CINTA TERPENDAM CEO UNTUK SEKERTARIS

CINTA TERPENDAM CEO UNTUK SEKERTARIS
BAB 47


__ADS_3

"Sayang bangun"ucapku sambil mengusap rambut dan wajah tampan Bima.


"Eeeemmmm bentar lagi sayang saya masih gantuk"jawab Bima dengan suara yang serak cirikhas nya orang yang baru bangun tidur.


"Yaudah kalau gitu aku mandi dan siapin sarapan dulu deh buat kamu"ucapku sambil beranjak untuk pergi ke kamar mandi.


Setelah rituan mandi selesai aku lagsung turun ke dapur untuk membuatkan sarapan.


Hari ini aku hanya memangang roti dan membuat teh untuk Bima.


"Morning sayang"ucap Bima sambil berjalan ke arah ku yang seding sibuk mengupas buah jeruk.


"Hey morning sayang"


"Kamu bikin apa?"tanya Bima sambil memeluk ku dari belakang.


"Aku cuma mangang roti dan bikin teh buat kamu sayang"


"Hhhhmm"


"Masih gantuk?"


"Hhhmmm iya"


"Mandi dulu Bim biar seger"


"Males"


"Kok gitu nanti kita telat ke kantor"


"Ngapain ke kantor?"


"Ya kerja lah sayang"


"Semingguan ini kita nga usaha ke kantor kita habisin waktu bersama aja ya"


"Aku sih seneng banget sebenarnya kalau gitu tapi nanti papah kamu nga marah gitu?"


"Ya nga akan lah sayang"

__ADS_1


"Yaudah kalau gitu kamu cuci muka aja dulu baru setelah itu kita sarapan"


"Nanti"


"Bim sekarang"


"Aku masih mau meluk kamu sayang"


"Kan nanti bisa di lanjut sarapan dulu ya"


"Yaudah"


"Yaudah ayo lepasin pelukan nya biar kamu cuci muka dulu"


"Cuciin sayang"


"Bim manja banget deh"


"Kenapa salah emang nya kalau manja sama calon istri sendiri"


"Hhhmm yaudah ayo kita ke kamar mandi"


"Bim nih sikat nya"


"Makasih sayang"


"Eeemm"


Setelah Bima selesai kamipun menyantap sarapan yang sudah ku sediakan.


"Bim"aku memangil Bima yang sedang duduk santai di pinggir kolam renang.


"Kenapa sayang?"


"Kita ngapain aja hari ini?"


"Nga tau kamu mau nya ngapain saya ikut aja"


"Kalau aku sih pengen mengunjungi tempat-tempat favorit aku"

__ADS_1


"Yaudah ayo"


"Sekarang?"


"Ya sekarang lah sayang,kamu mau ke aman?"


"Mau ke rumah orang tua kamu"


"Ngapain sayang?"


"Bim kamu bilang kamu mau lamar aku setelah kamu pulang dari Amerika jadi kalau gitu aku mau kamu kenalin aku dulu sama orang tua kamu"


"Sekarang ya?"


"Ya sekarang Bim,kenapa kamu malu ya ngenalin aku ke orang tua kamu?"


"Ya nga lah sayang"


"Terus kenapa kamu ngomong nya gitu?"


"Nga papa saya cuma kaget ternyata kamu udah siap buat ketemu sama orang tua saya"


"Ya siap lah Bim kita ini udah dewasa sudah seharusnya hubungan kita itu di ketahui sama keluarga masing-masing"


"Iya sayang yaudah ayo berangkat kamu udah siap kan?"


"Udah nih aku udah dandan juga"


"Yaudah ayo"


Aku dan bima pun masuk ke mobil dan berangkat untuk ke rumah orang tuanya.


Jujur aku gugup sekali takut kalau orang tua nya tidak merestui kami.


Tapi mau bagaimana lagi orang tua kan harus sama-sama tau apalagi Bima serius sama aku.


Setelah 30 menit perjalanan akhirnya mobil berhenti di depan rumah yang begitu mewah.


"Pasti ini rumah orang tuanya nya heran sih kalau se mewah ini kan orang kaya"batinku.

__ADS_1


Titt_tiitt_tiitt Bima membunyikan klakson mobil nya dan setelah itu terlihat satpam yang buru-buru membukakan pintu gerbang.


__ADS_2