
viola yg melihat nek rnata murung langsung bertanya...
"nenek knpa sedih...??!" tanya viola...
"tidak apa apa nak nenek cuma igat sama anak nenek saja dia juga suka sekali ikan lele..." jwb nek renata mencoba untuk tersenyum...
tiba tiba ad bunyi orang mengetuk pintu...
tok..
tok.
tok..
"pasti billi... kamu buka aj nak..." kata nek renata...
violapun memgangukan kepala lalu berjlan mnju pintu rumah dan membukanya...
ceklek...
teryata benar yg dikatakn nek renata itu adlan billi tpi dia mengajak seseorang di belakangya..
"eh.. tuan billi.. masuk tuan..." kata viola....
"trimakasih..." jwb billi...
"ayo.." ajk billi pda teman di belakngnya...
orang itu pun masuk mengikuti billi sekilas memandang viola yg tersenyum pda nya...
"senyumnya... siapa dia cantik..." batin pria itu...
__ADS_1
merekapun duduk di ruang tamu...
"sebentar y tuan aq pangilin nenek dulu..."kata viola sambil berjalan menju dapur...
pria itu terus memandang ke arah viola...
" aq bayak bertemu wanita lebih dari dia knpa kali ini berbeda dia sangat menarik..."batin pria itu...
tak lama nek renata dan viola keluar dari dapur untuk menemui dua laki laki itu....
"tumben kamu datang sepagi ini..?" tanya nek renata sambil duduk di dpn kursi billi yg di ikuti viola...
"iya nek... bayak yg ingin aq bicarakan hari ini... maknya aq datang sepagi ini..." jwb bili dg senyum
"oh.. klo gitu kita sarapan dlu sebelum bicara..." kat viola tiba" nimbrung...
"maf nek aq sudah laper baget..." ujar viola dg muka melas...
"ah baik nek aq juga sangat lapar.. perjalan dari kota ke sini cukup melelahkan..." ujar bili lalu berdiri dan berjaln menju meja makan...
meski rumah nek renata seperti gubuk tua.. tpi di dalamya sangat luas dan lengkap...
selesai makn merekapun melanjutkn pembicaraan....
"oh ya aq lupa kenalin sama kalian... di davidson..." ujar bili mengenalkn teman yg ia bawa...
"dia yg akan melatih viola bela diri da pekerjaan kantor..." ujar bili lagi...
"jdi dia yg harus aq latih..." ujar david... tersenyum lalu mengulurkan tangan kpda viola...
"david... kita akn jadi patner untuk beberapa bulan ini jadi aq harap tolng jagan galak galak..." ujar dvid setengah bercanda...
__ADS_1
"viola... panggil aj vio atau lala... ya terserah anda tuan david... jika anda menyebalkan aq akan lbih galak dri pada srigala...." kata viola dg muka serius dn mrlepas tanganya kemudian mereka twrtawa...
"kamu teryata suka bercanda juga..." lanjut david...
"tentu.. dn ku harap kau tidak menyebalkan..." ujar viola....
"sepertinya kalian cepat sekali akrab..." kata nek renata yg mrsa sngat senang melihat kedekatan mereka...
"david david... kau itu ktua mafia yg sagt kejam tryata bisa juga bercanda..." guman bili dalm hati ...
"" flasback billi....
siang itu dia datang ke rumah david....
"tumben lo datang ke rumah gue tuan billi...?"tanya david yg saat itu sdang duduk santai di rumahnya...
"ad yg ingin aq bicarakan...." jwb david trsenyum manis...
"oh baiklah.. jagn lama" krna musuh sudah mulai mengintai ruamah ku ini dan aq harus segera pergi..."jwb david singkat...
"oh.. klo gitu ini hal yg tepat untuk ku bicarakn..." jwb bili...
"ok.. bicaralah jagn bertele tele aq tak punya banyak waktu..." jwb david dingin...
"dlu anda pernah di tolong oleh nenek nenek di tengah hutan bukan saat anda mengalami luka tembak di bagian kaki dan lengan..." kata billi...
david mulai mengerutkan dahinya...
"dari mana anda tau..."tanya david...
" ha..ha...david.. david... aq yg membawamu ke sana untuk bersembunyi dan menolong mu... karna aq tau jadi ketua mafia sagat banyak sekli musuh..."ujr billi....
__ADS_1
"oh.. trimakasih sudah menolongku... jdi apa maumu sekarng tuan billi...." kta david yg sudah mulai naaik darah....