Cinta Kau Balas Air Mata

Cinta Kau Balas Air Mata
Bab 26


__ADS_3

Deg


Kinan meremas ujung bajunya ketika seorang pria tampan nan gagah berkarismatik berjalan dengan langkah tegas mendekati dirinya


Pria itu bahkan tersenyum tipis, senyuman yang pertama kali pria itu berikan pada Kinan sampai membuat wanita itu tercengang dan membulatkan matanya sempurna karena melihat pemandangan yang sangat langka dan luar biasa itu


" Tidak semua laki-laki sama seperti mu yang membandingkan cintanya dengan hawa nafsu" ucap pria itu dengan lugas dan tegas


" Jika seorang pria berani menyentuh pasangannya yang belum halal, itu sama saja pria itu tidak menghormatinya sebagai seorang wanita baik-baik, apa bedanya ia menyamai kekasihnya sendiri dengan wanita penghibur di luaran sana, yang berani disentuh padahal belum tentu akan dinikahi!" tuturnya lagi yang seketika membuat Melinda mengepalkan tangannya, begitu pun dengan Arya yang sudah mengeraskan rahangnya mendengar ucapan pria yang tak dikenalnya


Melinda menatap nyalang pada pria asing di hadapannya, sungguh wanita itu merasa tersindir dengan ucapan pria yang tiba-tiba muncul dan tak dikenalnya itu


"Siapa kau ini, berani sekali bicara seperti itu dihadapan ku dan untuk apa kau ikut campur dengan urusan ku?" marah Arya yang tak terima dengan ucapan pria asing dihadapannya


Pria itu menyeringai lalu melipat kedua tangannya di depan dada


" Kau tidak perlu tahu siapa aku, yang perlu kau tahu jika sekali lagi kalian berani mengusik dan menggangu wanita yang ada di hadapanku saat ini maka bersiap-siaplah kalian menemui kehancuran!" ucap pria itu dingin dan sedikit memberi ancaman pada Arya dan Melinda dengan tatapan mata yang tidak beralih sedikit pun dari Kinan.


Karena ditatap begitu intens membuat Kinan menjadi gugup dan salah tingkah


" Cih, kau pikir siapa kau ini berani mengancam ku seperti itu?" Arya nampak tidak suka dengan pria yang ada dihadapannya itu apalagi pria itu berani ikut campur dengan urusannya


" Bukankah sudah aku katakan tadi, kau tidak perlu tahu siapa aku, yang perlu kau tahu itu adalah aku tidak suka kau mencari masalah apapun itu apalagi sampai merendahkan harga diri wanita cantik yang ada di hadapanku ini!" ucapnya lagi dengan penuh penekanan pada setiap kata-katanya dan kali ini manik hitamnya menatap tajam ke Arya


" Sudahlah mas pria ini aku yakin pasti sedang mencari perhatian Kinan, dia memang sangat cocok mas dengan Kinan, sama-sama kampungan dan banyak omong kosong!" umpat Melinda dengan angkuhnya


Pria dingin dan bersikap datar itu tidak menggubris ucapan Melinda malah dengan santainya ia berdiri tepat dihadapan Kinan lalu kembali mengulas senyum tampannya


" Ini orang ngapain sih pakai senyam-senyum segala, sok kegantengan banget sih!" Batin Kinan yang langsung membuang pandangannya ke sembarang arah karena merasa risih dengan tatapan laki-laki yang selalu membuatnya naik darah bila bertemu dengannya


" Kenapa kamu pergi sendirian seperti ini hem? apa kau tahu aku begitu mencemaskanmu, sayang!" ucap pria dingin dan arogan yang tidak lain adalah Zayn

__ADS_1


Mendengar panggilan sayang yang keluar dengan santainya diri mulut pria dingin, arogan dan super menyebalkan di mata Kinan itu sontak membuat mata wanita itu terbelalak tak percaya


Begitu juga dengan Melinda dan Arya, keduanya pun terkejut dengan panggilan sayang yang pria itu lontarkan pada Kinan


" Ayo kita pulang sayang, bunda dan ayah pasti sudah sangat mencemaskan putri cantiknya yang belum juga pulang sudah malam seperti ini" ucap Zayn lagi yang tentu saja ucapan pria itu membuat Kinan mengerutkan keningnya


" Ada apa dengan pria ini? sandiwara yang sungguh luar biasa!" batin Kinan memberanikan diri menatap Zayn


Wanita itu tidak tahu saja kalau tatapannya itu mampu membuat pria yang dihadapannya jadi salah tingkah dan sedikit menegang tapi sebisa mungkin ia bersikap biasa saja tidak ingin Kinan menyadarinya


