
Randi
Adalah putra tunggal Pak Darma dari istri nya yang telah tiada, Saat Ibu nya meninggal Randi begitu terpukul, hingga ia memutuskan keluar negri tempat ia dulu menuntut ilmu, ia kehilangan sosok Ibu yang sangat ia cintai. itu adalah pukulan terberat dalam hidup nya.
Pak Darma yang ingin Putra nya mewarisi perusahaan yang ia bangun sejak dulu, Meminta nya untuk kembali, Butuh waktu yang panjang hingga akhirnya Randi menyetujui untuk kembali. Pak Darma sangat senang, Karena ia bisa bersama dengan Putra nya lagi.
Malam hari nya saat Randi turun untuk makan malam, ia melihat Nara, Gadis yang tadi berada di dalam kamar nya, Tampak Nara sedang menyiapkan makan malam bersama Nining.
Randi lalu duduk di meja makan, memperhatikan Nara yang sudah mencuri perhatian nya sejak kejadian Tadi.
Saat Nara datang menyajikan makanan di atas meja, Ia menundukkan kepala nya dengan ragu menyapa Randi. berpapasan dengan Pak Darma yang juga menghampiri Putra nya.
"Rand, kamu masih ingat Itu Nining kan?." Tanya Pak Darma tersenyum sembari menunjuk ke Nining yang menyapa Randi.
Randi pun mengangguk mengiyakan.
__ADS_1
"Sudah lama dia bekerja disini, hanya dia saja yang betah, entah apa masalah mereka."Ucap Pak Darma.
"Mungkin ada sesuatu yang membuat mereka tidak betah Pa."Balas Randi.
"Iya, tapi papa tidak tahu apa alasan nya."
"Nah, Kalau itu Nara, dia baru beberapa hari bekerja disini, Tapi dia sangat rajin, dan masakan nya enak, kamu pasti akan menyukai Masakan nya juga."Ujar Pak Darma. Randi mengangguk dengan seulas senyuman di bibir nya yang sebenarnya ia paksakan.
"Dimana Tante Adel?."
"Dia keluar, Mungkin sedang arisan."
Pak Darma tersenyum menatap putra nya. "Semua juga tergantung kamu, kalau kamu menyetujui nya, Maka Papa akan menikahi Nya, Tapi kalau kamu keberatan, Papa tidak akan melakukan nya."Ucap Pak Darma.
Randi hanya diam, Ia tidak membalas Apa pun lagi, Karena sebenarnya ia sangat keberatan ayah nya menikah lagi, Apa lagi dengan Adik dari Ibu nya, Ia benar benar belum mampu menerima Ibu baru dalam hidup nya.
__ADS_1
Nara dan Nining Datang, dan menyajikan makanan lain di atas meja.
"Nara, Nining, Ayo duduk makan bersama!." Ajak Pak Darma lagi.
"Nanti saja kami makan pak, Kami masih kenyang."Ucap Nining.
"Kalian ini, selalu saja menolak."Balas Pak Darma.
Randi tersenyum tipis melihat ayah nya, Ayah yang masih sama seperti dulu, penuh kasih sayang pada orang orang di sekeliling nya.
•••
Malam hari nya.
Nara yang masih belum tidur, ia duduk menatap langit-langit kamar nya. hati nya masih penuh di lema memikirkan orang orang di panti yang pasti khawatir memikirkan nya, Apa lagi Bu Ratna.
__ADS_1
Terlebih Bella, Orang yang menunggu kedatangan nya. Tapi Nara sendiri tidak tahu cara untuk menghubungi Bella, ia juga tidak tahu dimana Rumah Bella, karena ponsel dan Alamat nya hilang semua saat itu.
Satu satu nya cara untuk bisa berkomunikasi dengan Bella adalah kembali ke panti, dan tentu saja Hal itu tidak akan Nara lakukan, Karena ia sangat ingin bebas saat itu, dan kini ia baru saja merasakan kebebasan di luar Panti. dan ia tidak ingin secepat itu kembal ke panti, Ia masih berharap bisa hidup lebih baik lagi dan menjadi seperti Bella yang bisa membantu meringankan kesusahan yang di rasakan Panti tempat ia di besarkan.