Cinta Gadis Panti Asuhan

Cinta Gadis Panti Asuhan
25 - Gaji Pertama


__ADS_3

1 bulan pun sudah berlalu tanpa terasa, Nara sangat bersyukur Ia bisa bekerja dengan tenang, apa lagi saat Buu Adel tidak ada di rumah.


Meski sikap Bu Adel yang tidak baik dengan nya, dan Sikap Randi yang mengacuhkan nya, Nara merasa sangat lega.


Nara hanya ingin pada tujuan awal nya, Mendapatkan uang dengan bekerja dan mengumpulkan nya untuk membahagiakan orang orang yang berada di panti asuhan.


•••


Pak Darma memanggil Nara ke ruangan kerja nya. ia di persilakan duduk di kursi Yang ada di depan meja Pak Darma.


"Ada apa ya pak?."


"Nara ini gaji pertama kamu, maaf agak telat beberapa hari, saya lupa soal nya."Ucap Pak Darma.


"tidak apa apa pak, lagi pula bapak sudah memberikan sebagian gaji saya, jadi masih ada pegangan nya." Jawab Nara.


"Uang yang saya kasih masih ada?." Tanya Pak Darma.

__ADS_1


"Masih Pak."


Pak Darma. menggelengkan kepala nya dan tersenyum."Hemat kamu Nara, salut saya sama kamu."Balas Pak Darma.


"Ini gaji kamu." Nara membuka amplop yang di berikan pak Darma.


Nara terdiam saat ia melihat ke dalam isi Amplop coklat itu. Ini adalah pertama kali nya ia memegangi uang sebanyak ini. "Pak, apa ini tidak terlalu banyak?."Tanya Nara.


"Tidak, itu sesuai dengan gaji kamu yang saya memang ingin berikan. 3juta."


"Tapi saya sudah banyak mengunakan uang Bapak untuk membeli pakaian da juga bapak sudah memberikan saya beberapa ratus ribu kemarin."Ucap Nara.


"Terima kasih Pak, Terima kasih banyak, Saya selalu berdoa rejeki Pak Darma selalu di limpahkan."Ucap Nara.


"Amin, Kamu sudah boleh keluar."Ucap Pak Darma.


Nara pun permisi keluar dan merasa senang dengan gaji pertama nya.

__ADS_1


Saat Nara berjalan keluar, ia berpapasan dengan Randi, Randi melihat amplop yang ada di tangan Nara. untuk apa ayah nya memberikan nya Amplop. Namun pertanyaan itu segera ia tepis karena ia harus segera pergi menemui kekasih nya.


•••


Pak Darma yang dekat dengan Nara karena Nara suka bercerita dengan Pak Darma membuat Bu Adel merasa tidak senang, Karena Bahkan Pak Darma sangat jarang mengobrol dengan ny seperti itu. Apa lagi sampai tertawa.


Di tengah keasikan nya, Pak Darma dan Nining yang memang bersantai bertiga dengan Nara di buat teralihkan Pandangan nya saat sebuah mobil masuk ke dalam halaman rumah.


Randi turun dengan membawa kekasih nya Lydia. Pak Darma yang melihat kedatangan Lydia pun tersenyum senang juga, karena putra nya akhir nya berani membawa Kekasih nya datang ke sini.


Bu Adel yang melihat Lydia datang segera menghampiri nya. ia agak menyenggol Nara yang menghalangi jalan nya.


"Om, Tante." Lydia menyalami Pak Darma dan Bu Adel.


"Pa, Aku mengajak Lydia untuk makan malam bersama kita."Ucap Darma.


"Oh iya, Tentu saja boleh. Nara, Nining, siapkan makan malam "kata Pak Darma.

__ADS_1


Nining dan Nara pun mengangguk, dan segera bergegas.


Bu Adel dan Pak Darma pun mengobrol dengan Lydia dan Randi, Banyak hal yang ingin Pak Darma ketahui tentang calon menantu nya ini.


__ADS_2