Cinta Gadis Panti Asuhan

Cinta Gadis Panti Asuhan
26 - Lydia Datang


__ADS_3

"Enak banget ya kalau jadi orang kaya, Bisa pakai pakaian bagus, Perawatan tubuh, cantik, wangi lagi."Ucap Nara.


"Kita juga bisa Ra, Hanya perlu modal aja."Balas Nining.


Kedua nya tertawa tanpa suara. pembahasan mereka sembari memasak tentang Lydia yang cantik dan Anggun.


•••


Saat Tiba saat makan.


semua pun duduk di depan meja makan, begitu pun Lydia. Nara dan Nining pun menyiapkan untuk mereka.


Saat Nining menuangkan Air, ia tidak sengaja menumpahkan air hingga tumpah terkena Lydia.


Lydia reflek berdiri dan mengibaskan air yang terkena baju hingga tangan nya.


"Maaf mbak, saya tidak sengaja."Ucap Nining cemas.


"Gimana Sih Ning, Kok gak hati hati sih Kamu."Marah Bu Adel.

__ADS_1


Randi dan Pak Darma pun hanya melihat dan sedikit tidak enak pada Lydia karena kecerobohan Nining.


"Gak apa apa kok Tante, Saya ke toilet dulu ya buat bersihkan."Ucap Lydia. Wanita itu sangat lembut dan membalas dengan Sabar.


"Iya, Iya sayang, Itu disana toilet nya."tunjuk Bu Adel.


Bu Adel lalu melirik Nining, Nining pun seperti mengerti Bu Adel meminta nya untuk membantu Lydia.


•••


"Mas, Tadi Pak Iqbal menelefon ku, katanya nomor Mas Darma tidak bisa di hubungi."Ucap Bu Adel.


Saat melewati toilet yang di pakai Lydia, Pak Darma samar samar mendengar suara seseorang seperti sedang marah.


Pak Darma pun mendekat dan suara itu terdengar jelas.


"Maafkan saya Mbak, saya gak sengaja."Ucap Nining.


"Maaf. maaf, Lain kali kerja tuh yang fokus dong, Masak nuang air aja gak bisa, Gimana sih kalian kerja. bajuku jadi basah begini."Bentak Lydia, namun dengan volume yang memang kecil agar tidak di dengar siapa pun saat ada yang datang.

__ADS_1


Namun Ia tidak tahu kalau Pak Darma deay dengan posisi mereka saat ini, dan Pak Darma mendengar semua, Ia pun mengetahui seperti apa sikap calon menantu nya.


Pak Darma menghela nafas berat, Namun tentu ia tidak mengatakan apa pun, itu pilihan putra nya, ia tidak ingin menganggu dan meminta Randi untuk mencari yang lain, karena Ia yakin itu pasti tidak akan di dengar oleh Anak jaman sekarang yang pandai melawan.


•••


Saat Hari semakin larut. Lydia pun sudah pulang.


Nining masuk ke dalam kamar dengan kesal dan Nara mengikuti untuk bertanya.


"Ternyata Kecantikan nya tu tidak menggambarkan hati nya, hati nya sangat buruk."Ucap Nining kesal.


"Ada apa sih Ning, bukan nya tadi gak ada masalah ya?." Tanya Nara heran.


"Tadi sih gak ada, Tapi habis ketoilert, disana dia marah marahi Aku Ra, dia berubah yang seperti putri salju dan berubah menjadi Nenek lampir. kau akan terkejut Ra, dia seperti punya 2 kepribadian, dia memaki ku dengan semau hati nya."Tutur Nining.


"Aku gak nyangka loh, dia begitu."


"Siapa yang sangka Ra, harus mas Randi tahu, amit amit punya istri macam gitu. cuman ketumpahan air Putih saja, sudah seperti meninggalkan noda saja."Ketus Nining. Ia sangat kesal saat mengingat ia di marahi oleh Lydia.

__ADS_1


__ADS_2