
"Iya sayang memang yang mana lagi kan saya cuma punya satu kaka"
"Ooohh ya udah kalau gitu aku pulang"
"Saya antar ya?"
"Nga usah Bim kamu kan lagi sibuk"
"Udah nga papa"
"Bim nga usah kerjain aja dulu kerajaan kamu biar nga numpuk biar besok nga terlalu cape"
"Kamu nga papa pulang sendirian?"
"Nga papa Bim kan sudah biasa pulang sendiri"
"Ooohh nya sayang kamu pulang ke rumah orang tua mu atau ke kos?"
"Aku ke kos Bim nanti kalau hari libur baru ke rumah ibu"
"Maaf ya sayang saya nga bisa menjenguk ayah kamu padahal saya tadi sudah janji habis pulang kerja mau ke rumah orang tua kamu"
"Nga papa Bim udah kerja aja dulu nanti kalau libur baru kita jenguk ayah"
"Yaudah kalau gitu hati-hati ya sayang"
"Iya aku pulang ya"
__ADS_1
"Bentar sayang"ucapku sambil berdiri tegap di hadapan anis dan cuupp aku mencium kening nya.
"Hati-hati sayang"
"Iya sayang ku Bima"jawab anis sambil merapikan dasi ku yang berantakan.
"Kalau hari libur kita jenguk ayah kamu ya saya janji"
"Iya Bim yaudah aku pulang ya semangat kerja nya jangan begadang nanti sakit"ucap anis sambil memeluk ku.
"Iya sayang yaudah ayo saya antar sampai parkiran"
"Ayo"
"Ya ayo"
"Yaudah ayo"
"Bentar aku masih kangen Bim"jawab anis.
"Yaudah iya peluk deh sesuka kamu"
lama banget anis meluk sampai sampai aku lelah berdiri.
"Kok dada aku basah ya kenapa ya"batin ku dan aku melihat secara perlahan ternyata anis sedang menangis pantas saja terasa basah.
"Sayang kamu kenapa nangis?"tanya ku sambil membelai rambut nya.
__ADS_1
"Aku seneng Bim"
"Seneng kok nangis sayang?"
"Ya aku seneng banget makanya sampai nangis"
"Seneng kenapa sayang?"
"Aku seneng banget karna aku nga jadi kehilangan kamu aku seneng karna ternyata kamu peduli banget sama aku udah awasin aku di rumah sakit sampai kerajaan kamu numpuk gitu semua gara-gara aku maafin aku sayang"ucap anis yang membuatku merasa terharu.
"Hey sayang sudah jangan nangis lagi intinya sekarang kita udah bisa melewati badai pertama di hubungan kita nanti kalau ada masalah kita hadapin bersama-sama ya saya selalu ada buat kamu jangan pernah kamu memendam semua sendiri"ucapku sambil mengusap air mata gadis ku ini.
"Sekali lagi maafin aku Bim aku bener-benar bahagia punya pasangan kaya kamu i love you"ucap anis dan kembali memeluk ku dengan erat.
"I love tou sayang"jawab ku dan memeluk pelukan anis.
"Yaudah sekarang mau tetap peluk saya atau mau pulang?"tanya ku pada anis karna dia erat banget meluk nya dan nga mau lepas.
"Nga jadi pulang deh aku masih mau meluk kamu Bim"ucap anis dengan manja.
"Sayang kamu kenapa manja gini?"
"Aku kangen sama kamu dan kamu adalah tempat ternyaman aku Bim aku cape ngadapen masalah demi masalah beberapa hari ini tapi semua beban itu hilang ketika aku memeluk kamu"
"Yaudah oke lepas bentar dulu sayang"
"Ngapain di lepas?"jawab anis dengan wajah cemberut.
__ADS_1
"Bentar"
Aku pun duduk di sofa dengan menaruh leptop dan berkas di meja dekat sofa.