CINTA TERPENDAM CEO UNTUK SEKERTARIS

CINTA TERPENDAM CEO UNTUK SEKERTARIS
BAB 17


__ADS_3

"Hey kenapa mau mau menangis,tenanglah sayang aku tidak marah padamu dan aku berjanji akan merahasiakan semua ini sampai kau siap terbuka pada orng-orang"ucap Bima sambil memeggang pipi ku dan menenagkanku.


"Maaf kan aku Bim,aku belum bisa mempublish hubungan kita"ucapku pada bima.


"Tidak masalah sayang yang terpenting Bagiku adalah kebahagian mu"jawab Bima dengan tersenyum.


**************


POV BIMA


"Sayang nanti pulang aku antar ya"ku tulis pesan whatsapp pada anis.


"Nga usah Bim kan aku bawa mobil"balasan pesan dari anis.


"Tidak masalah aku akan mengikuti mu dari belakang"balas ku lgi pada anis.


"Baiklah"jawaban pesan dari anis.


Sesampai nya di parkiraan aku dan anis menaiki mobil masing-masing, seperti yang sudah ku janjikan pada anis aku akan mengantar nya pulang.


Aku pun mengitu mobil anis dari belakang sampai ke depan kosan nya.


"Bim aku masuk ya"ucap anis padaku sambil senyum.


"Hhhmmm masuk lah"jawab ku dengan senyum.


"Anis tunggu"ucapku pada anis.


"Iya ada apa Bim?"tanya anis.


Aku pun medekati anis dan cup satu ciuman mendarat di kening nya.


Setelah aku mencium kening anis dia terlihat tersipu Malu wajah nya memerah.

__ADS_1


"Ada apa kenapa kamu tersipu seperti itu?"tanya ku pada anis.


"Ti_daak aku tidak Malu aku hanya terkejut karna kau tiba-tiba mencium kening ku Bim"ucap anis memberi alasan padahal aku tau dia sedang tersipu Malu.


"Denger ya sayang aku akan mencium kening mu setiap hari"


"See_tiap hari,tapi kenapa nanti kalau orang kantor liat gimana?"tanya anis.


"Tidak masalah aku bisa mencium mu ketika di ruangan ku"


"Ta_pii Bim"


"Nga ada tapi tapian oke sayang"


"Baiklah"


"Ya sekarang masuk lah dan istrirahat"


"Ehem"jawab anis sambil membalikan badan nya.


Seperti yang di film-film drakor itu yang katanya saranghe hehe.


Aku pun dengan Malu membalas itu dengan gerakan yang sama.


Ya ampun dasar gadis ku ini ada-ada saja kelakukan nya yang membuat ku Malu.


************


Setelah sampai di rumah aku lagsung ke kamar dan mandi untuk membersihkan tubuh.


Setelah mandi aku lagsung melihat kalung yang di berikan anis pada ku di waktu kecil dulu.


"Huuhhh entah kapan aku bisa memberitahukan mu anis bahwa aku adalah anak lelaki yang kau tolong dulu"ucap ku sambil merebahkan diri di kasur.

__ADS_1


Aku bingung kapan bisa mengatakan nya padahal yakin anis pasti juga akan senang kalau dia tau aku anak lelaki yang di tolong dulu.


Tapi nanti saja lah dulu memberitahukan dia kami baru saja menjalani hubungan aku tidak ingin membahas ini dulu.


Setelah melamun beberapa lama aku pun tertidur.


**********


POV ANIS


Pagi jam 05:50 aku bangun dari tidur dan langsung mandi serta bersiap-siap untuk ke kantor.


Setelah semua persiapan selesai aku lagsung keluar rumah untuk berangkat tapi tiba-tiba aku di kagetkan dengan suara klason mobil dan ternyata itu adalah Bima.


"Anis kamu ikut mobil saya saja"ucap cuma sambil berteriak dari dalam mobil nya.


"Nga usah Bim kan saya ada mobil"


"udah masuk aja ayo"


"Yaudah deh.


Saat aku dan Bima sedang di perjalanan banyak percakapan yang kami lakukan tidak seperti dulu yang hanya diam.


Rasanya masih belum percaya sekarang Bima benar-benar berbeda.


Tidak terasa kami sampai di depan kantor aku dan Bima masuk berasamaan ke dalam kantor tidak ada yang aneh bagi semua staff kantor.


melihat kami selalu berdua karna bagi mereka itu wajar hubungan antara CEO dan sekertaris.


setelah sampai di ruangan akupun mulai bekerja.


"Tok_tok_tok"suara orang mengetuk pintu dari luar.

__ADS_1


"Masuk"titahku.


"Hay nis"ucap mila.


__ADS_2