
viola mebuka foto itu betpa terkejutnya ia..
"ah tidak mungkin.. apa-apaan mengambil foto pas kayak gini jelek tau.." gerutu lala.. ferdy pun penasaran dn langsung mengabil foto dari tangan lala...
"sini aq liat... wah ganteng sekali aq dinsini dn kamu terlihat sangat jelek.." goda ferdy..
"apaan sih.. sni fotonya.." kata lala sambil mengbil foto di tngan ferdy..
dan ferdypun mrnjauhkan fotonya..
"kamu kan sudah punya.." jwb ferdy tak mau kalah..
viola lalu mengerucutkan bibirnya dn memasukan fotonya ke dlm tas lalu berdiri..
"sudah sore aq harus pulang.." kata lala lalu pergi..
ferdy hanya menganguk..
"knpa aq mersa nyaman dg nya.." batin frdy lalu pergi..
viola tidak pulang ke rumah melainkan lngsung menju ke rumah sakit. .
sesampainya di rumah sakit ..
"gimana kabr viona lan.."? tanya viola kpd adlan yg dr tadi terus menunggui viona dg sabr..
" tdak bagus la.. kondisinya selalu turun tiap hari.. dia harus segera di operasi.. klo tdak aq tidak tau lagi harus bagaimana.."jwb adlan dg mata menahan kesedihan...
viola mendekati adiknya dan mengegm tanganya..
"lakukan yg terbaik untuknya.. apapun itu.." kata viola sambil menatap viona yg sedang sakit..
__ADS_1
"tapi.. biayanya tidak sedikit la.. dan dokternya pun sangat sibuk.." jwb adlan..
viola beralih menatap adlan dg mata yg sudh mneteskan air mat..
"berapapun biayaya akan aku bayar.. dan tolong kasih alamat rumah dokter itu aq akn menemuinya.. aq akan memohon klo perlu besujud di depanya asal nana bisa sembuh.." kat viola dg tatapn kosong..
adlan menatap viola sejenak ia melihat kesungguhan di mata viola lalu ia menghembuskan nafas kasar..
"temui dokter jery di ruangany dan ini surat pengantar berikanlah.. semoga berhasil.." kata ferdy..
lalalpun mengambil kertas itu lalu keluar dan mencari ruangan dr jery..
lala bertanya kpd semua suster akhirnya ia menemukan nya..
"knpa ruang dokter ini harus melewati bangsal yg sepi.." batin viola..
tok.. tok..tok..
lala mengetuk pintu..
lalapun masuk..
"siapa kamu.." tanya jery..
"kenalkan saya viola.. saya hanya ingin dokter mengopersi adik ku viona.." kata lala dg trus meneteskan air mata..
"aq pernah melihat gadis ini di kantor papa.. "batin jery..
" maf nona tapi saya sudh tidak bisa lagi mengopersi pasien.."kata jery..
"aq mohon aq akn melakukam apapun asal dokter mau menopersi adiku.." kata viola lalu bersujud di kaki dr jery. .
__ADS_1
"bangunlah nona.. " kata jery dg membatu lala bangun..
"aku mohon tolong adik ku aku akan melakukan apa pun.." kata lala dg terus menangis..
"apa pun.." tanya jery
"iya apa pun.." jwb viola sunguh sunguh..
"baiklah aq akn mengopersi adikmu dan mengratisakn biaya rumah sakit dg satu syarat.." kata dokter jery..
lala yg sangat senang mendegarnya lalu memluk jery.. "trimkasih dok.." kata lala lalu melepaskan pelukanya..
"ap syaratnya.." tanya lala lagi..
"kamu harus jadi pacarku selama 2 bulan.." kata jery
lala yg kget lngsung melongo..
"ap..pacar..."? jwb lala.. " gak ad syarat yg lain..?tanya lala lagi..
"cuma it.. klo tidak mau tidak apa ap aq juga tidak terlalu suka mengopersi pasien.." jwb jery acuh..
"cuma dua bulan setelah kita putus.." jwab lala..
"iya cuma 2 bulan setelah itu aku akn pergi dari hidupmu.." jwb jery.
"baiklah aq terima..." jwb lala..
lalu mereka berjabat tangan lalapun memberikan kertas yg di kasih adlan tadi..
dn jery mulai membacanya..
__ADS_1
"bsok aq akn periksa adikmu dn lusa aq bisa mengopersinya.." kata jery..
"trimakasih dok.." kata lala lalu keluar dr ruangan jery..