Cinta Gadis Panti Asuhan

Cinta Gadis Panti Asuhan
15 - Kelelahan


__ADS_3

Nara yang sangat mengantuk dan tertidur di kamar itu, Terlelap setengah jam lama nya, Nara segera tersadar saat ia mendengar suara bunyi yang adalah berasal dari koper koper yang di angkat menaik tangga.


Ia segera membuka mata nya kala ia menyadari diri nya ketiduran. Ia lalu mendengar suara orang yang sedang bicara. Ia segera mengubah posisi nya menjadi duduk.


Jantung nya berdetak cepat, serasa akan lepas dari tempat nya.


Ia beranjak berdiri dan melihat sekitaran nya, Memastikan ia sudah menyelesaikan semua nya, Saat ia akan menuju ke pintu untuk segera keluar sebelum Bu Adel tahu diri nya masih ada di kamar ini.


Namun semua sudah terlambat, Ia melihat Bu Adel dan Pak Darma sudah berjalan menuju ke kamar nya.


Karena rasa takut nya nanti ia akan di marahi Bu Adel karena terlalu lama di kamar Ini, Nara pun memilih untuk bersembunyi di dalam kamar mandi. untuk menghindari Bu Adel.


Kalau Bu Adel tahu dia masih ada disini, Bu Adel pasti akan memberikan nya hukuman, atau bahkan kerjaan yang lebih berat dari ini. bersembunyi adalah cara yang tepat bagi Nara saat ini. hanya berharap Tuhan membantu nya agar tidak ketahuan.


"Bagaimana dengan kerjaan mu di sana, Kamu sudah selesaikan sebelum kembali kesini?." Tanya Pak Darma.


"Sudah Pa, tenang saja, Pokok nya aku sudah siap."Balas Randi putra Pak Darma.


"Iya, iya, ini tas mu, Kalau gitu Papa tunggu di bawah." Pak Darma meletakan tas yang memang ia sengaja membantu Randi untuk membawanya ke atas, sementara Randi membawa koper besar nya.

__ADS_1


"Makasih Pa."


Bu Adel yang ikut bersama mereka pun melihat kedalam kamar Randi, Mencari sosok Nara yang sudah tidak terlihat di dalam kamar, Bu Adel tersenyum.


"Ada apa Tante?." Tanya Randi.


"Tidak apa apa, Tante hanya ingin pastikan kamar kamu sudah siap untuk di tiduri."Balas Bu Adel.


"Kalau begitu, Tante turun dulu Randi."Ucap Bu Adel.


"Iya Tante."Balas nya lagi.


setelah Bu Adel pergi, Randi menutup pintu kamar nya dan mengunci nya.


Saat ia masuk ke dalam Kamar mandi, ia terkejut saat ia melihat seorang wanita yang tampak Syok melihat diri nya.


Nara ketakutan, Ia pun terkejut saat ia melihat orang asing ada di hadapan nya. apa lagi melihat Randi tanpa baju menutupi dada nya, Nara segera menurun kan pandangan nya gugup.


"Siapa kamu, untuk apa berada di kamar ku?." Tanya Randi tidak senang.

__ADS_1


"Maaf Tuan, Saya Baru saja membersihkan kamar mandi ini."Jawab Nara spontan, suara bergetar, ia ketakutan.


"Lalu kenapa masih berdiri disana, Aku akan pakai kamar mandi, cepat lah keluar."Ucap Randi.


Nara mengangguk, sembari berjalan menunduk ia berlalu dari hadapan Randi.


Randi menghela nafas berat, menggelengkan kepala nya, Ia lalu masuk ke dalam kamar mandi, setelah memastikan Nara sudah keluar dari sini.


Nara yang baru saja keluar, Di hampiri Nining yang terlihat khawatirkan pada nya.


"Nara, kok kamu masih ada di dalam?." Tanya Nining.


"Aku sembunyi Ning, tadi nya aku takut Bu Adel akan marah pada ku, Aku tadi ketiduran di kamar."Ucap Nara.


"Hm, Kamu pasti lelah Nara, Istirahat lah Nara, Bu Adel juga sudah pergi, kalau dia kembali, aku akan membangunkan mu."Ucap Nining.


"Makasih ya Ning, Entah harus bagaimana aku membalas kebaikan mu."Ucap Nara terharu.


"Ini bukan hal yang besar Nara, lagi pula kerjaan mu dari pagi sudah banyak, waktu nya kamu istirahat."balas Nining.

__ADS_1


Setelah di bantu Nining, Nara pun beristirahat di kamar sebelum Bu Adel kembali. karena ia yakin Bu Adel pasti akan memberinya pekerjaan Baru pada nya.


Pergi nya Bu Adel membuat Nara memanfaatkan nya untuk mengistirahatkan tubuh nya.


__ADS_2