
Setelah selesai berbelanja, Nara lebih dulu menunggu di dalam mobil, sementara Arka membeli kekurangan bahan yang terlupa.
Di tengah menunggu Arka yang kembali, ponsel Arka yang ia taruh di mobil berbunyi, Nara yang saat itu mendengar pun segera mengambil nya, ia tampak bingung karena tidak tahu apa yang harus ia lakukan.
Nara melihat dan tampak Nama Mama yang menghubungi ponsel Arka.
"Ini pasti Mama nya mas Arka, bagaimana ya, Apa aku harus mengangkat nya?."Gumam Nara.
Namun ia memutuskan untuk membiarkan nya, Namun saat kembali Ponsel itu berdering untuk kedua kali nya. Nara pun pada akhir nya memilih untuk mengangkat nya, Karena ia takut ada hal penting yang harus Di sampaikan.
"Hallo."
"Ini siapa ya, Ini nomor ponsel anak saya kan?." Tanya nya.
"Iya Bu, saya Nara karyawan Mas Arka, Mas Arka nya lagi belanja ponsel nya ketinggalan di mobil."Tutur Nara.
"Oh begitu, Kalau begitu sampai kan ke Arka ya Nara, suruh dia datang ke rumah sekarang ya?." Ucap Nya.
"Baik Bu."
"Terima kasih Nara."
"Iya Bu." Sambungan telefon pun di matikan. Mata wanita itu menatap ke arah luar dan tampak Arka datang menghampiri.
__ADS_1
"Ah, Akhir nya selesai."Ucap Arka sembari masuk ke dalam mobil, Nara mendengar dengan tersenyum.
"Mas Arka, tadi Mama nya Mas Arka menghubungi mas Arka, karena berbunyi berkali kali, jadi saya angkat."ucap Nara memberitahu Arka.
"Oh iya, Apa kata nya?."
"Mama mas Arka suruh mas Arka ke Rumah sekarang, Cuman itu kata ibu nya."Tutur Nara.
"Kalau begitu kita singgah sebentar ya Kesana."Arka sembari memasang sabuk pengaman. Nara pun mengangguk kan kepala nya.
Arka pun mengendarai Mobil nya menuju ke rumah ibu nya. Sementara Nara duduk mengeluarkan ponsel nya.
"Mas, Bagaimana cara untuk menghubungi Seseorang?."Tanya Nara.
"Iya, Kak Bella memberikan nya pada ku tadi saat ia datang."Balas Nara.
"Jadi kamu benar tidak punya ponsel Nara?."Tanya Arka memastikan kembali yang ada di pikiran nya. Nara mengangguk dengan cepat.
Arka tertawa. "Aku pikir kamu kemarin berbohong saat aku meminta nomor kamu, dan kamu bilang kamu tidak punya ponsel."Balas Arka.
Nara tersenyum, Karena Arka segitu nya tidak percaya pada nya.
Saat mobil sampai di depan rumah Orang tua Arka, Arka mengajak Nara masuk, Mata Nara melihat sekeliling halaman rumah yang tampak Asri membuat Pandangan terasa begitu menyejukkan.
__ADS_1
Seorang wanita keluar dari pintu utama menyambut kedatangan mereka. itu adalah Bu Asna. Melihat Bu Asna, Nara seperti merasa tidak asing wajah Wanita itu, namun ia tidak ingat dimana mereka pernah bertemu.
"Ma." Sapa Arka. Nara menundukkan kepalanya menyapa Bu Asna.
"Hallo Bu."
"Kamu Nara ya, yang tadi angkat telefon?." Tanya Bu Asna.
"Iya Bu, Saya Nara."
Bu Asna mengamati Wajah Nara, Lalu ia teringat pada sosok gadis yang pernah menolong nya.
"Kamu, yang waktu itu nolong saya kan, waktu di rumah sakit."Tanya Bu Asna memastikan lebih lagi.
Mendengar hal itu, Nara pun akhir nya teringat.
"Iya, Pantas saya seperti pernah melihat Ibu. bagaimana keadaan Ibu?."
Bu Asna tersenyum. "Sudah baik Nak."
Arka melihat pun heran mendengar percakapan kedua nya. "Arka, dia wanita yang membawa Mama ke rumah sakit."Ucap Bu Asna memberitahu.
"Oh iya?" Arka terkejut karena ini sangat lah kebetulan.
__ADS_1
Bu Asna lalu mengajak kedua nya untuk masuk ke dalam mengobrol. Nara di sambut dengan hangat oleh Bu Asna yang sangat berterima kasih pada Bantuan Nara waktu itu.