Cinta Tak Terbatas

Cinta Tak Terbatas
bukan kakak yg baik...


__ADS_3

rehan pun mulai menarik nafas panjang.. dan dg memegang mikrofon dia melatunkan suart ar rahman dg suara yg begitu merdu...


semua tamu yg hadir terharu mendegar bacaan rehan ya walaupun masih banyak yg salah dan bnyak ayat yg terpotong karna lupa tapi mereka salut.. ank yg masih kecil bisa mempersembhkan ayat serti itu kpda bundanya...


prok..


prok..


proook...


suara tepuk tagan para tamu mereka sgat antusias mendgar persebhn rehan tak banyak dari mereka yg mneteskan air mata sking terharunya..


begitupun viola yg sedari tadi mendgar dg mata berkaca kaca..


ia langsung menghpiri rehan dn langsung memeluk dan mencium putranya..


"trimakasih syang.. ini sangat indah buat bunda..." ucap viola...


rehan melihat air mata bundaya yg tertutup oleh cadar...


"bunda jagn mngis rehan jdi sdih melihatnya..." ucap ank itu...


"bunda mngis karna bahagia syang..." ucap bundanya...


viona yg sudah tidak tahn dg rncana yg ia buat ia lalu mnghpiri viola di atas panggung it...


"bagus... kamu memang ibu yg terbaik tapi kamu bukan kakak yg baik.." ucap viona dg senyum sinis di wajahny..

__ADS_1


"ap maksudmu...??!!" tanya viola sdkit bingung..


"ap dia tau aq lala..." batin viola...


viona langsung mnrik cadar viola saat dia sudah melihat wajah viola dia langsung memeluknya...


"kakak... " ucap viona sambil memeluk viola dg erat...


lala.. ucap ferdy dan adln bersamaan saat mlihat wajah yg sudah lama mereka cari...


"sepertinya mereka mengenal viola bisa gawat..." batin david sambil mnoleh ke arah ferdy dan adlan dg wajah risaunya...


saat viola igin membalas pelukan viona ia melihat hardy yg berada di barisan paling belakng dg 3anak buahnya yg memakai baju hitam...


"gawat dia melihat mukaku.. dan knpa dia ad di tmpat sprti ini apa dia mengikutiku...??" batin viola


dia pun langsung mendorong viola dg keras agr melepaskan pelukan nya...


"siapa kamu.. knpa kau memeluku.. aq tidak mengenalmu...???ucap viola dg snyum untuk menutupi rasa sedihnya yg tidak mengakui adiknya sendiri...


" kak.. aq viona adik mu.. ap kau sudah lupa dg ku.....??"tanya viona dg air mata yg hampir jatuh...


"adik.. aq tidak punya adik seprtimu... maf mungkin kau salah orng..." ucap viola berusha menghidar dri viona


"tidak aq tidak salah orng... kau memang kakaku..."


"maf aq bukan kakakmu,.. permisi..." ucap viola smbil berjaln turun dari panggung...

__ADS_1


"tunggu.. " ucap viona sambil memegang tagn kakaknya...


viola pun berhenti dan menghadp viona...


"jika kau bukan kakakku katakan itu dan tatap mata ku..."


"bagaimana mungkin aq mngataknya dg mntap matany aq tidak bisa.. " batin viola...


"knpa diam.. ap kamu tak sanggup..." ucap viona sinis...


"apa...!!!? kau salh besar nona manis... bahkan menembakmu saja aq mampu..." ucap viola sambil mengeluarkan senjata api dari saku nya... dan mengarahkanya tepat ke kepala viona...


viona pun kaget.. bahkan semua tamu pun histeris dan pergi meninggalkn tempat itu...


adlan dan ferdy pun kaget dan igin mnolong viona...


sedang david... "ap yg di lakukan viola,, dia tidak pernah sperti ini dia hanya mengeluarkan senjat saat dalm bahaya saja.. knpa dg dia.." batin david yg juga tidak mengeti situasi saat ini...


"jangn ad yg mendekat klo ad yg mendekat aq tembak wanita ini..." ucap viola marah...


"jagan lakukan itu dia adikmu..." ucap adlan mnenagkan viola sambil melangkah mndekati viola


"jagan la..." ucap ferdy mengikuti langkah adlan...


viola tersenyum sinis...


"aq bilang jagan ad yg mendekat atau aq tembak wanita ini sekrng juga..." ucap viola yg masih mengarahkan senjata ke kepala viona...

__ADS_1


__ADS_2