
Nara masih terlelap di dalam kamar nya, Rasa nya ia benar benar merasa sangat lelah di hari kedua nya bekerja, Ia benar benar di kerjain oleh Bu Adel, entah kenapa Bu Adel begitu pada nya, padahal ia merasa tidak melakukan kesalahan apa pun saat ia pertama kali datang, bahkan ia sangat menghormati Bu Adel, tapi kenapa Bu Adel memperlakukan nya seperti itu.
Di tengah ia sedang meredakan rasa lelah nya. Seseorang lalu masuk ke dalam kamar Nara, Dan dengan kasar ia menarik selimut Nara, Nara sontak terkejut, ia mengerjapkan mata nya dan melihat Bu Adel berada di samping tempat tidur nya. menatap nya dengan kedua tangan mengacak di pinggang nya.
Setelah tahu siapa yang datang menghampiri nya di kamar, Nara langsung bangun, Antara Kaget dan takut menjadi satu saat itu. ia lansung duduk di samping tempat tidur.
"Bu Adel."
"Sudah jam berapa ini, Masih enak tidur ya kamu, Kalau masih mau kerja, cepat bangun, kalau sudah bosan kerja segera pergi dari rumah ini."Bentak Bu Adel.
"Maaf Bu, tapi ini kan masih subuh."Ucap Nara.
"masih berani menjawab, cepat keluar dan siapkan sarapan yang enak, setelah itu bersihkan kembali kamar anak saya. dia akan segera sampai pagi ini."Ucap Bu Adel.
"Ba Baik Bu."Nara bergegas berjalan keluar dari kamar, Bu Adel tersenyum puas menggertak Nara yang tampak ketakutan. Ia lalu berjalan keluar dari kamar dengan senyuman sinis.
Nara sangat takut kalau ia akan di pecat dan kehilangan pekerjaan nya, Ia pun tidak lagi membantah dan menurut saja, bangun dan menyiapkan sarapan
__ADS_1
Ia tidak berani membantah Bu Adel, Karena ia masih ingin bekerja disini, Ini bahkan baru beberapa Minggu berada disini.
•••
Saat Nining bangun, ia keluar dari kamar dan melihat Makanan sudah tersaji di atas meja makan, Ia pun yakin Nara yang menyiapkan semua nya, Ia lalu menuju ke kamar Nara, Namun tidak menemukan wanita itu, Ia lalu berjalan ke atas dan melihat Nara kembali membersihkan kamar Tuan Randi.
"Nara, Kamu kok bersihkan lagi, kan Sudah kita bersihkan kemarin?." Tanya Nining heran.
"Iya, Bu Adel yang minta."Balas Nara.
"Kamu juga yang siapkan sarapan, kamu bangun jam berapa?." Tanya Nining lagi.
Nining menggelengkan kepala nya mendengar hal itu. "Kita kasih tahu Pak Darma saja ya, keterlaluan banget Bu Adel sama kamu, dia pasti kesal karena pak Darma baik sama kamu, Makanya ga pernah ada yang betah kerja disini."Ucap Nining kesal karena Bu Adel yang seenaknya.
"Udah Ning, Biarkan saja, Aku tidak apa-apa, kan juga tidak berat kerjaan disini."Ucap Nara.
"Kamu kerjakan yang di bawah saja ya Ning, setelah aku bersihkan ini aku akan turun bantu kamu." Ucap Nara.
__ADS_1
"Jangan terlalu lelah Nara, nanti kamu sakit." Nara melebarkan senyum nya dan menganggukkan kepala nya.
Setelah membersihkan kamar itu, Nara merasa sangat lelah, Ia pun sangat mengantuk, ia lalu duduk sebentar di sofa untuk merenggang tubuh nya yang lelah.
Namun tampak sadar ia terlarut dan tertidur. "Loh dimana lagi Nara, sudah 2 hari ini saya tidak melihat nya?." Tanya Pak Darma.
"Ada di atas Pak."Balas Nining.
"Memamng nya apa yang dia kerjakan sampai tidak selesai selesai??" Tanya Pak Darma.
"Em...."Nining ragu menjawab pertanyaan Pak Darma.
"Aku yang minta dia untuk mengecek kembali kamar Randi Mas, biarkan saja. toh kan tidak berat."Ujar Bu Adel.
"Sayuran ini siapa yang masak, kamu yang masak Ning?." Tanya Pak Darma.
"Bukan Pak, Nara yang masak."Balas Nining.
__ADS_1
Mendengar masakan Nara, Pak Darma pun segera mencicipi nya, Keantusisan Pak Darma tidak di sukai oleh Bu Adel. Melihat lirikan Bu Adel pada Pak Darma yang makan, Nining Yakin Nara akan dalam masalah lagi.