Cinta Secerah Berlian

Cinta Secerah Berlian
Tujuan arllat


__ADS_3

Setelah Kristal menghabiskan semua makanan yang Arland buat, Arland langsung mengantarnya ke rumahnya agar dia bisa bersiap-siap. Kristal menyuruh Arland untuk menunggu di dalam mobilnya karna dia akan cepat-cepat menyusulnya.


Kristal merapikan semua keperluannya, dia langsung keluar dari kamarnya ketika semuanya telas selesai. dia langsung keluar menemui Arland yang sudah menunggu untuk mengantarnya.


Sebelum Kristal datang Arland menelfon sesorang untuk menyelidiki sesuatu, perasaanya akan tenang jika dia sudah mengetahuinya. Lalu Kristal datang dan langsung berlari ke arahnya, dia membukakan pintu mobilnya agar Kristal bisa memasukinya.


Kedatangan Kristal langsung di sambut senyum olehnya, dia menaruk telfonnya ke dalam kemejanya agar dia bisa langsung mengantar gadis kecilnya. Perjalanan mereka memang sangat singkat, tapi di setiap saat mereka selalu berbincang-bingcang agar susananya tidak terlalu membosankan.


Kampus Kristal sudah terlihat dari jauh, di jalan mereka selalu melihat siswa-siswa berlalulalang menuju kampus yang sama dengannya. Jika Arland tidak mengantarnya mungkin dia juga akan bersama mereka, berjalan menuju kampusnya.


Arland menurunkan Kristal tepat di depan gerbang, sebelum dia pergi Kristal melambaikan tangan dan tersenyum manis ke arahnya, itu membuatnya tidak bisa menahan senyumnya.


Namun setelah Kristal pergi dia mendapatkan pesan dari Raka dan langsung melihatnya, pesan yang Raka kirim berisi tentang biodata seseorang. Arland menyuruhnya untuk menyelidiki sesorang karna itu terus membuatnya penasaran, orang yang ingin dia selidiki adalah Arllat.


Sejak Kristal menceritakan Arllat yang menyimpan foto masa kecilnya, itu membuat Arland merasa bahwa dosen muda itu telah menyembunyikan sesuatu. Sejak pertemuan pertamanya dengan Arllat, Arland memang merasa bahwa Arllat memiliki tujuan kenapa mendekati Kristal.


Dia melihat biodata yang Raka kirim dan menemukan sesuatu yang janggal, dimana di biodata ini sama sekali tidak di perlihatkan tempat tinggalnya dulu. Yang ingin Arland ketahui adalah masa lalunya yang tidak di tulis di biodata ini, Arland mematikan hpnya karna tidak menemukan apa-apa, namun dia mempunyai ide agar bisa mengetahui semua yang ingin dia ketahui.


Di dalam kelas, sejak kejadian beberapa hari lalu Kristal tidak perna melihat Sherly dan Mely. Namun dia tidak perdulikan tentang itu, malahan itu baik untuknya karna tidak akan ada yang menganggunya lagi.


Kemudian kelas di mulai dan Arllat sebagai dosennya memulai pelajarannya.


Beberapa saat kemudian saat allart mengajar dengan serius ada orang yang memanggilanya dari balik pintu, dia pun menghampirinya.


" ada apa?" ucapnya bertanya-tanya


" ada yang ingin bertemu denganmu, sebaiknya kau temui dia" ucapnya


" dimana?" Tanya allary

__ADS_1


" di ruanganmu, dia sudah menunggumu sebaiknya kau cepat temui dia" ucapnya lalu pergi


" aku memiliki sedikit urusan, kalian pelajari lagi mata pelajaran yang aku ajari tadi, nanti aku akan kembali" ucapnya lalu pergi


Allart langsung pergi ke ruangannya, dia ingin tau siapa yang tiba-tiba ingin bertemu dengannya. Rasa penasarannya akan terjawab ketika dia sudah melihatnya sendiri, dia membuka pintu ruangannya dan menghadap orang itu yang juga tengah melihatnya.


Tatapan mereka bertemu hingga salah satu dari mereka memulai pembicaraan.


" kupikir siapa yang ingin bertemu denganku, ternyata kau presdir Arland. Apa kau kesini ingin mengucapkan terimakasi karna aku sudah menyelamatkan kekasihmu?" Ucap Arllat tersenyum sinis


" jangan berpura-pura, aku ingin mendengar kebenaranya langsung dari mulutmu" ucapnya


" apa yang ingin kau ketahui" ucap allart


" apa sebenarnya tujuanmu mendekati Kristal, jika hanya karna Kristal adalah muritmu aku tidak bisa mempercayainya. Lebih baik kau katakan saja tujuanmu yang sebenanya!" Ucap Arland


" apa matsudmu!?" Ucap Arland mengepalkan tangannya


" akan ku ceritakan masa-masa dimana kami tidak perna berpisa, setiap saat aku sangat ingat dia selalu menyuruku mengendongnya" ucap Arllat sembari berjalan ke arah jendela


" sebaiknya kita bicarakan intinya, aku tidak ingin mendengarkan yang lain!" ucap Arland


Arllat tak memperdulikannya, ketika mengingat masa lalunya bersama Kristal, Arllat tidak bisa menyembunyikan senyumnya. Kemudian Arllat menatap Arland dan mulai menceritakan apa yang ingin Arland dengar.


