Cinta Gadis Pingitan

Cinta Gadis Pingitan
Menutupi Kebenaran


__ADS_3

Tinggal lah Kenzi,Cellyn dan keluarganya Ryra di sana.Bunda Diana terlihat begitu marah, entah marahnya sama siapa?Wanita itu berjalan cepat menghampiri Ryra, Kenzi dan juga Cellyn.


Ayah Hendra juga mengikuti istrinya dari belakang,mereka baru saja selesai mengantarkan para tamu untuk pulang.Acara makan malam ini terpaksa dibubarkan lebih cepat dari waktu yang semestinya.


"Bunda, Ayah,apa semuanya sudah pulang? " Ryra mencoba mencairkan suasana antara orang tuanya dan juga Kenzi.


Bukannya menjawab pertanyaan Ryra, Bunda Diana malah menatap Kenzi dan juga Cellyn secara bergantian. 'Keduanya tidak mirip sama sekali'fikirnya.


"Apa benar, kalian ini bersaudara? " tanya Bunda Diana.


"Memangnya kenapa kalau kami tidak bersaudara?! Apa hubungannya sama Tante!?" Cellyn malah menjawab pertanyaan Bunda Diana dengan ketus.


Kenzi mencoba menahan Cellyn, agar adik angkatnya itu tak banyak bicara, "Cellyn, hentikan!" ucap Kenzi sambil menarik lengan Cellyn.


"Tadi anaknya Jeng Viona bilang, kalau kamu ini adalah anak dari keluarga Fernando, kalau kamu memanggil nak Kenzi dengan sebutan Kakak, itu artinya kalian berasal dari keluarga yang sama, iya 'kan? "Sekarang giliran Ayah Hendra yang bertanya kepada Cellyn.


Kenzi melirik ke arah Cellyn, ia memberikan isyarat agar Cellyn tidak sembarangan bicara.Keduanya terdiam beberapa saat, sebelum akhirnya Kenzi membuka suaranya.


" Keluarga Fernando itu banyak Om.Lagipula,kalaupun kami berasal dari keluarga Fernando, tapi yang kaya itu kan orang tua kami, bukan kami.Apalah arti sebuah nama keluarga di belakang nama kita,kalau hanya untuk menunjukkan status sosial kita di masyarakat. "Kenzi sepertinya belum berniat untuk membeberkan siapa dirinya yang sebenarnya.Ia tidak mengiyakan, tapi juga tidak menyangkalnya.


" Ayah setuju sekali dengan cara berfikirnya nak Kenzi ini, pemuda yang mandiri dan tidak mengandalkan koneksi orang tuanya itu sudah jarang sekali. "Pak Hendra benar-benar merasa cocok dengan pemuda yang baru dikenalnya itu.


" Maaf! Sebaiknya kita segera pulang Kak,pasti Papa sudah nungguin kita.Ngapain Kakak berlama-lama di sini? "Cellyn ngotot ngajakin Kenzi untuk segera cabut.

__ADS_1


Kenzivaro menarik tangannya yang di tarik oleh Cellyn." Kalau kamu mau pulang, pulang saja duluan. "Kenzi bicara dengan lembut terhadap adik angkatnya itu.


" Saya dengar, keluarga Fernando yang tinggal dikawasan elit itu ,namanya Tuan Axel Fernando. Kabarnya dia memiliki istri muda setelah istrinya meninggal, apa kamu anak tuan Fernando yang itu? "tanya Bunda Diana.


Kenzi menggenggam tangannya,sejenak ia merasakan sakit yang menghujam di hatinya, dikala Bunda Diana mengatakan hal itu tadi, ia merasakan,kehancuran keluarganya yang seolah kembali terlintas di fikirannya.Tapi Kenzi pun kembali ingat, kalau semua itu sudah berlalu. Sekarang mereka semuanya sudah kembali bersama lagi, dan wanita bernama Roweena itu sudah pergi dari kehidupan mereka.


" Kok kalian diam?Apa benar, kamu adalah anak Tuan Axel Fernando? "Bunda Diana kembali bertanya pada Kenzi dan juga Cellyn.


" Tante! Kenapa Tante kelihatannya sangat ngotot sekali? Dari keluarga mana pun kami berasal, itu bukan urusan Tante! "Cellyn yang memang suka emosian, sudah geram mendengar pertanyaan -pertanyaan yang diajukan oleh Bundanya Ryra itu.


" Cellyn, diamlah! "Kenzi tidak mau kalau Cellyn sampai terpancing.