Kinan menghela napas kasar lalu menoleh ke arah Melinda


" Aku juga mau pulang tapi kunci motor ku_!" ucap Kinan terjeda apalagi ketika melihat Melinda yang terlihat pura-pura tak mendengar ucapannya


" Sudahlah, itu soal gampang sayang. Sekarang aku akan mengantar mu pulang soal motor kamu ini biar nanti aku suruh orang untuk mengambilnya dan mengantarkannya ke rumah mu" ucap Zayn dengan lembut


Sungguh Kinan rasanya merinding mendengar pria dingin dan arogan itu berkata selembut itu padanya


" Ayo!" Zayn mengulurkan tangannya pada Kinan yang nampak terpaku dengan sikap Zayn yang berbeda dari biasanya


" Ayo masuk!" ucap Zayn setelah membukakan pintu mobil untuk Kinan


Kinan terlihat ragu-ragu, takut laki-laki yang berstatus atasannya itu memiliki niat buruk padanya


" Sudah masuk saja dulu apa kau ingin mereka curiga dan terus menerus mengganggumu!" bisik Zayn karena Kinan tak kunjung naik ke dalam mobilnya


Kinan terdiam dan otaknya langsung bekerja dengan cepat, kini wanita itu sadar kalau ini adalah sandiwara yang sedang dimainkan oleh bos arogannya


Kinan menggeleng pelan lalu menoleh sekilas ke arah Melinda dan Arya yang ternyata tengah memperhatikan dirinya.


Melinda menatapnya sinis sedangkan Arya terlihat jelas kalau laki-laki itu tengah cemburu melihat Kinan bersama laki-laki lain yang tidak ia kenal

__ADS_1


" Sudah ayo cepat masuk!" ucap Zayn yang merasa gemas dengan Kinan karena belum juga masuk ke dalam mobilnya


Kinan menghela napas berat setelah itu barulah ia masuk ke dalam mobil Zayn


Setelah menutup pintu mobil, Zayn pun bergegas memutari mobilnya lalu membuka pintu dan masuk ke kursi kemudi


Zayn menoleh sekilas ke Kinan lalu menyalakan mesin mobilnya


Tidak menunggu waktu lama Zayn pun mengemudikan mobilnya dan membelah jalan yang sudah sedikit sepi karena malam memang sudah cukup larut


Disepanjang jalan keduanya sama-sama diam, sampai pada di pertigaan jalan menuju komplek perumahan Kinan barulah wanita itu bersuara


" Maaf pak bel_ lok!" belum sempat Kinan menyelesaikan ucapannya Zayn sudah lebih dulu membelokkan mobilnya ke arah kanan jalan


Kinan tentu saja terkejut dan langsung menoleh ke arah Zayn yang nampak fokus dengan kemudinya tanpa menoleh ataupun bertanya pada Kinan


" Ba.. bagaimana anda tahu kalau jalan ini menuju ke arah rumah saya?" tanya Kinan yang nampak bingung tentunya karena pria yang ada di sampingnya saat ini ternyata bisa tahu arah rumahnya


Zayn kembali ke stelan awal terlihat dingin dan datar membuat Kinan menelan salivanya kasar karena pria itu sama sekali tidak menggubris ucapannya


Tidak berapa lama mobil yang mereka tumpangi sudah terparkir tepat di depan rumah Kinan, padahal wanita itu baru saja hendak bersuara tapi sudah lebih dulu Zayn yang menghentikan mobilnya dan hal itu tentu saja semakin membuat Kinan melotot tak percaya kalau ternyata pria yang menjabat sebagai atasannya yang super dingin dan menyebalkan itu ternyata tahu tempat tinggalnya


" Ba... bagaimana anda bisa tahu rumah saya pak?" lagi-lagi Kinan bertanya tapi seperti biasa pria yang duduk di sampingnya itu tidak menjawab


" Turunlah!" titahnya tanpa menoleh ke arah Kinan


Kinan mengumpat dalam hati karena sikap dingin Zayn yang sudah kembali seperti semula atasannya yang super menyebalkan


" Dasar pria yang aneh!" batin Kinan


" Terima kasih pak karena sudah mengantarkan saya pulang!" ucap Kinan setelah itu membuka pintu mobil dan segera keluar

__ADS_1


Setelah Kinan keluar dari dalam mobilnya tanpa banyak kata pria itu bergegas melajukan mobilnya kembali tanpa mempedulikan Kinan yang nampak heran dengan perubahan sikapnya yang begitu drastis


" Oh ya ampun, orang yang aneh...!" Kinan menatap tak percaya ke arah mobil yang sudah pergi meninggalkannya begitu saja tanpa ada kata-kata yang keluar dari pemiliknya


__ADS_2