
ferdy mulai membuka buku itu..
"tidak ad yg istimewa.." batin ferdy.. sampai halaman terkhir ia menemukan sebuah foto..
"seperti foto.. " lalu ia megambilnya.. betapa terkejutnya dia melihat fotonya yg sedang berciuman dg lala..
"kpn aq melakukan hal ini.. separtinya foto ini saat aq buta.. ya aku ingat dlu lala prnah mencium ku.. waktu itu juga ad tukang foto.. jdi ini foto yg dlu.. knapa aq begitu bodoh tidak mengenalimu la..." guman ferdy lirih sambil tersenyum sangat lebar.. "kamu begitu dekat knpa aq tidak mengetahuinya.." lanjutnya.. lalu dia keluar dn menemui rani..
"rani tolong beritau viola untuk datang ke taman jm 4sore.." suruh ferdy pd rani..
"baik pak.." jwb rani..
ferdy pun pergi.."akn ku beri kejutan kamu la.."batin ferdy..
kemudian rani menelfon viola yg saat itu sudah berada di dpan rumah sakit..
"hallo la..
" ya bu rani..
"maaf mengangu pak ferdy menyuruhmu datang ke taman pkul 4sore..
" iy bu nanti saya akn datang trimakasih.. "jwb lala lalu mematikn telfon..
" knpa pk ferdy nyuruh aq ke tamn y..?ap krn tdi aq plg stgh hri.."batin lala lalu masuk ke dlm rumah sakit.. di depan kamar nana di rawat ia melihat adlan yg mondar mandir menunggu opersi nana.
"gimana lan keadaan nana..?tanya viola panik...
" tadi dia sempet drop.. tapi untung ad dokter jery.. aq ykin klo dia yg menangani pasti nana sembuh.."kata adlan menenangkan viola
"semoga saja lan.." jwb lala lalu duduk di kursi sambil menunggu opersinya selesai..
__ADS_1
tak lama oprasipun selsai dokter jery sudah keluar dan buru" masuk ke ruang kerjanya tanpa melihat viola sdkit pun..
"opersinya sudah selsai nona. " kata seorang suster..
"apa boleh saya masuk.."? tanya viola..
"silahkan.." jwb suster lalu pergi...
viola dan adlan pun masuk..
"nana masih belum sadar lan.." tanya lala dg air mata yg netes..
"dia butuh waktu untuk sadar la.. kmu tenang y.." kta adlan menenangkan..
lala mengangguk..
"aq keluar sebentar ya.. aq harus ketemu dr jery untuk berterima kasih.." ucap lala lalu pergi.. adlan hnya tersenyum..
lala melewati bangsal sepi sebelum sampai di ruangan dr jery..
sesampainya di ruangan dr jery..
beberapa kali lala mengetuk pintu tapi tak ad sahutan..
"kmna sih nih dokter.. udah jauh jauh ke sini orgnya gak ad. ."gerutu lala..
lalapun memutuskan untuk kembali.. saat lala membalikan badan...
" bruak....
"bunyi ap itu.." batin lala dg mengerutkan dahinya penasaran... akhirnya dia membuka pintu ruangan dr jery...
__ADS_1
"tidak di kunci.." lalapun masuk..
dia melihat dokter jery yg sudah terkapar di lantai ..
"ya ampun dokter kenap.."? tanya lala lalu ia membantu dokter jery untuk naik ke atas ranjang..
" maf merpotkanmu.."jwb dokter jery..
"ap perlu saya panggilkan dokter lain.." tanya lala lagi..
"tidak usah sebentar lagi aq sudah baikan.." jwb dr jery..
dg mnahan skit di dadany..
"baiklah..."jwb viola pasrah lalu duduk di kursi di dpn meja gery..
tak lama gery sudah merasa baikan..
" untuk ap kamu ke sini viola.."tanya jery..
"sebenarnya aq hanya ingin berterimakasih dokter telah menyelmatkan adik saya.." kata lala menjelsakan..
"itu sudah jadi tugas saya.. dan persiapkan dirimu.. nanti malam aq akn ajak kamu ketemu dg org tua ku.." jwb jery..
"ap.. kita kan hanya pacaran bo'angan knpa mesti harus ketemu ortu segala..?" tnya viola sedkit kaget..
"baiklah klo itu maumu aq akan hentikan perwatan adikmu hari ini juga.." jwb jery datar..
"jagan.. baiklah aq akan bertemu org tuamu.." jwb lala..
"gadis pintar sekarng keluarlah dan pergi dari sini.." kata jery..
__ADS_1
"tanpa dsuruh pun aq akn keluar.." gerutu lala lalu pergi dari ruangan jery...
"aq tak akn salh memilihmu viola.. kamu sangat tulus..." batin jery dg snyum tipis di bibirnya....