Cinta Gadis Pingitan

Cinta Gadis Pingitan
Ajakan Mengejutkan Dari Kenzi.


__ADS_3

Kenzi duduk sendirian di Restoran Seafood itu, ia masih setia menanti kedatangan Ryra di sana.Berulang kali ia menengok ke arah luar restoran,berharap gadis yang ia tunggu segera tiba.


Entah kenapa hatinya dag-dig-dug tak beraturan, terbayang di benaknya bagaimana kondisi Ryra tadi malam.Kenzi dengan cepat menggelengkan kepalanya, berharap bayangan-bayangan tubuh indah itu akan segera enyah dari kepalanya.


Di saat Kenzi sedang memainkan ponselnya agar bisa mengalihkan fikirannya yang melanglang buana,Ryra tiba di sana dengan menggunakan taksi online.


Gadis itu juga tak kalah gugup,bagaimana tidak?sekarang dirinya akan bertemu dengan cowok idamannya.Akan tetapi,Ryra kini sudah tidak mau berharap lagi.Yang ia takutkan nanti, adalah jawaban dari Kenzi atas pertanyaan yang akan ia ajukan.


Perlahan Ryra memberanikan diri untuk melangkahkan kakinya memasuki restoran itu.Degup jantungnya sampai terdengar di telinganya sendiri,ia memegangi dada kirinya sambil terus melangkah dan melihat kesana kemari, mencari keberadaan Kenzi.


Pemuda itu juga berusaha bersikap santai,Kenzi berdiri ketika matanya menangkap sosok yang dari tadi ia nantikan.


"Ryra," panggilnya,"disini, " seru Kenzi lagi.


Ryra menoleh,ia bisa melihat di bagian pojok Restoran,Kenzi sedang melambaikan tangan kepadanya.


Langkah Ryra semakin berat, tapi rasa penasaran di hatinya memaksa dirinya untuk kuat.Ryra pun melangkah dengan langkah yang tidak stabil,ia gerogi.


"Hai,apa kabar? " Kenzi mengulurkan tangannya kepada Ryra.


Ryra menatap tangan itu sesaat,setelah itu barulah ia menyambut uluran tangan pemuda itu.


"Aku baik,Abang sendiri apa kabar?? " tanya Ryra.


Keduanya nampak canggung,Ryra tak sanggup menatap mata lawan bicaranya itu.ia menunduk malu, saat Kenzi mempersilahkan nya untuk duduk dan menarikan kursi untuknya.


"Aku baik,ah..duduklah,"ujar Kenzi dengan lembut.


" Terimakasih."Ryra pun duduk berhadapan dengan pemuda tampan itu.


"Bagaimana? kamu bilang ada yang mau di bicarakan sama aku, apa... itu.. soal yang semalam? " tanya Kenzi to the point.

__ADS_1


Wajah Ryra memerah,ia mengangkat kepalanya,berusaha untuk berani menatap mata Kenzi yang kini terus menatap kepadanya.


"Iya, aku...ingin menanyakan mengenai kejadian tadi malam."


"Baiklah,apa...yang ingin kamu tanyakan? " tanya Kenzi, gugup.


Sejenak Ryra diam, dan akhirnya ia berani juga untuk bertanya, "Aku ingin tau, bagaimana aku bisa berada di apartemennya Bang Kenzi? " tanya Ryra.


"Pasti Dinda sudah memberitahu kamu 'kan? aku hanya berniat membantu kalian kok. Karena kamu pingsan dan saat itu mobilnya Dinda juga mogok di tengah jalan, jadi... dia menyarankan agar aku membawamu ke tempatku dulu untuk sementara.Karena kondisi kamu juga sedang pingsan,jadi tidak mungkin kalau di antarkan pulang ke rumah kamu." Kenzi menjelaskan semuanya.


"Tapi....., tapi...."Gadis itulah nampak cemas dan bingung.


"Tapi apa? apa masih ada yang belum jelas?" tanya Kenzi.


"Tapi... ,siapa yang membuka pakaianku?!" tanya Ryra dengan malu-malu disertai sedikit amarah,membuat Kenzi tersentak.


"Apa kamu tidak mengingatnya sama sekali? " tanya Kenzi lagi.


Wajah Ryra menegang, "Ingat apa? "


Mata Ryra melotot, ia sungguh tak menyangka kalau dirinya lah yang sudah membuka pakaiannya sendiri."Bagaimana bisa seperti itu? "ujarnya tak percaya.


" Sepertinya kamu di cekoki minuman yang sudah di beri obat perangsang oleh para bajingan itu.Cobalah mengingat-ingat lagi kejadian itu, tapi sungguh, aku bersumpah tidak melakukan apapun padamu,aku...hanya melihatnya sebentar saja, "jelas Kenzi.


