
Di saat Randi berjalan keluar, sembari ia mengancing lengan kemeja nya. Nara yang melihat Randi menuruni tangga, Segera ia berjalan menghampiri laki laki itu.
Saat Randi memijakkan kaki nya dengan sempurna setelah anak tangga pertama, Langkah nya terhenti saat Ia melihat Nara berdiri menghadang jalan nya.
Randi menatap nya dingin, Nara sebenarnya takut, Tapi ia harus melakukan nya.
"Mas Randi, saya minta maaf soal baju Mas Randi."Ucap Nara dengan suara yang terbata bata dan terdengar bergetar menahan rasa takut nya.
Randi hanya menatap Nara, namun ia tak menghiraukan permintaan Maaf Nara yang ia rasa tidak perlu ia respon.
Ia melihat sang ayah keluar dari kamar, Ia pun melewati Nara da menghampiri Pak Darma. Mata Nara mengikuti kemana Randi melangkah.
Pak Darma sendiri melihat Nara menghampiri Randi, namun ia tidak mendengar percakapan apa yang terjadi Diantara Nara dan Randi.
"Sudah siap Rand?." Tanya Pak Darma kala Putra nya menghampiri nya.
"Sudah Pa."Balas Randi. berpapasan dengan Bu Adel yang akan ikut pun sudah siap.
__ADS_1
"Nara, Jaga rumah ya, Kami akan pulang agak malam."Ucap Pak Darma pada Nara yang berdiri memandangi Randi karena Laki laki itu mengabaikan permintaan maaf nya yang tulus.
Nara merasa ia sudah melakukan kesalahan, hingga membuat Randi tidak bisa memakai pakaian yang ingin ia pakai, Namun sebenarnya Pakaian itu bukan lah apa apa Bagi Randi, karena tujuan awal Randi hanya ingin mengingatkan Nara untuk tidak berharap lebih.
"Baik Pak."Balas Nara di ikuti Kepala nya yang menunduk.
Ketiga orang itu pun pergi meninggalkan Rumah, Nara melihat mobil itu berjalan pergi. Randi tidak mengatakan apa pun. "Dia pasti sangat marah."Batin Nara.
Di mobil.
"Hanya Minta Maaf Pa."Balas Randi.
"Dia memang anak yang baik, sangat jarang ada Orang yang mau mengakui Kesalahan nya."Ucap Paka Darma. Bu Adel memutar bola mata malas nya. saat mendengar Pak Darma lagi lagi memuji Nara.
Sementara Randi hanya diam. Pujian ayah nya pada pembantu membuat Randi semakin was was kalau Ayah nya akan menyukai Nara dan memperistri nya.
•••
__ADS_1
Saat mobil sampai di tempat tujuan, Kedua nya pun turun di sebuah gedung yang halaman nya sudah di penuhi banyak Kendaraan yang berjejer, Ini adalah Acara penyambutan yang di buat yang Darma untuk merayakan kembalinya putra nya, Di hadiri begitu banyak kerabat dan Juga rekan bisnis Pak Darma.
Acara itu sangat meriah, Apa lagi Bagi Randi yang pada saat itu kedatangan kekasih yang sudah 1 tahun ini ia pacari, kedua nya bertemu saat sama sama di luar negeri, namun sudah hampir setengah tahun, Kedua harus berjauhan, karena Kekasih Randi kembali lebih dulu di negara asal mereka, Walau mereka berpacaran jarak jauh, Tapi kedua nya sangat saling melengkapi dan membuat hubungan mereka terus romantis walau pun berjauhan.
"Aku merindukan mu Be"Ucap Wanita bernama Lidya.
"Aku juga merindukan mu."
Wanita dengan rambut panjang gelombang, dengan pakaian Elegant nya, berjalan menghampiri Randi dan memeluk nya. Bu Adel dan Pak Darma tersenyum melihat Lydia yang sudah mereka kenal, Karena Lydia adalah anak Sahabat Pak Darma.
"Om, Tante."Sapa Lydia dengan sopan, menciumi punggung tangan Pak Darma dan Bu Adel.
"Kamu semakin cantik saja Lydia, Pantas saja Randi makin cinta." Goda Bu Adel.
Lydia tersenyum malu malu dengan pujian Bu Adel, ia membalas dengan senyuman elegant dan tenang, membuat Semua orang yang melihat nya pun senang dan menyukai nya.
Saat Acara di mulai, Lydia terus di sisi Randi, kedua pasangan tampak serasi ini membuat mereka mencuri perhatian para tamu undangan. terlebih masih banyak yang belum kenal anak pak Darmawan yang akan meneruskan Perusahaan, Karena sangat sedikit yang tahu sosok dan wajah Putra Pak Darma.
__ADS_1