
"eh nenek..." kata viola yg kaget karna nek renata dg seseorng laki"berpakain doter sudah berda di sampingya...
"saya tau kamu dari kemarin mual mual terus ini kupangilin dokter biar di priksa dlu nak..." kata nek renata yg sudah tau viola mau bertanya ap...
"tidak usah repot rpot nek..." ujar viola....
"kesehatan lbih pnting dari apapun nak..." jwb nek rnata...
viola hanya tersenyum...
"trimakasih nek.." ucap viola...nek renata pun membalas senyuman lala...
dokterpun mulai memeriksa viola...
tak lama kemudian...
"sepertinya anda hamil..." ujar dkter itu...
"apah...??tidak mungkin..." ujar viola terkejut sambil memgelengkan kepalanya...
"itu hanya sekedar perkiraan saya saja.. klo ingin lebih yakin lakukanlah usg ke rumah sakit..." ujar dokter trsbut...
"dan saya permisi nona... saya banyak pekerjaan..." kata dokter itu lalu pergi keluar...
viola hanya diam pikiranya melayang ke mana mana dan tak tersa pun air matanya mnetes...
__ADS_1
"sabar nak.. semua hanya ujian kamu sabar ya.... siapa tau kelak anak ini yg akan membuatmu bahagia. ." ujar nek renata sambil mengusap kepala viola...
viola lalu memeluk nek renata sambil terisak...
"knpa semua trjadi pada ku nek knpa...?? setelah melakukanya dia membuangku dan sekarang aq hamil ap yg harus ku lakukan...???hiks... hiksss.." kemudian ia melepaskan pelukanya dan mengusap perutnya...."aq tidak akn membiarkan terjadi ap pun padamu nak... dan tk kan ku biarkan ayahmu tau siapa kau kelak..."ujar viola lalu dia mengusap air matanya...
"sudah cukup aku mengis.." lanjutnya...
"kamu yg tabah ya nak..." ujar nek renata sambil terus memandag viola
viola lalu tersenyum memandang nek renata...
"kpan aq bisa memulai misi kita nek..?" tanya viola...
"secepatnya... tapi kamu harus mempersiapkan diri dlu..." ujar nek renata penuh semagat..
"aq tau sebenarnya kau sangat rapuh... tapi hati mu sungguh besar... aq harap kau mampu melewati ini semua...." batin nek renata....
"ya sudah ayo makan dulu..." ajak nek renata...
"nanti klo mual lagi gmna nek..." tanya viola ragu..
"di coba dlu kan belum di coba..." jwb nek rnata yg hanya di angguki oleh viola...
merakapun akhirnya berjlan ke ruang makan....
__ADS_1
"""""""
sementara ferdy masihbterus mencari keberadaan viola..
tiap hari ia mengunjungi kantor polisi menemui bela untuk mnayakan di mana viola... tapi bela engan memberi tau ferdy...
bela selalu bilang bahwa viola sudah mati..
tapi ferdy tak putus asa umtuk selalu memcari viola dia mengerahkan seluruh anak buah nya untuk mncari viola... tapi jejak viola pun tak pernah di temui...
"di mana kamu..??? ap kamu tau aq tersiksa tanpamu..
.aq akn mencarimu sekalipun di lubang semut kau akn ku temukan..." gumn ferdy lalu melanjutkan mobilnya untuk mencari viola...
siang malam ferdy mencari viola hingga sperti orang gila tapi tak ada sedikit pun jejak tentang viola...
ferdy semakin frustsi karna perusahaanya yg tak prnah ia urus hampir mngalami ke bangkrutan hingga mau tak mau ia harus kembali ka kantor untuk mengurus perusahaanya....
""''"
sementara viona dan adlan mereka berencana mnikah sebenarnya mereka ingin menikah saat viola pulang tapi karna viola tak kunjung di temukan akhirya mereka mnikah tanpa adanya viola....
hari itu setelah ijab kabul pernikahanya viona berdiri di cendela kamarnya..
"kak.. hari ini aq sudah mnikah dg kak adlan... apa kak lala tau aq sedih tanpa kakak disini...." ujar viona dg memandang foto viola saat bersama dirinya...
__ADS_1
adlab datang dari belakng dan lngsung memeluk viona...
"trimaksih la kau sudah mempercayakn adikmu pada ku dan aq janji akn sllu mnjaganya...." ujar adln yg juga mnatap fto lala....