
Aku berteriak meminta tolong namun Kaka tidak bisa menolong ku sendirian dia berteriak meminta bantuan tapi karna jarak rumah nenek dan tempat kami bermain terlalu jauh, papah dan mamah tidak bisa mendengar teriakan kami.
Tidak lama kemudia ada anak perempuan yang datang.
"Ada apa"tanya anak perempuan itu.
"Tolong tolong adikkkk ku tolongg hikss hikksss"Kaka ku berucap sambil sesenggukan menangis
Dan perempuan itu pun berlari aku pikir dia kabur karna ketakutan juga ternyata di kembali lagi dengan membawa tali.
"Ini pegang ini ayo cepat"di mengulurkan tali itu, aku meliat wajah nya yg begitu cantik dan rambut panjang terurai.
"Baiklah hiiikkssss hiiiikkksss"sahut ku sambil menangis.
"Ayo tarik"ucap nya kepada Kaka ku.
"Ayo 1 2 3 taaaarrrriiiikkkkkkkk"teriakan Kaka dan anak gadis itu.
Dan akhirnya nya aku berhasil di selamatkan berkat pertolongan gadis itu.
Ku liat tangan dan kaki nya terluka entah kenapa mungkin karna menolong ku.
"Terrr....iiimmmaa kasih" ucap ku sambil masih menangis namun sudah aga sedikit tenang.
"Sama-sama tapi Kalian kenapa main di pinggir jurang bahaya tauuu"ucap anak perempuan itu.
__ADS_1
"Kami tidak tau kalau ada jurang disitu" sahut Kaka.
Setelah keadaan tenang dan Kaka kembali ke rumah nenek untuk memanggil papah dan mamah aku pun mulai berbicara dengan anak perempuan itu.
"Siapa nama mu"?tanya ku kepada nya.
"Nama ku anisaa kau bisa memanggilku ku Anis"sahut nya dengan suara yang begitu lembut
"Apakah kau tinggal di desa ini"?
"Iya aku tinggal disini"
"Oh iya perkenalkan nama ku Bima dan cowo tadi Kaka ku nama nya andre"
"Oh iya kalian dari mana aku kok baru meliat kaliat disini"tanya anak perempuan itu dengan heran
"Ooohhh berarti nga akan ketemu lagi ya"sahut anak perempuan itu dengan raut wajah sedih.
"Tidaakk nanti kalau aku ke sini lagi aku akan menemui mu kembali"
"Benarkah apakah kau serius"?tanya gadis itu dengan antusias
"Iya benar"
Dan kami pun saling berjanji dengan jari kelingking yang di selipkan.
__ADS_1
"Nih buat kamu biar kamu gampang nanti cari aku"di sodorkan nya kalung yang liontin nya berbentuk love dan isinya adalah foto diri nya.
"Baiklah"aku mengambil kalung itu dan berinisiatif memberikan sesuatu juga pada nya.
"Nih gelang ku, jadi kalau kita ketemu kita bisa saling memperlihatkan benda benda ini agar saling mengenali"ucap ku sambil senyum.
Dan di balas senyum manis Anis.
Dari hari itu aku sudah menyukai anak perempuan itu dan berjanji akan bisa menikahi nya suatu hari nanti.
Setelah 5 bulan aku kembali lagi ke desa itu namun aku tidak menemukan perempuan itu.
Karna sudah lelah mencari aku pun meminta bantuan pak Joko,pak Joko adalah orang kepercayaan papah.
"Pak tolong Carikan wanita yg punya kalung ini"ucapku pada pak Joko.
"Siapa memang nya wanita yang punya kalung ini tuan muda"?tanya pak Joko penasaran.
Dan aku pun menceritakan semuanya kepada pak Joko.
"Baik tuan akan saya laksanakan"ucap pak Joko dan lagsung berlalu pergi.
Setelah 1 Minggu pencarian pak Joko akhir nya memberi kabar pada ku yang di mana posisi ku waktu itu sudah pulang lagi ke kota sedangkan pak Joko masih di desa mencari keberadaan wanita itu.
"Begini tuan muda wanita yg tuan muda cari nama nya anisaa dia sudah pindah 1 bulan yang lalu ke desa ayah nya"
__ADS_1
Aku berpikir sejenak kalau aku ingin datang ke rumah nya aku takut tidak di izinkan papah dan mamah lagi pula jarak ke desa nya pun sangat jauh dan akhir nya aku memutuskan untuk menyuruh pak Joko melakukan sesuatu.