CINTA TERPENDAM CEO UNTUK SEKERTARIS

CINTA TERPENDAM CEO UNTUK SEKERTARIS
BAB 49


__ADS_3

"Wah bagus dong jadi mamah dapat mantu dan nanti juga akan dapat cucu"ucap mamah nya Bima sambil tersenyum.


"Ya dong mah"


"Iya tapi nanti kalau udah nikah anis nga usah kerja aja lagi biar fokos ngurus kelurga jangan jadi tante cinta yang sibuk urusan kantor jarang ada waktu kumpul kelurga"ucap om Bima sambil melirik ke arah tante cinta.


keluarga Bima ini memang terkenal dengan kelurga yang pekerja keras jadi tidak heran jika kekayaan mereka benar-benar melimpah.


tapi sayangnya kesibukan orang tua Bima ini lah yang membuat Bima selalu ingin bekerja terus menerus untuk mengisi kekosongan dan ke hampaan hidup nya sampai dia lupa untuk makan dan menjaga kesehatan nya.


"ya nga papa dong pah kalau anis masih mau kerja emang kenapa"jawab tante cinta.


"Nga jangan ya anis kasian Bima dia udah nga ngerasain hangat nya keluarga karna mamah nya juga sibuk jadi kamu nanti kalau udah nikah jangan sibuk juga perhatian Bima dengan baik"ucap om Rama.


"iya om"jawab ku dengan senyum.


"Yaudah semoga rencana kalian lancar ya,mamah pergi dulu dah anak-anak"


"iya papah pergi dulu,ingat ya anis pesan om nanti kalau kamu udah nikah sama Bima"ucap om Rama sambil berlalu pergi.


"Dahh mah"


"Dah Tante"


"Eemmm sayang aku ke kamar mandi dulu ya"ucap Bima padaku.


"Iya"


"Hay Anis"sapa Andre.


"Hay ka"


"Kamu lupa ya sama saya?"


"Maksudnya gimana ya?"


"Kamu lupa sama saya,Saya loh Andre yang udah kamu tolong di gudang kosong waktu itu"


Seketika aku ingat siapa dia karna memang wajah nya nga asing bagiku.

__ADS_1


aku ingin menanyakan itu dari tadi tapi aku takut kurang ajar pada Andre aku juga takut kalau Andre yang aku tolong bukanlah Andre kaka nya Bima.


karna pada saat aku menolong Andre waktu itu wajah nya penuh darah dan babak belur sehingga susah untuk ku kenali.


"Ooohh iya kamu Andre yang waktu itu?"


"Iya,nga nyangka ya ternyata kamu pacar Bima"


"Eehh iya ka"


"Kamu sekertaris nya Bima juga ya ternyata?"


"Iya ka saya juga sekertaris nya Bima"


"Beruntung ya Bima bisa punya pacar secantik kamu"


"Bisa aja kamu,eh gimana keadaan kamu ka?"


"Yah seperti yang kamu liat belum bisa terlalu banyak gerak"


"Cepet sembuh ya"


"Iya makasih dan maaf ya karna saya sakit jadinya Bima yang harus gantiin saya di Amerika"


"Ya,ayah kamu juga gimana kabar nya?"


"Baik kok,eh iya kamu kan yang bayar biaya rumah sakit ayah saya waktu itu?"


"Iya"


"Nanti saya ganti ya"


"Nga usah angap itu balas Budi saya karna kamu sudah menyelamatkan nyawa saya waktu itu dan juga kan kamu yang bayar biaya administrasi saya waktu itu jadi saya ganti dengan membayar biaya rumah sakit ayah kamu.


"Tapi"


"Udah nga papa santai aja"


"Iya makasih ya, makasih sekali lagi"

__ADS_1


"Iya,tapi nis kamu rahasian dulu ja tentang ini dari Bima"


"Loh kenapa?"


"Udah kamu nurut aja jangan kasih tau sama Bima kalau kamu yang udah nolong saya ya"


"Iii_yya deh"


"Ayo sayang kita pulang"ucap Bima yang baru saja keluar dari kamar mandi.


"Ayo"


"Bang gue pulang ya"ucap Bima pada Andre.


"Iya hati-hati"


Setelah itu aku dan Bima masuk ke mobil untuk pulang tapi di tengah perjalanan aku terpikir sesuatu.


"Bim"


"Iya"


"Aku boleh minta sesuatu lagi nga?"


"Minta aja sayang"


"Kita ke moll dulu ya"


"Ngapain sayang kamu mau belanja?"


"Nga"


"Terus ngapain?"


"Aku mau nonton bioskop"


"Film apa?"


"Film romantis Bim"

__ADS_1


"Yaudah kita ke moll ya"


"Iya"


__ADS_2