Cinta Gadis Panti Asuhan

Cinta Gadis Panti Asuhan
32 - Mengungkapkan


__ADS_3

Nining datang menghampiri Pak Darma dan Randi yang baru memasuki rumah karena baru pulang dari Kantor, Kedua nya masuk dan duduk di sofa sebentar untuk mendinginkan tubuh, serta masih ada kerjaan kantor yang ingin Randi dengan dari ayah nya. saat melihat Nining menghampiri Mereka, Kedua nya pun mengerutkan kening nya penuh tanya.


"Ada apa Ning?." Tanya Pak Darma.


"Pak, Mas Randi, saya pingin ngomong sesuatu." Ucap Nining gugup, Wajah nya menggambarkan kecemasan di hati nya saat ini.


"Kamu bukan mau Berhenti bekerja kan?." Tebak Pak Darma.


"Bukan Pak, Ini Soal Nara."


Mendengar Nama Nara, Pak Darma pun agak terkejut. Sementara Randi masih dingin kala Nama wanita itu di sebut.

__ADS_1


"Duduk la, Ada apa dengan Nara?." Pak Darma menunjuk ke arah sofa dan bertanya apa yang ingin Nining sampaikan.


"Pak, Saya Minta maaf sebelum nya karena saya tidak jujur."Ucap Nining.


"Jujur soal apa?. saya tidak mengerti Ning, kok kamu minta maaf."ujar Pak Darma.


"Soal Nara Mencuri Pak, sebenarnya bukan Nara yang mencuri gelang nya Mas Randi."Ucap Nining. Pak Darma dan Randi saling melihat karena terkejut lalu kembali mereka mengfokuskan pandangan mereka ke arah Nining.


"Jangan sembarangan bicara kamu." Ucap Randi.


"Endak Mas, saya ada buktinya."Nining mengeluarkan ponsel nya dan menampilkan sebuah video dimana Bu Adel mengendap endap masuk ke dalam kamar Nara.

__ADS_1


Bagi Nining itu adalah hal yang mencurigakan, Nining pun mengambil video Bu Adel masuk ke dalam kamar Nara.


"Saat saya menghampiri untuk melihat apa yang Bu Adel lakukan, Bu Adel melihat saya dan mengancam saya, akan memecat saya kalau saya memberitahu hal ini pada siapa pun. Pak, saya minta maaf, Saya ingat keluarga di kampung yang butuh saya untuk mencari uang, saya takut kalau saya di pecat. Tapi Nara adalah teman baik saya, Saya tidak tahan untuk tidak bicara."Balas Nining.


Pak Darma yang mendengar menghela nafas, Randi pun melakukan hal yang demikian.


"Sudah Papa duga, Nara itu anak yang baik, Dia hidup kesusahan di panti Asuhan, Dan dia pun merasakan hal yang sama disini, Papa merasa sangat berdosa sudah setuju untuk menuduhnya."Tutur Pak


"Bukan hanya itu pak yang ingin saya sampai kan, Sebenarnya yang bekerja disini tidak ada yang betah juga karena ulah Bu Adel yang suka mengerjai mereka. Nara pun merasakan hal yang sama, ia banyak di kerjai Bu Adel sampai saya sendiri tidak tega, Tapi Nara bilang ke saya, Rasa sakit nya di panti asuhan lebih sakit dari apa yang Bu Adel lakukan."Nining menangis memikirkan perkataan Nara, ia pun merasa ibaratkan diri nya sudah basah, sekalian saja menyebur. mungkin nanti ia akan di pecat atau mendapatkan hal yang tidak mengenakan. lebih baik di katakan sekarang dari pada ia bernasib sama seperti yang di rasakan Nara, minimal apa yang Nining lakukan demi membersihkan Nama Nara.


Pak Darma yang mendengar menghela nafas berat dan mengusap wajah nya karena Tidak menyangka Adel sekejam itu.

__ADS_1


"Kamu tahu Ning dimana Nara sekarang?." Nining menggelengkan kepala nya tida tahu.


__ADS_2