" Maafkan adik saya tante,memang benar, saya adalah anaknya Axel Fernando.Tapi memang selama ini saya tidak tinggal bersama Papa saya,tante sendiri sudah tau di mana saya tinggal 'kan? "Kenzi berusaha jujur, walaupun sebenarnya ia malas untuk mengungkapkan siapa dirinya,tapi keadaan ini kalau dibiarkan,pasti akan berdampak pada hubungannya dengan Ryra nantinya.


" Hey tante!don't judges the book from the cover! "tukas Cellyn,tumben otaknya lurus kali ini.


" Apa ada yang salah dengan perkataan saya? Coba lihat kakak kamu itu!Dari outfit yang ia pakai, mungkin terlihat biasa saja, tapi itu adalah produk dari merek ternama.Bukankah begitu, Kenzi? "Bunda Diana sangat faham akan hal itu.


Sebetulnya....saat ia menjemput Ryra yang tertidur di apartemen Kenzi waktu itu, ia bisa melihat kalau kehidupan Kenzi tidak seburuk yang ia kira.Apartemen Kenzi terbilang mewah, dengan fasilitas sekelas kamar suite hotel bintang lima.


Hanya saja waktu itu, Bunda Diana khawatir kalau Kenzi mendapatkan semua kemewahan itu,dari hasil melakukan bisnis ilegal.Karena penampilan Kenzi yang kadang terlihat seperti pria nakal, tapi tak dapat Bunda Diana pungkiri, kalau sikap lembut pemuda tampan itu bisa meluluhkan hati setiap wanita.


Bahkan dirinya juga pernah terpanah saat Kenzi begitu membela Ryra dengan penuh tanggung jawab ,saat ia menolong Ryra dari Michael dan kawanannya. Dengan berani, Kenzi datang dan maju untuk menyelamatkan putrinya.Apalagi Kenzi pernah berbicara secara langsung padanya, meminta izin untuk mendekati putrinya itu. Hanya laki-laki yang gentleman yang mampu melakukannya.

__ADS_1


Mendengar penuturan Kenzi, Ryra merasa tersentak. Ternyata cowok yang mulai dekat dengannya bukanlah cowok sembarangan.Kenzi merupakan cowok yang penuh misteri, baru kali ini semuanya terungkap di depan matanya.


"Saya mau mengucapkan terimakasih ,atas bantuan kamu terhadap keluarga kami malam ini." Ucapan itu keluar langsung dari bibir Bunda Diana.


Kenzi dan Ryra saling berpandangan, mereka merasa seperti mendapatkan angin segar untuk hubungan keduanya.Bahkan Ayah Hendra pun tersenyum ketika melihat binar bahagia di mata putrinya.


"Kak Ken,Kakak tidak boleh dekat-dekat dengan wanita itu. Kakak hanya milik Cellyn. Pokoknya Cellyn tidak terima kalau Kakak pacaran sama dia, " tunjuk Cellyn kepada Ryra.


Bunda Diana dan ayah Hendra jadi bingung,"Ada apa ini sebenarnya? Kenapa kamu bilang begitu?Bukankah dia adalah Kakakmu?"tanya Bunda Diana.


"Tapi dia bukan kakak kandung ku, sudah lama aku menyukai Kak Kenzi, bahkan sejak aku masih berusia 13 tahun.Jadi,jangan ada yang boleh mengambilnya dariku! " Cellyn mengatakannya dengan lantang.


"Oh, jadi....kamu mencintai saudara angkatmu sendiri?" Bunda Diana merasa senang, akhirnya putrinya punya saingan.Jadi dia tidak perlu susah-susah lagi untuk memisahkan Ryra dengan Kenzi.


Meskipun ia sudah mengetahui kalau Kenzi bukanlah pria miskin, tapi ia masih gengsi untuk mengakui kebaikan pemuda itu.Dirinya masih keukeuh dengan pendiriannya untuk tidak merestui hubungan Ryra dan Kenzi.


Namun,Ryra sama sekali tidak terkejut dengan apa yang diucapkan oleh Cellyn barusan, ia sudah tau kalau adik angkatnya Kenzi itu menyukai Kenzi.


"Kamu lihat sendiri kan? Ternyata dua saudara angkat ini memiliki afair , " ujar Bunda Diana kepada Ryra.


"Memangnya kenapa kalau mereka memiliki afair? Toh Bang Kenzi tidak pernah menanggapinya, ia hanya menganggap Cellyn sebagai adiknya sendiri, tidak lebih, " jawab Ryra.


"Sudah berani membantah ucapan Bunda,kamu ya!" Bunda Diana hampir saja mau melayangkan sebuah tamparan di pipi putrinya, akan tetapi tangannya di tahan oleh Kenzi.

__ADS_1


"Jangan Tante! Jangan pernah menyakiti fisik dan batin putri anda sendiri, " ucap Kenzi.


__ADS_2