CINTA TERPENDAM CEO UNTUK SEKERTARIS

CINTA TERPENDAM CEO UNTUK SEKERTARIS
BAB 52


__ADS_3

"Iya bi saya tau tapi entah kenapa hati saya cemas tanpa sebab sedari bima masuk pesawat"


"Berdoa aja non semoga tuan nga kenapa-napa"


"Iya bi yaudah saya pulang ya besok saya harus kerja lagi"


"Iya non"


Sesampainya di kosan aku kembali cemas tanpa sebab entah kenapa hati ku merasa tidak enak.


apalagi sekarang seharusnya


Bima sudah mendarat di Amerika tapi kenapa sampai sekarang belum memberikan kabar.


"Apa aku harus ku tanyakan pada david ya gimana Bima apakah sudah memberikan kabar atau belum?"


"Vid,Bima ada kabar nga?"ku kirimkan pesan whatsapp pada david.


"Belum nis kita semua juga nungui kabar Bima harus nya sekarang dia udah mendarat"balasan pesan david.


"Aduh bim kamu kemana sih kok nga ada kabar ponsel kamu juga nga aktif,kamu kenapa sih sayang"ucapku sambil bulak balik berjalan di kamar.

__ADS_1


"Apakah dia masih sibuk di sana lebih baik ku tunggu saja"gumamku.


Sembari menunggu kabar dari Bima aku memutuskan untuk mandi dan makan dulu.


Setelah semua selesai aku melihat ponsel lagi tapi kondisi nya tetap sama tidak ada satu pesan pun yang masuk dari Bima.


Sekarang hati dan pikiran ku sudah benar-benar kacau memikirkan kondisi Bima.


"Apa jangan-jangan Bima kenapa-napa lagi"gumamku.


Aku sudah mulai berpikiran yang tidak-tidak karna sampai jam 02.50 malam Bima belum juga memberi kabar padahal jam 21.30 seharusnya Bima sudah sampai di Amerika.


"Bima kamu ke mana Bim hiiikkkss"ucapku dengan menangis dan sambil menelpon Bima berulang-ulang kali meski ponsel nya tetap tidak aktif.


Aku benar-benar kacau mata sembab akibat menangis terus menerus dan tanpa aku sadar aku tidak tidur semalaman.


Pukul 05.30 aku beranjak dari tempat tidur dengan lemas dan mata yang hampir tidak bisa di buka karna sembab.


Sebenarnya aku malas untuk pergi ke kantor tapi kalau aku tidak pergi pekerjaan ku akan menunpuk.


Dengan langkah gontai aku memasuki ruangan ku di kantor.

__ADS_1


Dan langsung mengerakan pekerjaan yang sudah menumpuk.


Tapi sial nya aku tidak bisa fokos bekerja karna memikirkan Bima terus menerus.


Ku rogoh ponsel yang ada di saku jas ku untuk melihat apakah ada kabar dari Bima.


Tapi hasil nya nihil tidak ada satupun kabar dari Bima.


"Bimaaa kamu ke mana sih hiiikkkss"gumamku sambil menangis.


Bbbbraaaaakkkkkk pintu terbuka dengan sangat keras.


"Nis lo kenapa?"tanya mila yang kelihatan panik.


"B*go lo bisa nga sih kalau mau masuk ketuk pintu bukannya di dobrak gitu bikin kaget"ucapku kesal karna tingkah mila.


"Maaf abis nya gue khawatir sama lo karna gue denger kabar kantanya Bima nga ada kabar sama sekali sampai sekarang gue tau lo pasti khawatir mkanya gue lagsung ke sini"


"Ya itulah mil Bima nga ada kabar sampai sekarang"


"Tenang ya nis gue yakin om Rama nga akan biarin anak nya hilang tanpa kabar pasti akan di cari kok"ucap mila sambil memeluk ku.

__ADS_1


"Tapi gue khawatir mil"


__ADS_2