" Kristal adalah kekasih masa kecilku, kita sudah bersama-sama dari saat dia baru lahir. Tapi setelah bertahun-tahun kita bersama, orang tuanya harus pinda dan membuat kita harus berpisa, aku berusaha mencarinya setelah beberapa tahun tidak bertemu, aku yakin sekarang dia tidak akan mengingatku karna waktu itu dia baru berumur 3th. Saat aku tau bahwa Kristal salah satu murit di kampus ini, aku langsung setuju untuk mengajar disini, hanya karna Kristal. Namun setelah aku berhasil melihatnya lagi, aku malah mendengar bahwa dia sudah mempunyai kekasih. Saat mendengar hal itu aku sangat sedih tapi aku tetap akan berusaha bersamanya, aku tidak akan mundur walaupun dia sudah ada yang punya, tujuanku ke sini hanya ingin membawanya pergi! Apa ini sudah jelas" ucapnya


" walaupun begitu sekarang Kristal sudah menjadi milikku, kau memang adalah teman masa kecilnya tapi dia tetap tidak akan bersamamu" ucap Arland


" apa kau yakin. Asal kau tau saja, dulu dia perna berjanji akan menikah denganku. Saat aku menagi janjinya aku yakin dia pasti akan menepatinya dan pergi bersamaku" ucap allart

__ADS_1


" itu hanyala omongan anak-anak dan dia tidak mengerti hal itu jadi kau tidak usah berharap!" Ucap Arland


" tetap saja aku akan tetap menagih janjinya dan akan membawanya pergi bersamaku!" Ucapnya


" kau pikir kau akan berhasil hah! Itu tidak akan terjadi!" ucap Arland


" terus saja kau berfikir begitu, tapi selama bertahun-tahun ini aku tidak akan perna membiarkan Kristal bersama orang lain. Dia hanya milikku seorang" ucap Arllat kekeh dengan perkataanya


" kau!!" Arland yang sudah terbawa emosi menarik keran baju Arllat


" kenapa? Apa kau akan menghajarku? Lakukan saja, jika nanti Kristal bertanya siapa yang melakukan ini padaku, dia pasti tidak akan memaafkanmu" ucap Arland


" kau terlalu percaya diri, Kristal tidak akan perduli denganmu" ucap Arland


" hahaha! Arland Arland ternyata kau sangat lugu, kau berfikir bahwa Kristal akan selalu bersamamu, padahal dia akan memiliku jika sudah tau masa lalunya saat bersamaku. Kau yang seharusnya jangan berharap!" ucap Arland


Arland melepas keran bajunya dan menatap tajam Arllat.


" ingat apa yang kau katakan, aku akan menghentikanmu apapaun yang kau rencanakan" ucapnya lalu dia pergi


" heh! Dia pikir dia siapa, hanya karna kedudukannya lebih tinggi dia bisa melakukan apapun?" ucap Arllat sembari memperbaiki keran bajunya, dia pergi menuju kelasnya


Arland terus memikirkan apa yang Arllat katakan, dia takut jika nanti Kristal mengetahui tujuan Arllat mendekatinya, dia takut Kristal akan lebih memilihnya. Apalagi dia dan Kristal baru menjalankan hubungan ini mereka belum terlalu lama saling kenal sedangkan Arllat sudah dari kecil mengenai Kristal.


Tapi Arland harus yakin bahwa dia terlalu berfikir berlebihan, memang mereka baru kenal tapi mereka sudah saling mencintai. Walaupun dia tidak tau mengapa Arllat begitu memikirkan janji itu, tapi hanya butuh baginya untuk bisa membuat orang itu berhenti mengejar Kristal.


Jika Kristal langsung menolaknya mungkin harapannya saat itu akan langsung musna. Arland menjalankan mobilnya kembali ke perusahan, dia akan tetap mengawasi apa yang Arllat rencanakan, tidak mungkin dia membiarkan gadisnya direbut orang lain.


Sekarang dia sudah tau tujuan Arllat mendekati Kristal, sangat mengejutkan tapi dia akan menghentikannya jika Arllat mulai berani bertindak.

__ADS_1


__ADS_2