CINTA TERPENDAM CEO UNTUK SEKERTARIS

CINTA TERPENDAM CEO UNTUK SEKERTARIS
BAB 14


__ADS_3

Akupun selalu bahagia kalau bertemu dengan bima entah apa yang ku rasakan saat ini,dulu aku pergi bekerja tidak semangat karna punya bos yang membosankan tapi sekarang aku malah ingin selalu di kantor dan berada di samping Bima.


"Hay Anis"sapa Bima sambil berjalan menuju ke arah ku.


"Hay Bim ngapai ke sini"sahut ku dengan semangat entah apalah yang terjadi pada ku ini.


"Ini aku bawa bakso kan kamu suka bakso"


"Wah makasih Bim yok masuk kita makan ke dalam"jawab ku dengan antusias.


Aku dan Bima pun masuk ke dalam rumah dan duduk di meja makan untuk menyantap bakso lezat itu.


"Nih bim makan"ucapku sambil menyodorkan mangkok berisi bakso itu.


"Makasih nis kamu makan juga"sahut Bima sambil menyendokan bakso itu ke mulut nya.


Setelah makan bakso kami memutuskan untuk menonton film horor bersama.


"Aaaaaaaaaaaa"teriak ku sambil memeluk Bima karna takut melihat hantu di film itu.


"Hahaha tenang lah Anis itu hanya film kau sampai ketakutan seperti itu"ucap Bima sambil mengusap rambut ku dengan halus.


"Aku takut Bim"


"Baiklah akan saya matikan film nya"

__ADS_1


"Eh bim ini udah jam 9 malam loh kamu nga pulang"tanya ku saat melihat jam di hape.


"Eh iya yaudah aku pulang ya"ucap Bima sambil berdiri.


Belum sampai Bima ke mobil hujan pun turun sangat deras akhir nya Bima berbalik lagi masuk ke rumah.


"Yah hujan nis gimana saya pulang ya"


"Iya ya nga mungkin juga kamu pulang lagi hujan deras kaya gini walaupun kamu pakai mobil tapi tetap bahaya juga loh Bim"


"Gimana dong nis"


"Yaudah kamu nginep disini aja"tawarku tanpa sadar aku berucap seperti itu.


"Yaudah nga papa dari pada kamu pulang lagi hujan deras gini bahaya"


"Makasih ya"jawab Bima sambil senyum.


"Sama-sama,eh tapi maaf ya kamu tidur nya di sofa"


"Iya nga papa nis saya ngerti kok".


"Duduk lah Bim akan saya ambilkan bantal dan selimut untuk mu"ucapku dan di balas angukan Bima sambil duduk di sofa.


"Ini Bim bantal dan selimut nya, istrirahat lah"

__ADS_1


"Makasih Anis"jawab Bima dengan senyum.


"Aku ke kamar dulu ya,maaf kalau kau harus tidur di ruang tamu"ucapku tidak enak dengan Bima karna dia harus tidur di luar kamar.


"Tidak masalah Anis"jawab Bima sambil merebahkan diri nya di sofa.


***********


POV BIMA


Aku tidur begitu nyenyak di rumah Anis entah kenapa mungkin aku nyaman karna rumah ini begitu bersih dan rapi.


Pagi-pagi bangun dan membuka mata lalu melihat jam tanganku waktu sudah menunjukkan jam 05:40 pagi.


"Huhhh nyeyak sekali tidur ku tadi malam"ucapku sambil menguap dan mengerak-gerakan badan.


"Mana Anis,apakah dia masih tidur coba cek ke kamar nya deh"aku pun berjalan menuju kamar nya yang tak jauh dari ruang tamu.


Tok_tok_tok aku mengetuk pintu kamar Anis tapi tidak ada sahutan sama sekali dari dalam, ku coba membuka pintu dan terbuka karna pintu nya tidak di kunci.


"Apakah aku masuk saja dan membangunkan Anis karna aku akan pulang dan mandi jadi harus bilang dulu sama Anis biar dia tidak mencari ku nanti saat dia bangun"gumamku dengan perasaan ragu masuk ke kamar Anis.


Ku liat kamar nya begitu gelap karna lampu yang di matikan lalu ku rogoh ponsel yang ada di saku celana untuk menghidupkan flash biar tau di mana tombol untuk menghidupkan lampu kamar ini.


Setelah dapat tombol itu maka lampu pon ku hidupkan dan betapa terkejut nya aku ketika melihat Anis.

__ADS_1


__ADS_2