" Bang Kenzi,diamlah!! "Ryra menutup keduanya telinganya dengan tangan, ia tidak mau mendengar hal memalukan itu lagi.


"Sudah, tidak usah malu.Kalaupun kamu ingin aku bertanggung-jawab karena sudah melihat semuanya, aku akan menikahimu, " ujar Kenzivaro santai.


"Apa?? semudah itu Bang Kenzi bilang mau menikahiku? "


"Lalu? kamu mau aku bagaimana?Bukankah kamu merasa di rugikan dalam hal ini, aku sama sekali tidak masalah kalau harus menikahimu. " Entah ucapan Kenzivaro ini hanya main-main atau beneran, tapi yang pasti hati Ryra merasa berbunga seketika.

__ADS_1


Baru kali ini ada laki-laki yang terang-terangan mengatakan akan menikahi dirinya.Tapi semua itu pastinya tidak akan semudah membalikkan telapak tangan,masih banyak persyaratan yang harus di penuhi oleh pemuda itu kalau mau melamar dirinya.


Karena Ryra hanya diam dan wajahnya merona malu,Kenzi kembali bertanya, "Kamu tidak keberatan 'kan kalau menikah dengan ku? "


Ryra nampak bingung."Tenang saja, aku tidak terburu-buru kok.Kamu juga punya banyak waktu untuk memikirkannya,kalau kamu mau, tinggal beri tahu aku. " Kenzi kembali meyakinkan Ryra.


"Tapi?? kita kan tidak punya hubungan apa-apa, aku rasa... itu tidak akan adil untuk Bang Kenzi. Bagaimana nanti dengan pacarnya Abang? " tanya Ryra.


"Pacar yang mana? aku tidak punya pacar. Tapi kalau yang suka padaku, itu banyak. " ujar Kenzi.


Ryra bingung,niatnya hanya ingin bertanya, ini malah di ajak nikah.'Apa benar Kenzi serius, atau malah hanya ingin mempermainkan dirinya saja.Dia kan belum mengenal betul siapa pemuda itu? "


"Bagaimana? apa kamu tertarik untuk menerima pertanggungjawaban dariku. Sejujurnya,seumur hidup aku belum pernah melihat tubuh gadis manapun. Aku jadi merasa bersalah padamu,jadi....izinkan aku untuk bertanggungjawab, walaupun tidak terjadi apapun di antara kita." Kenzi kembali menyatakan keinginannya.


Ryra menghembuskan nafas lega,ia juga tidak mau membohongi dirinya sendiri tentang perasaannya.Kenzi memang baik, tapi ada yang mengganggu hatinya,Kenzi hanya seorang tour guide .Akankah Bundanya, akan menerima seorang tour guide menjadi menantunya?


Gadis itu nampak gusar, Kenzi yang melihat raut wajah Ryra yang nampak bingung, tiba-tiba menggenggam keduanya tangan gadis itu.


"Gak usah terlalu difikirkan,kita akan saling mengenal satu sama lain terlebih dahulu.Aku juga masih banyak jadwal tour beberapa bulan ke depan, jadi tidak bisa menikah terburu-buru.


" Siapa juga yang ingin menikah?"Ryra menarik tangannya, ia tidak tau harus bagaimana.Harus senangkah?atau malah sedih,dia bingung.


Tak berapa lama, makanan yang di pesankan Kenzi tiba di meja.Ia sudah menambah pesanannya saat tau kalau Ryra akan datang menemui dirinya.


" Silahkan di makan,semoga kamu suka ya dengan apa yang aku pesankan.Soalnya,aku belum tau apa saja makanan kesukaan kamu,"ujar Kenzi.


Ada lobster dan juga beberapa jenis kerang di sana.Ryra memang menyukai lobster, jadi ia pun memakannya dengan tetap menjaga image,makan pelan-pelan.


" Gak usah malu-malu,makannya pakai tangan aja.Di sini bebas kok."Kenzi mencontohkan bagaimana enaknya makan pakai tangan itu, sehingga Ryra pun tertawa dibuatnya.


Suasana yang tadinya tegang kini berubah ceria,keduanya makan sambil bersenda gurau, persis seperti pasangan bucin yang sedang jatuh cinta.

__ADS_1


"Kalau begitu,kita jalanin aja dulu,"ujar Ryra.


Kenzi tersenyum bahagia,setidaknya alasan yang ia buat saat menolak cintanya Celin sang adik angkat,benar-benar ada sekarang,ia tidak membual kalau dia sudah punya pacar.Kenzi yakin kalau Ryra juga memiliki perasaan yang sama terhadapnya, meski mereka belum gajian,eh belum jadian maksudnya 😂😂🤭


__ADS_2