Cinta Tak Terbatas

Cinta Tak Terbatas
kursi kosong...


__ADS_3

''"di sekolah rehan......"'"


viona adlan dan ferdy viara sudah datng.. merka segaja berangkat lebih pagi...


"viara..." panggil bu ida guru di sekolah itu...


"viara di panggil bu ida kamu ke sana aja..." ucap mamanya...


"iya ma..." balsnya sambil menghmpiri gurunya...


viona adlan dan ferdy mata mereka sibuk menyapu ruangan yg sagt luas yg sudah tertata banyak kursi dan pentas kecil yg akn menmpilkan bakat anak anak yg akn tampil nanti...


"kaka kita duduk di dpan aj biar bisa jelas melihtnya..." ucap viona..


"iya na..." jwb adln..


merkapun berjaln mnju kursi itu lalu mendudukinya...


"kak tolong sisakan satu bangku di antara kalian agr tidak di duduki orng..." pinta viona..


"emng untuk siapa na..?" tanya ferdy..


"udahlah kak lakuin aj gak udah bnyak tanya..." jwbnya ketus..


ke dua laki laki itu hanya mengelngkan kepala...


"dasar bawel.." umapt ferdy dalm hati...


"oh ya kak satu lagi tolong liatin pintu masuk terus ya.. nanti klo ad wanita yg bercadar masuk tolong bilangin aq.. aq pnasarn dia emng kakaku atau bukan..." ucap viona


"iya aq juga pnsaran jadinya.." ucap adln..


"moga moga dia emng lala..." ucap ferdy...


mereka pun terus meliht kearah pintu masuk...


hingga semua kursi penuh tapi wanita yg mereka maksud blum juga datang...

__ADS_1


"na sampai kapn kita terus liatin pintu masuk kek gini pegel tau.." ucap frdy yg mulai lelah...


"ya sampai wanita itu datang.."


"trus klo masih belum datng juga gimna..."


"ya liatin aj terus gitu aj kok repot..." jwb viona ketus...


adlan pum terkekeh mndgarnya...


ferdy hanya berdecak kesal mndgar jwbn viona...


sebrnarnya viona juga lelah tapi mau gimna lagi hanya ini harapn dia untuk ktmu dg kakaknya lagi..


"ya Alloh.. klo memang dia kKak ku.. aq mohon datangkn dia.. " do'a viona dlm hati... sambil tetap melihat ke arah pintu masuk...


tak lama trlihat seorang wanita yg mengunakn cadar dn gamis turun bersama seorang ank kecil dan seorang laki laki berjln masuk ke dlm gedung itu....


"kak ferdy kak adln lihatlah itu dia..." ucap viona sgat bersemangt..


"bagimana kita bisa mengenalinya... wajhnya di tutup kyk gitu..." tanya adlan...


"kita hampiri saja.." ucap ferdy..


"klo kak ferdy menghmpiri nya dia jga tidak mungkin memgaku..."


"trus kita harus gimna...???"


"lbih baik klian berdua diem aq sudah punya rencana bagus.. dan dia tidak akn mengelak lagi..." ucap viona sambil tersenyum devil...


"baiklah.." ucapnya lalu mereka berdua duduk dg pura pura tenang...


"" di dpn pintu masuk...


"aduh... sepertinya semua sudah penuh vid.. kita tidak kebagian tempat duduk..." ucap viola...


"iya vi.. apa kita harus terus berdiri pegel tau..." ucap david samb terus melihat ke seluruh ruangan...

__ADS_1


"tau ah vid..." bals viola..


david mlhat satu kursi kosong yg brada di dpn berjaln mndekatinya .


"vid kamu mau ke mna. ??"


"cari kursi lah..." jwb david..


"tunggu aku ikut..." ucapnya sambil mngejar dvid...


david sampai di kursi itu pun lngsung mndudukinya...


"ah nyamnya..." ucap dvid..


viola yg mengejrnya pun sampi dg nfas ngos ngosan...


"vid lo jahat baget deh... lo cari kursi sendiri trus gue duduk di mana...""? ucap viola marah...


" sini gue pangku.. orng badan lo kecil gue kuat kok mangku lo..."sdikit mngodaviola


mata viola langsung melotot bulat ..


"eh... slow.. gak usah melotot gitu.. lihat tuh satpam udah bwa kursi ke sini..." menunjuk ke arh satpam...


"gue kira loe..." trpotong oleh suara satpam...


"kursinya non..." ucap satpam sambil meletakn kursi di sebelah david...


"trimaksih pak..." ucap viola yg lngsung duduk...


"maf mbk ini minumnya mungkin haus..." ucap viona dia hanya igin memastikan klo wanita itu kakaknya...


"" mungkin kakak akn membuka cadarnya saat minum..""batin viona....


"bersambung......


lnjut like n komen...

__ADS_1


__ADS_2