
viola hanya melotot mlihat pemuda itu...
"spertinya aq knal..." batin viola...
pemuda itu terus berkelahi hingga dia jatuh tersungkur. .
"aw.. " kata pemuda itu dan dia sudah tak bisa berdiri lagi...
viola pun menghmpiri pemuda itu dan menolongya berdiri...
"kamu tidak ap2...?" tanya viola...
"ap kau masih bisa berdiri...?" lanjutnya..
pemuda itu dg mnhan sakit berusaha berdiri.. dan mengangguk pd viola..
"dasar bodoh... klo tidak bisa berkelahi knpa kmu nolongin saya..." bentak viola.. "merepotkan..." lanjutnya...
"hey kalian sudah berhenti ngobrolnya..." kata ke 3pria itu...
"klo sudah emangya knpa...? sini maju klo berani...!" tantang viola...
"haha... aq senag kau sangat manis lebih baik lepas dlu tutup wajahmu..." kata salh satu pria dg meriah cadar viola...
viola pun langsung meraih tagan pria itu dan memlintirnya dan lngsung memukulnya hingga pria itu trjatuh..
"ayo siapa lagi yg maju..." kata viola dg senyum smriknya...
"kau tidak bisa di rmehkan..." kata ke 2 pria itu lalu memukulnya...
tak lama ke 2 pria itupun juga terkapar dan mereka melariakn diri....
viola menghmpiri pemuda itu..
pemuda itu hanya diam meliaht viola penuh takjub...
__ADS_1
"knpa bengong... mau di pukul juga..."? tanya viola...
" tdak.. tidak..."mengelngkan kplanya..."aq masih igin hidup..."lnjutnya dg mnelan ludahnya..
"syukurlah... lihat tgan dan mukamu..." kata viola sambil mnrik tangan dan meliat wjah pemuda itu...
"lukanya cukup parah.." guman viola.
"kamu bisa bela diri knpa tidak kau pukul saja preman itu dari tadi...?" tanya pemuda itu..
"aq nunggu waktu yg pas aj.. lgian klo tdak bisa bela diri ngapain kamu tolongin aq... untung mereka tidak bawa senjata.. klo bawa udah mampus kamu..." maki viola..
"ya.. aku hanya merasa kasian aj ad cwek malam2 sendirian dan mau di kroyk preman spntan aj aq mau tolngin..." jwb pemuda itu...
"tapi liat sekarang dirimu.. pnuk luka..." lnjut viola..
"apa di mobilmu ad p3k..." tanya viola...
prmuda itu hanya mengelengkan kepalanya...
"deg....."""" perasaan ap ini setalah sekian lama knapa jantungku berdetak kencang saat dkt dg nya..."batin viola
"ah viola dia sudah menyakitimu...." batin viola dg mengelengkan kpalnya..
dan menutup pintu mobil dan menjalnkan mobil itu....
"knpa aq mersa nyaman dg nya..." dg snyum dan melihat ke arah viola..
pemuda itu adlah ferdy... saat pulang dari kantor tak segaja ia mlihat seorag wanita yg di kroyok 3 preman ia pun mnolngya.. tpi malah dia yg terluka.. kebalik kan.. hehehe...
sesampainya di mansion viola...
"kamu bisa kan turun dan jaln sendiri..?" tanya viola sambil membuka pintu mobil..
ferdy hanya mengangguk dan mengikuti langkah viola...
__ADS_1
saat viola membuka pintu rehan langsung berlari memeluknya...
"bunda.... knpa malam sekali pulangnya..." sambil melirik ferdy di sebelah viola...
"maf kan bunda sayang tadi ban mobil bunda bocor..." sambil mencium rehan...
"siap dia..." kata rehan dg tatapan tak suka pd ferdy..
"dia tadi tlah menolng bunda sayang tadi ada preman jahat mau jahatin bunda tapi untung ad om in.." kata viola menjelasakn...
"tapi knpa dia babakbelur bunda.." tanya rehan..
"krna di pukul preman itu...
maknya sekarang bunda mau obati om ini dlu itung2 trimakasih rehan..." kata viola..
tpi rehan tetap tidak suka
sama ferdy..
"rehan klo sama org yg lbih tua harus sopan..."ujr viola mengigatkan rehan...
" iya bun..."lalu mendekat ke arah ferdy dan mencium taganya... ferdypun mengusap kepala rehan...
"anak yg pintar..." guman ferdy...
viola yg melihatnyapun langsung berakca kaca...
"andai kau tau nak dia ayahmu..." batin viola...
rehan pun berlari masuk ke kamarnya..
"kamu duduklah biar aq ambil obat dlu..." ujr viola lalu berjaln mengabil obat..
ferdy hanya menggukan kepala dan langsung duduk....
__ADS_1