
"ih mama.. kan viara udah bilang dia yg nolongin aq.. jdi waktu aq di culik dia gendong aq kerudung yg ia pakai dia buat gendong aq biar tidak jatuh.. trus penutp wajahnya juga ia buka krna waktu itu aq sangat takut krna meliht wjahnya yg tertutup...dan wajhnya sama persis sperti di foto ini ma.. tpi sdkit lbih tua sekarng... hehehe...." ucap viara dg cengegsan...
mereka bertiga pun bergelut dg pikiran masing masing...
"mungkin ad bnarnya yg di katakn viara.. karna aq juga tidak tau knpa saat aq berada di dkat wanita itu rasanya berbeda..." ucap ferdy sambil mengigat saat besama viola waktu itu...
"ya kak.. aq juga pernah mlihat matanya persis sprti punya kak lala..."
"ya kau bnar saat kau marah di restoran dan kau bertabarakan dg nya sekilas aq melihat matanya persis skali sama punya viola..." ucap adlan sambil mengigat kejadian di restoran...
"terus bagamana caranya agr dia bisa mengakui klo dirinya itu viola.." tanya ferdy..
"ya kakak benar kita harus menyusun rncana agar kak lala bisa mengaku dan tidak bersembunyi lagi..."
hening sejenak mereka beradu dg pemikiran masing- masing...
"dasr para orang tua menyebalkan.."gerutu viara krna merasa tidak di hirauakn lalu masuk ke kamarnya...
tiba tiba viona berdiri...
" kak ferdy sebaiknya pulang dan datanglah ke acara sekolah viara aq tunggu kakak di sana..
ok.. "ucapnya sambil trsenyum penuh arti dn berjaln mnju kamarnya...
" ha.. apa aq tidak salah dgar.."ucap ferdy sambil mengerutkan dahiny...
"iya fer.. aq juga mendgarnya.. ap aq juga tak salh liht.. tadi dia nagis sekarng tersenyum..." ucap adlan yg bingung dg sikap istrinya...
__ADS_1
"yah kau kan suaminya seharusnya kau tau semua sifatnya..."balas ferdy yg lngsung berdiri..
" ya.. tapi ini sdkit aneh..."jwb adlan..
"ya kau fikir aj lah aq pusing.. aq balik dlu lan tdi udh di usir sama istrimu..." ucap ferdy dg berjaln mnju pintu...
"ya sudah terserah.. hati-hati fer.." balas adlan sdkit bertriak.....
dikamar viona dia duduk di dpan meja rias... dia meliht pantulan dirinya di cermin dg memegang wjahnyamm
""" ap kakak sebnci itukah dg ku sampai kakak tidk mau mengenalku dn menemuiku lagi.. ap kakak tidak igin memeluku lagi.. samapai sampai kakak menyembuyikan wajah kakak... bahkan di dpan ku...
appun alasnya aq akn membuat kakak mengkui semuanya.. di dpanku..."""batin viona dg tersenyum penuh arti...
"tunggu kak kau tak kan bisa mengelak lagi...." ucapnya lirih...
"bagaiman vid apa hasilnya sudah keluar..." tanya viola pada david dari sebrng tlfon...
"sudah vi.. dan hasilnya positif.. wanita itu adalah cucu nenek..."
"syukurlah.. aq lega mndgarnya..."
"bagaimana klo bsok kita temui dia.."
"maf vid bsok ad acara di skolah rhan dan aku harus datang..."
"oh.. bnar kah.. knpa kau tidak memberi tau ku.."
__ADS_1
"maf aku lupa... ya jika kau tidak sibuk datanglah bsok..."
"tantu aq pasti akn datng... ap sih yg tidk untuk rehan..."
"hahaha.. kamu bis aja vid.." ucap viola sdkit trtwa..
"oh ya vi spertinya hardy juga sudh tau tentang cucu nenek.." ucap dvid mulai cemas...
"benarkah baiklah klo gitu suruh orng untuk mengawasi cucu nenek.." jwb viola.
"itu sudah ku lakukan dan bsk jgn lupa bawa senjata vi.. krna acranya tebuka untuk umum aq tkut hardy akn menyerang tiba tiba..."
"bagus vid... tentu aq selalu membawa senjta ke mana mana kamu tenng aj..." jwb viola..
"tidurlah sudah malam kamu juga perlu istrhat..."
"iya vid.. trimaksih selamt malam...aslmu'alaikum.." ucapnya sambil mematikan hp
"walikumsllm.. " sambil mematikan tlfn..
viola pun merbahkan tubuhnya di kasur milknya... dn pergi ke alam mimpi...
bersambung dlu gaes....
lanjut like n coment ya...
baru bisa lanjut nulisnya...
__ADS_1
ok. ok... trimakasih...