Cinta Kau Balas Air Mata

Cinta Kau Balas Air Mata
Bab 20


__ADS_3

Tok


Tok


Tok


" Masuk!" terdengar suara tegas dan dingin dari balik pintu ruangan yang bertuliskan nama CEO


Ceklek


" Selamat pagi tuan, di depan ada tuan Farid ingin bertemu dengan anda!" ucap Dones pada sang atasan


" Persilakan masuk!" ucap Zayn yang merupakan CEO dari Z Company


" Waww... sungguh hebat kau rupanya, sudah lama tidak bertemu sekalinya pulang sudah menempati jabatan yang luar biasa!" ucap pak Farid


" Untuk apa anda datang mencari ku?" tanya Zayn memasang wajah datar dan dingin


" Sombong sekali kau ini, walau bagaimanapun aku ini adalah ayahmu, bersikap sopanlah sedikit anak muda!" ucapnya yang seketika membuat Zayn muak mendengarnya


" Jika tidak ada kepentingan yang lain, pintu keluar ada di sana jika anda lupa!" ucap Zayn masih bersikap dingin dan tak bersahabat


" Dasar sombong, aku datang ke sini juga karena terpaksa jika bukan karena ingin memberitahu mu kalau saat ini ibumu sedang sakit, aku juga malas datang ke sini!" ucap pak Farid dengan arogannya


Zayn tersenyum miring " Ibu yang mana yang kau maksud tuan? mungkin kau salah alamat. Aku sudah tidak memiliki ibu, kau dengar itu? jadi silahkan anda pergi dan cari anak wanita itu diluar sana tapi yang jelas itu bukan aku!" ucap Zayn menahan gemuruh di dadanya


Sudah bertahun-tahun lamanya ia dicampakkan begitu saja oleh ibu kandungnya sendiri yang bahkan lebih memilih pria lain dibandingkan dirinya yang pada saat itu sedang sakit


Wanita yang dipanggil ibu itupun tanpa perasaan meninggalkan dirinya begitu saja tanpa menghiraukan teriakan dan tangisan bocah kecil yang masih berusia 5 tahun

__ADS_1


" Kau sungguh anak durhaka, apa ini didikan dari papamu" cibir pak Farid


" Cukup!" sentak Zayn dengan mata memerah


" Kau tidak pantas menghujat papaku, siapa kau berani-beraninya mengkritik didik orang tua ku yang sudah berjuang mati-matian demi putranya yang sakit-sakitan akibat ditinggal wanita yang bergelar ibu tapi sedikit pun tidak memiliki hati seorang ibu? jadi jangan kau mengkritik bagaimana papaku mendidik ku karena tidak ada yang jauh lebih baik dari didikkan papaku, kau dengar itu!" ucap Zayn dengan tegas dan penuh penekanan


" Jadi jangan bicara omong kosong dihadapan ku dan silahkan kau keluar dari ruangan ku!" usir Zayn


Pak Farid mendengus kesal pria paruh baya itu tidak suka dengan cara Zayn berbicara padanya


Brakk


Pak Farid pun keluar dari ruangan Zayn dengan membanting pintu


Zayn mengusap wajahnya kasar dan mengumpat laki-laki yang baru saja keluar dari ruangannya


Mood pria tersebut menjadi buruk setelah kedatangan tamu tak diundang itu, karena merasa jenuh dan kesal akhirnya Zayn memutuskan untuk keluar dan mencari udara segar


" Aku akan keluar sebentar jika ada hal yang penting segera hubungi aku!"


" Baik tuan!" ucap Dones


" Satu lagi, besok perintahkan OB untuk menyiapkan satu meja sekretaris lagi di depan ruangan ku bersebelahan dengan meja mu!"


" Baik tuan!"


" Tugas mu besok bantu dan ajari pegawai baru itu dengan baik jangan sampai membuat kesalahan!" tegasnya yang langsung diangguki oleh Dones


" Dimana Joe?" tanya Zayn karena tidak melihat keberadaan Joe

__ADS_1


" Joe sedang keluar menggantikan anda menemui klien dari PT Wijaya di restoran xx!" jawab Dones memberitahu


" Oh iya kenapa aku sampai lupa" gumam Zayn pelan


" Ya sudah kalau begitu aku pergi dulu!" ucap Zayn yang tanpa menunggu jawaban dari Dones sudah melesat pergi


________


" Oh ya ampun Kinan, loe ngapain sih ini kamar kenapa udah kayak kapal pecah begini?" oceh Laras yang begitu terkejutnya melihat kamar Kinan yang berantakan, baju diatas kasur berserakan belum lagi tas dan juga celana panjang miliknya


" Apa karena aku dandanannya terlalu norak dan kampungan kali ya sampai membuat mas Arya akhirnya berpaling dariku!" ucap Kinan yang memasang wajah sendu


Laras perlahan mendekati Kinan lalu menarik dagu Kinan hingga menghadap ke arahnya


" Jangan bicara seperti itu, kamu itu cantik sangat cantik malah, hanya orang bodoh yang memalingkan wajahnya dari kamu!" ucap Laras


" Cantik jeleknya seseorang bukan hanya terlihat dari wajahnya saja tapi dari sini juga, penting!" Laras menunjuk dada Kinan


" Jangan merasa rendah diri hanya karena kesalahan yang dilakukan oleh pria bereng**k itu, justru kau harus menunjukkan tanpa dia kau justru terlihat semakin baik-baik saja, tidak perlu menjadi orang lain untuk menjadi kuat karena dengan apa adanya dirimu kau pasti akan semakin kuat!" tutur Laras lagi menguatkan sahabatnya


Kinan tersenyum lalu mengangguk pelan " Terima kasih Laras, kau memang sahabat ku!" ucap Kinan dengan mata yang berkaca-kaca


" Sudahlah, jangan cengeng lagi sebelum ada aku kau bisa melewati semuanya dengan baik kenapa sekarang jadi melow gini, ayolah tunjukkan Kinan yang aku kenal!"


" Kinan yang tegas dan berani mengambil resiko apapun itu!"


Kinan lagi-lagi dibuat tersenyum dan juga haru dengan sahabatnya itu.


Laras yang paling mengerti dirinya, sejak dulu Laras lah yang selalu menguatkan hatinya kerap kali orang-orang yang tidak menyukai dirinya seperti Melinda berusaha menyerang mentalnya

__ADS_1


__ADS_2