CINTA TERPENDAM CEO UNTUK SEKERTARIS

CINTA TERPENDAM CEO UNTUK SEKERTARIS
BAB 43


__ADS_3

"Ya ampun beberapa hari ini kamu suka banget meluk saya ya sampai nga mau lepas gini"


"Yaudah ayo sini saya gendong"ucap Bima sambil mengendong ku menuju mobil yang ada di parkiran.


Setelah sampai di parkiran aku dan Bima masuk ke mobil.


"Kita ke rumah orang tua kamu dulu kan?"


"Iya"


"Kamu tunjukin jalan nya ya nanti"


"Iya"


"Nanti saya mau mampir ke moll dulu mau beli oleh-oleh untuk ayah dan ibu kamu"


"Iya"


"Kenapa sih sayang?"


"Nga papa"


"Sayang"


"Hhhmm"


"Hey liat sini dong kenapa sih lesu banget?"


"Pake di tanya lagi"


"Udah dong sayang kan saya pergi nya nga sampe satahun juga lagian kan semingguan ini kamu akan tinggal nya di rumah saya jadi kita bisa menghabiskan waktu bersama"


"Iya tapi tetap aja aku nga mau di tinggal Bim"


"Yaudah habis saya pulang dari Amerika saya akan datang ke rumah orang tua kamu"


"Ngapain?"


"Ngelamar kamu"


"Hah yang bener?"


"Iyalah saya nga pernah bohong Anis"

__ADS_1


"Memang nya nga kecepatan Bim"


"Lebih cepat lebih baik kan,biar kamu bisa ikut ke manapun saya pergi juga,sekalian nanti ada hal penting yang mau saya bicarakan sama kamu"


"Bicara sekarang aja Bim"


"Nanti aja nis tunggu saya pulang dari Amerika"


"Bikin penasaran aja"


"Sabar ya sayang"


"Iya,tapi beneran kan kamu mau ngelamar aku setelah pulang dari Amerika?"


"Iya sayang nanti sekalian juga saya beli cincin nya di Amerika gimana?"


"Wahh beneran?"


"Iya sayang apasih yang nga buat kamu"


"Makasih Bim"


"Iya sayang sama-sama yaudah ya jangan sedih lagi"


"Iya"


"Ini aku senyum lebar banget udah buat kamu iiiiiii"


"Nga harus gitu juga sayang"ucap Bima dengan tertawa kecil.


Tidak terasa setelah 2 jam perjalanan aku dan Bima sampai di rumah ayah dan ibu.


Tok_tok_tok aku mengetuk pintu rumah ayah dan ibu.


Kreekk pintu terbuka terlihat wajah tua ibu yang kelihatan lelah.


"Bu"ucapku sambil memeluk ibu.


"Anis"


"Ibu sehat kan?"


"Ibu sehat nis,kamu kenapa tiba-tiba ke sini?"

__ADS_1


"Anis kangen sama ayah dan ibu"


"Ini siapa nis?"


"Halo Tante saya Bima,pacar Anis"ucap Bima.


"Ooohhh Anis kenapa nga bilang-bilang dulu kalau ke sini mau bawa pacar kan ibu bisa siapin makanan"


"Nga usah repot-repot Tante saya ke sini mau kenalan sekalian mau jenguk om yang lagi sakit"


"Oohh yaudah ayo masuk-masuk"


"Duduk lah Bim biar ibu siapkan minuman dulu"ucap ibu pada Bima.


"Iya Tante"ucap Bima sambil duduk di sofa yang ada di ruang tamu.


"Bim aku nyusul ibu ya ke dapur"ucapku pada Bima sambil berjalan menuju dapur.


Terlihat ibu sangat sibuk menyiapkan minuman dan makanan yang tersedia di lemari es.


"Bu gimana ayah?"


"Ayah udah lumayan baik Anis dari yang sebelumnya"


"Syukurlah,nanti kalau ayah mau kontrol ibu bisa telpon Anis ya biar Anis jemput"


"Iya Anis"


"Nis"


"Hhhmm"


"Itu beneran pacar kamu?"


"Iya emang kenapa?"


"Seingat ibu itukan bos kamu"


"Iya emang bos Anis"


"Terus sekarang jadi pacar kamu?"


"Iya Bu"

__ADS_1


"Kok bisa?"


"Ya mana Anis tau nama nya juga perasaan"


__ADS_2