
"Ya aku bilang maknya cari pacar biar nga kesepian"
"Terus"
"Katanya dia nga kesepian karna ada David"
"Apa David, ada hubungan apa Mila sama David?"
"Katanya mila sih dekat karna mereka to sering chetingan terus kalau jam makan siang di kantor mereka sering makan berdua kayanya lagi pdkt gitu"
"Ya ampun,tapi mereka cocok sih sayang"jawab Bima sambil tertawa.
"Iya kita doain ya semoga mereka cepet jadian"ucapku.
"Iya sayang"
karna membahas tentang mila, membuat kami tertawa terus menerus sehingga membuat perut kami sakit.
"Nis"
"Iya"
"Kamu lapar nga?"
"Lapar sih Bim apalagi abis ngetawain mila"ucapku sambil mengusap air mata yang keluar akibat tertawa.
"Yaudah biar saya buatkan makanan ya"
"Nga usah biar aku aja"
"Emang kamu bisa masak?"
"Yahh kamu ngeremehin aku"
"Nga sayang,saya kan cuma tanya"
"Yaudah kamu mandi dulu ya biar aku yang nyiapin masakan"ucapku sambil beranjak pergi menuju dapur.
Sesampai nya di dapur aku membuka lemari es di dalam nya banyak banget sayur,ikan,buah Mbah kan kue.
"Wahhh gini ya isi kulkas nya orang kaya"gumamku sambil memilih bahan-bahan untuk ku masak.
"Non"ucap Art nya Bima.
__ADS_1
"Iya bi"
"Nona cari apa?"
"Nga ada bi saya hanya cari baha-bahan buat di masak aja"
"Mau bibi bantuin?"
"Boleh bi,makasih ya"
"Iya non"
"Nona mau masak apa biar bibi cari bahan nya dan membersihkan nya?"
"Eemmm bi,bima suka nya apa?"
"Tuan muda biasanya suka masakan yang bercita rasa pedas contoh nya seblak"
"Hah bima suka seblak?"
"Iya non"
"CEO Bima suka Seblak bi?"
"Makin sayang deh aku sama bima bi heheh"
"Nona adalah perempuan pertama yang tuan muda bawa ke rumah non"
"Ooh ya berarti bener dong kata Bima bahwa dia nga pernah pacaran selama ini"batinku.
"Non jadi mau masak apa?"
"Eehhh iya bi seblak aja kalau gitu,saya minta tolong sediakan bahan-bahan nya ya?
"Iya non"
Setelah itu aku pun memasak seblak tentu saja dengan mengikuti instruksi dari bibi art di rumah ini.
"Huh akhirnya selesai juga"ucapku sambil menaruh dua mangkuk seblak di atas meja makan.
"Makasih ya bi udah bantuin aku"ucapku pada bibi yang terlihat sibuk membersihkan bekas memasak tadi
"Iya non sama-sama kalau gitu bibi pergi dulu ya selamat menikmati non"
__ADS_1
"Iya bi"
Setelah menyediakan makanan aku pun berjalan menuju kamar untuk memanggil Bima.
"Bim ayo turun kita makan dulu"
"Bentar sayang"
"Ngapain sih kamu?"
"Ini lagi beresin berkas bentar"
"Entar aja beresin itu ayo makan dulu nanti dingin nga enak loh"
"Iya ayo"
"Ayo"
"Bentar sayang"
"Apalagi Bim?"
"Sini deh bentar"
"Ngapain?"tanya ku sambil mendekat pada bima.
"Sayang"ucap bima yang lagsung menarik ku ke dalam pelukannya.
"Kenapa sih sayang?"
"Saya bahagia banget bisa dapaetin kamu"
"Aku juga"ucapku pada Bima
"Sayang janji jangan pernah nakal kalau saya pergi nanti".
"Ya nga akan lah Bim"
"Janji?"
"Janji sayang"
"Meskipun seandainya nanti saya nga ada kabar apakah kamu akan tetap menunggu saya kembali?"
__ADS_1