Cinta Tak Terbatas

Cinta Tak Terbatas
makan malam..


__ADS_3

selesai melpas rindu viola dan ferdy pun pulang...


viola...


"udah malm nih pasti tuh dokter bentar lgi telvon.." gerutu viola dg memoles wajahnya se natural mungkin...


dert.. drt... drt..


"tuh kan.. ap gue bilang..." gerutunya sambil melihat layr hp..


"ya.. hallo..." angkat viola malas..


"hay.. aq udah di dpan ayo kita berangkat.." jwb jery datar...dg lngsung mematikan tlvon..


"dasar dokter gila.." umpat viola lalu keluar...


jery yg melihat viola seakan tak berketip sdkitpun...


"dia sangat mirip.bidadari..." batin jery dg senyum yg merekah...


"hey jadi berangkat tidak..?" tanya viola yg langsung membyarkan lamunan jery..


"mari masuk bidadari..." kata jery dg memebuka pintu mobil...


"bidadari gondolmu.. klo tidak karna viona mana mungkin aq mau sama dokter gila kaya kamu.." umpat viola dlm hati.. jery pun masuk mobil dan menjalankan mobilnya mnju rumahnya...


dirumah ferdy...


"ma knapa makan malam hari ink banyak sekali..?" tanya ferdy heran karna tidak biasanya mereka masak dg porsi sebanyak ini..


"ya.. karna kakakmu.." jwb melinda singkat.


"karna kakak.. emg knpa kakak.." tanya ferdy penasaran...

__ADS_1


"kakak mu mau membawa pacarnya ke sini.." jawab faris yg tiba" datang dan lgsung duduk..


"apa...?haha... haha... pacar.. mana mungkin..? deket dg cwek aj gk pernah mna mungkin pacaran...?" lnjut ferdy dg trtawa cekikikan...


"kamu jagn salah fer nih buktinya kakakmu mau kenalin pacarnya..." jwb faris


"iya fer lagian kamu knpa gk knlin pacarmu juga ajak dong kesini..." goda melinda..


"emang kamu punya pacar.." sindir ayahny


"ya punyalah.. setelah ini aq akn kenalin dia kesini..." ucap ferdy..


"baik kami tunggu..." jwb faris tenang..


melinda hanya tersenyum melihat tingkah ayah dan anak itu...


tak lama jery pun sampai...


"kalian sudah datang. ." tanya melinda..


"iya ma.. pa..kenalin ini viola.. pacar aq..." kata jery dg senyum yg sangat lebar


viola hanya tersenyum dan menyalami melinda...


"viola tante.." kata viola


"kamu sangat cantik.." puji melinda dan kemudian mengelus rambut viola.. "bukankah dia ayahnya frdy.." fikir lala..


"viola om.." dg menyalami faris..


faris hanya tersenyum...


"bukankah dia karyawan di kantor.."batin faris..

__ADS_1


ferdy menatap ke arah viola dg tatapan marah kaget dn tidak percaya...


" ap.. di kan lala... tidak tidak ini hanya mimmpi... ayo bangun fer tidak mungkin dia kekasih kak jery... pasti ini ad kesalahan..."batin ferdy tak percaya..


lala juga memandang ferdy tak percaya...


"knpa ferdy ad disini..?" batin lala..


"oh ya vi knalin dia ferdy adik ku.."ucap jery membuyarkan lamunan lala..


" apa dia adiknya jery.. knpa jadi ribet gini sih.. "gumann lala dalam hati lalu mengulurkan tangan


" viola.."ucap lala..


ferdy menatap dg tak percaya"dia benar-benar lala.."batin ferdy kemudian membalas jabatan tangan lala . "ferdy.." ucapnya singkt dn lngsung menarik tangan nya...


jery menrik kursi dan mempersilahkan viola untuk duduk..


"duduklah tuan putri.." kata jery dg senyum yg merekah


"trimakasih" ucap lala lalu duduk...


kemudian mereka menyantap hidangan di atas meja..


selesai makan ferdy lngsung mnju kamar nya.


"fer kamu mau ke mana.." tanya melinda


"kamar.. ngantuk.." ucapnya malas.


"fer aq tau kmu mrah aq bisa jelasin kok fer ini cuma salh faham aj.." batin lala dg menatap kepergian ferdy...


sementara di kamarnya ferdy masih tak percaya klo lala menjdi kekasih kakaknya..."knpa kamu tega sama aq la.."ucap ferdy bekali kali dg air mata yg terus mntes...

__ADS_1


__ADS_2