
"Kalau kata dokter minimal 1 bulan kalau Maksimal nya 3 bulan"
"Bim lama banget"jawab ku dengan wajah yang cemberut.
"Saya juga nga mau nis tau gimana lagi nga ada pilihan lain"
"Terus yang handle perusahaan disini siapa kalau kamu pergi?"
"Masih ada papah sama David nis"
"Kenapa nga papah kamu aja sih yang ke Amerika?"
"Ya nga bisa dong sayang kan papah sibuk juga ngurus urusan lain"ucap Bima sambil menarik ku ke pelukan nya.
"Yaudah kalau gitu suruh David aja"
"Apalagi David sayang dia nga pernah jadi CEO"ucap Bima dengan tertawa kecil.
"Aku nga mau di tinggal Bim"ucapku sambil merengek-rengek seperti anak kecil.
"Sayang hey saya hanya pergi bentar aja nga lama kok"ucap Bima sambil mengusap rambut ku.
"Nga lama apa,itu lama Bim"
"Terus gimana?"
"Ya nga Taulah"
__ADS_1
"Sama aku juga nga tau"jawab Bima dengan senyum.
"Iiihhh kok kamu keliatan seneng gitu sih padahal kamu kan mau ninggalin aku Bim"
"Siapa yang senyum sih sayang"jawab Bima dengan senyum yang semakin melebar.
"Iihhh to kan kamu malah tambah senyum, jangan-jangan kamu boong ya,kamu bilang karna kerjaan padahal kamu mau ketemu cewe lain kan?"ucapku dengan kesal sambil melepas pelukan Bima.
"Hey ngomong apa sih kamu,saya ke sana karna kerja Anis, bukannya ketemu cewe lain"jawab Bima sambil memegangi tangan Ku.
"Terus kenapa kamu kaya bahagia gitu?"
"Saya nga bahagia sayang,saya senyum karna melihat tingkah kamu"
"Memang nya tingkah aku gimana?"
"Iiiihhh Bim aku sedih tau kamu mau pergi aku kan nga mau di tinggal"
"Saya baru tau kalau ternyata kamu bisa semanja ini sayang"
"Iiiihhh aku nga mau di tinggal pokoknya nga mau, nga mau, nga mau"ucapku dengan bibir yang cemberut.
"Yaudah kalau gitu kamu ikut gimana?"
"Aku pengen Bim tapi ayah gimana,aku kan harus menjenguk ayah setiap hari libur"ucapku dengan sedih.
"Yaudah terus gimana kamu masih ngelarang saya pergi,kalau saya nga pergi nanti perusahaan yang di Amerika bisa bangkrut loh sayang?"
__ADS_1
"Iihh nyebelin"
"Udah-udah sini peluk"ucap Bima sambil memeluk ku lagi.
"Gini deh sebelum saya pergi gimana kalau kamu tingal di rumah saya buat ngabisin waktu"
"Memang nya nga papa?"
"Nga papa dong sayang kan itu rumah saya siapa yang mau ngelarang kamu tinggal di sana lagian kan nanti kamu juga yang akan jadi ratu di rumah itu"
"Yaudah kalau gitu aku mau tapi kita ke kos aku dulu ae buat ngambil barang-barang aku"
"Nga usah sayang kan semua kebutuhan kamu udah ada di rumah saya"
"Oohhh iya lupa yaudah kalau gitu lagsung ke rumah kamu aja"
"Eeehhhh bentar gimana kalau gitu ke rumah orang tua kamu dulu Anis sebelum saya pergi saya mau menjenguk ayah kamu"
"Iya yaudah ayo kita ke rumah ayah dan ibuku"
"Yaudah ayo"
"Ya ayo Bim apa sih"
"Gimana mau gerak sayang kalau kamu masih meluk saya"
"Gendong"
__ADS_1
"Ya ampun beberapa hari ini kamu suka banget meluk saya ya sampai nga mau lepas gini"