CINTA TERPENDAM CEO UNTUK SEKERTARIS

CINTA TERPENDAM CEO UNTUK SEKERTARIS
BAB 51


__ADS_3

Aku merasa begitu bahagian 2 hari ini bersama Bima tapi waktu kami tingal 5 hari lagi sebelum Bima pergi.


Jujur aku begitu sedih ketika mengingat Bima akan pergi jauh dariku.


Tapi apa boleh buat kalau memang sudah kewajiban nya.


Tidak lama kemudian aku tertidur karna terlalu cape.


***********


Tidak terasa 1 Minggu kebersamaan Bima dan anis telah berakhir hari ini tiba saat nya untuk Bima pergi ke Amerika.


"Sayang"ucap anis sambil memeluk Bima yang sedang sibuk bersiap untuk pergi.


"Eemmmm"


"Kamu nga ada niat gitu buat batalin kepergian kamu?"


"Saya juga nga mau pergi anis tapi apa boleh buat"jawab Bima sambil membalikan badan menghadap ke anis.


"Jangan nakal di sana ya awas kamu!"


"Iya sayang"ucap Bima sambil mengecup kening gadis cantik itu.


"Janji ya?"


"Iya sayang saya janji,kamu juga jangan nakal disini awas kamu!"


"Iya sayang"


"Yaudah ayo"


"Ke mana?"


"Ke bandara lah sayang"

__ADS_1


"Males"


"Kamu nga mau anterin saya,saya mau pergi loh ini?"


"Aaaaaaaaaa nga mau di tinggal bimaaaa"ucapku sambil memeluk erat Bima.


"Sayang jangan gini dong saya jadi nga tega ningalin kamu"


"Hhhhhmmmmm"jawab anis dengan bibir yang mengerucut ke depan.


"Sayang nanti kalau saya pulang kan kita bakal nikah kan jadi kamu nga usah sedih"


"Tapi kamu lama di sana Bim"


"Nga lama sayang,saya janji"


"Yaudah ayo kita ke bandara nanti kamu ketinggalan pesawat lagi"


Sesampai nya di bandara terlihat bahwa sudah ada tante cinta dan om Rama yang menunggu untuk megantarkan Bima.


"Hati-hati ya bim di sana"ucap tante cinta.


"Jaga kesehatan,makan yang teratur"ucap om Rama.


"Iya pah,tapi Andre mana?"


"Nga ikut katanya nga enak badan"jawab tante cinta.


"Gimana sih adik nya mau pergi jua"


Setelah menunggu 20 menit akhirnya pesawat yang akan di tumpangi Bima akan berangkat.


"Mah,pah tolong jagain calon istri Bima ya"ucap Bima sambil senyum ke arah ku.


"Iya Bim tenang aja"jawab om Rama.

__ADS_1


"Sayang kamu kalau butuh apa-apa tingal bilang ke david ya atau ke papah,mamah saya"


"Iya Bim"


"Hati-hati ya sayang kalau udah sampe kasih kabar ke mamah"ucap tante cinta sambil mencium dan memeluk Bima.


"Hati-hati Bim"ucapku dengan mata yang berkaca-kaca.


"Iya sayang,udah jangan nangis lagi"jawab Bima sambil menarik ku masuk ke dalam pelukan nya.


"Udah sana berangkat nanti ketinggalan pesawat"ucap om Rama.


Aku hanya bisa memandang Bima yang perlahan-lahan mulai tidak kelihatan lagi.


"Anis"ucap tante cinta yang mengagetkan ku.


"Eh iya tante"


"Udah jangan nangis lagi ya sayang Bima nga lama kok"ucap tante cinta sambil memeluk ku.


Tanpa sadar Ternyata aku meneteskan air mata ketika melihat Bima berlalu pergi.


"Iya tante"Jawab ku sambil membalas pelukan tante cinta.


"Ayo pulang"ucap om Rama.


Ketika pulang aku merasa sunyi sendiri di rumah Bima.


"Non anis apakah masih tinggal disini biar bibi rapikan kamar nya lagsung?"


"Nga bi saya mau pulang aja"


"Kenapa nga tinggal disini dulu non?"


"Nga bi saya mau pulang aja saya nga sangup kalau harus mengingat kenangan 1 minggu di rumah ini"ucapku sambil meneteskan air mata.

__ADS_1


"Non nga usah sedih ya tuan Bima cuma sebentar aja kok"


MAKASIH 🥰


__ADS_2