kamu menolak, maka saya tidak jadi mendapatkan berkat."Ucap Pak Darma mengajak Nara Bercanda, ia pun tertawa begitu pun Nara.

__ADS_1


"Terima kasih sekali pak."


"Iya, Sama sama."


•••


Saat Nara kembali ke rumah, ia sudah di sambut dengan tatapan Sinis Bu Adel yang melihat pakaian pakaian Nara yang berada di tangan nya.


"Dimana beli pakaian nya?." Tanya Bu Adel ketus, sembari melihat keluar, memastikan pak Darma masih di mobil.


"Di Pasar Bu."


Bu Adel lalu mengambil nya dan melihat nya, terlihat itu hanya pakaian murah.


"Iya, Pakaian pasar memang cocok untuk kamu, kamu Mana pantas pakai pakaian Mahal."Ucap Bu Adel. Nara hanya diam saja tidak menjawab, Pandangan nya tertunduk.

__ADS_1


Nining yang melihat dan mendengar ucapan Bu Adel pun menggelengkan kepala nya, tidak menyangka Bu Adel akan berkata sekejam itu pada Nara.


__ADS_2