
POV ANIS
dreeetttt_dreeeeftttttt_dreettttt suara ponsel ku aku yakin pasti itu Bima lagi males lah ngangkat nya.
Namun pangilan itu tiada berhenti henti membuat ku pusing dan akhir nya aku mengambil ponsel untuk berniat mematikan nya.
Namun ternyata yang menelpon bukan Bima tapi mila.
Lagsung ku angkat pangillan dari mila atau tidak dia akan ngamuk.
"Halo mil"
"Halo nis lo di mana sih bego gue nelpon lo nga di angkat angkat ngapain sih lo mati lo"ucap mila dengan marah.
"Sorry mil gue tadi lagi di toilet"alasan ku pada mila agar dia tidak semakin menguceh.
"Sekarang lo ada di mana"tanya mila.
"Gue ada di taman sun flower mil"
"Yaudah gue otw ke sana jangan ke mana-mana" panggil telpon pun terputus.
Sebenarnya ada apa sama mila ngapain dia mau kesini segala.
Aku kan mau nenangin diri dulu aku pusing sejak kejadian semalam aku kerja pun males karna setiap ke kantor selalu dapat tatapan aneh dari staff kantor.
"damai banget rasanya disini"ucapku sambil menarik nafas panjang dan menutup mata.
__ADS_1
"Maaf perimisi"ucap laki-laki yang ada di depan ku.
Sontak saja itu membuat ku kaget tiba-tiba ada orang.
"Iya kenapa mas"tanya ku pada pria itu.
"Apa kamu duduk nya bisa geser sedikit karna saya juga mau duduk"ucap laki-laki itu dengan ramah dan senyum.
"Iii_yya duduk lah"aku pun bergeser dari posisi duduk ku yang semula di tengah jadi ke pinggir.
Setelah beberapa dia duduk di sebelah ku dan kami sudah lama diam-diaman akhirnya dia membuka obrolan.
"Nama kamu siapa"tanya pria itu.
"Ssa_ya anis mas"jawab ku sambil senyum yang kaku.
"nga ngapa ngapain nenangin diri aja mas"
"Sama kalau gitu,saya juga lagi nenangin pikiran"ucap pria itu sambil senyum.
Senyum nya manis dan pria ini penampilan nya sangat formal sepertinya dia adalah CEO atau bos.
"Nis woy"teriak mila yang membuat ku kaget.
"Apaan sih mil jangan teriak-teriak"ucapku pada mila sambil menarik tangan nya untuk pergi dari tempat itu.
"Lo tadi sama siapa nis"tanya mila penasaran.
__ADS_1
"Mana gue tau ornag dia cuma asal duduk aja"jawab ku pada mila.
"Ah yang bener lo jangan-jangan lo selingkuh di belakang Bima ya "
"Apaan sih mil Ngacu lo,nah lo ngapain juga nyusul gue ke sini"
"Bima nyariin lo bego dia khawatir lo nga ada di kantor"
"Ooohhh"jawab ku dengan singkat karna aku tau dia pasti mencariku hanya saja aku belum ingin bertemu dengan nya.
"Kok oh Doang sih nis,mending lo telpon dan bilang kalau lo baik-baik aja"
"Ia entar mil"
"Lo kenapa pengen menghindari Bima ya?"
"Enga kok mil"
"Boong lo,yaudah yok kita pulang"
"Yo pulang"
setelah sampai di rumah aku lagsung mandi dan menyegarkan diri dari ke penatan ku beberapa hari ini gagara-gara masalah ini.
Membuat ku pusing bukan cuma di kantor aku di omongin tapi juga grof khusus karyawan.
Aku bener-benar bingung haru bagaimana.
__ADS_1
Setelah mandi dan persiapan tidur sudah selesai aku pun merebahkan tubuh ke kasur.