
Titt_tiitt_tiitt Bima membunyikan klakson mobil nya dan setelah itu terlihat satpam yang buru-buru membukakan pintu gerbang.
Bima pun melajukan mobilnya ke pekarangan rumah yang begitu mewah dan besar ini.
"Di luar saja sudah terlihat luar biasa apalagi kalau masuk ke dalam"batinku.
"Sayang ayo"ucap Bima sambil membukakan pintu mobil.
"Iya"
"Ayo masuk sayang"ucap Bima sambil menggandeng tangan ku.
"Bim"
"Iya"
"Aku takut deh"
"Takut kenapa?"
"Takut kalau orang tua kamu nga ngerstuin kita"
"Nga akan sayang orang tua aku nga pernah menghalangi dan menolak apapun yang aku mau,percayalah padaku"
"Iya Bim"
Kamipun masuk ke dalam rumah,seperti dugaan ku isi rumah ini begitu mewah nuansa rumah nya serba gold.
"Pagi tuan muda"sapa 5 wanita paruh baya yang memakai baju seragam yang sama mungkin mereka art di rumah ini.
"Di mana papah dan mamah?"
"Nyonya dan bos besar ada di ruang makan tuan,mereka lagi sarapan"
__ADS_1
"Ayo Anis kita ke sana"ucap Bima padaku.
Setelah sampai di ruang makan itu terlihat ada 3 orang yang sedang sarapan.
"Pagi pah,mah"ucap Bima pada orang tuanya.
"Hay pagi sayang tumben pagi-pagi ke sini"
"Ini mah pacar Bima mau kenalan"
"Hhhmmm saya kaya pernah lihat kamu deh"ucap cinta mamah nya Bima.
"Itu sekertaris nya Bima mah"jawab rama papah nya Bima.
"Ooooohhhh iya maaf ya Tante lupa,silahkan duduk"
"Iya Tante makasih"
"makasih tante"jawabku dengan tersipu Malu.
"ya iyalah,calon mantu mamah kan harus cantik"ucap Bima sambil senyum.
Aku dan Bima duduk di meja makan yang berhadapan dengan papah dan mamah nya.
"Sekarang Anis jadi pacar kamu Bim?"tanya om rama.
"Iya pah"
"Udah berapa lama Bim?"tanya tante cinta .
"Udah lama kok mah"
"Kenapa baru di bawa ke rumah sih Bim"
__ADS_1
"Bima sibuk mah jadi baru sempat"
"Ooohhh yaudah,Anis silahkan makan sayang nga usah sungkan"ucap tante cinta dengan senyum.
"Iya makasih tente"ucapku dengan masih merasa canggung.
"Oohh ya Anis itu Kaka nya Bima nama nya andre"
Setelah mendengar ucapan tante cinta aku pun lagsung melihat laki-laki yang ada di sebelah bima.
Sedari tadi aku belum melihat wajah nya Andre karna selalu menundukkan pandangan.
Ketika melihat wajah Kaka nya Bima aku merasa kok kaya pernah ketemu tapi aku lupa di mana.
"Halo"sapa Andre Kaka Bima.
"Ehh iya halo ka"
Setelah perkenalan kami semua melanjutkan sarapan dengan beberapa percakapan antara aku dan kedua orang tua nya Bima.
Aku merasa senang dan lega karna kelurga Bima seperti nya menerimaku dengan baik.
tapi Andre hanya diam sedari tadi aku takut kalau dia tidak menyukaiku.
"Anis Tante sama om tingal ya,nga papa kan soal nya Tante sama om harus pergi ke kantor?"
"Eh iya Tante nga papa kok"
"Bim jaga Anis ya jangan pernah sekalipun kamu sakiti dia"ucap tante cinta yang membuat ku merasa terharu.
"iya Bim sebagai laki-laki sejati kamu nga boleh menyakiti hati cewe"ucap om Rama.
""Ya nga akan Bima sakitin mah malah Bima mau nikahin Anis nanti pas Bima udah pulang dari Amerika"ucap Bima yang membuat ku tersipu malu.
__ADS_1