
Aku pun duduk di sofa dengan menaruh leptop dan berkas di meja dekat sofa.
"Udah sini sayang kamu rebahan kepala kamu taruh di paha saya"
"Hhhmmm yaudah"
"Nah kalau gini kan kamu bisa manja-manja sama saya dan saya masih bisa kerja"ucapku sambil membuka leptop dan memulai pekerjaan lagi.
Setelah beberapa lama tidak terdengar lagi suara anis sepertinya dia sudah tidur.
Karna paha dan kaki ku sudah kram akhirnya ku ambilkan bantal untuk anis dan menaruh kepala nya di atas bantal.
Aku pindah ke meja kerja lagi buat lanjutin kerjaan karna masih banyak banget.
Jam sudah menunjukkan 01.50 malam akhirnya kerjaan ku selesai.
Setelah semua ku bereskan aku berniat ingin membangunkan anis tapi aku kasian melihat wajah cape nya.
"Kasian banget kamu sayang banyak banget beban yang kamu pikul selama ini"ucapku dengan pekan sambil menatap wajah anis yang begitu cantik.
"Saya nga tega bangunin kamu sayang yaudah di gendong ajalah"
Akupun mengendong anis untuk membawa nya ke mobil.
Aku ingin mengantar kan nya pulang ke kos tapi kasian kalau nanti dia ke bangun dan cari aku, tapi nga ada di samping nya nanti anis bisa sedih.
"Yaudah bawa pulang ke rumah ku ajalah"ucapku sambil melajukan mobil.
__ADS_1
Sesampai nya di rumah seperti tadi aku mengendong anis lagi untuk menaruh nya ke kamar.
Setelah menaruh anis di kamar aku bergegas mandi dan bersih bersih diri.
Ritual mandi pun selesai aku sebenarnya bingung harus tidur di samping anis atau tidur di kamar lain.
Kalau tidur di kamar lain nanti anis akan mencariku.
Jadi aku memutuskan untuk tidur di samping anis.
Pukul 06.40 pagi aku terbangun dari tidur karna cahaya silau matahari yang mengenai wajah ku.
Ku lihat anis masih nyeyak tidur aku tidak tega membangunkan nya jadi ku biarakan saja.
Aku pun bergegas untuk mandi dan bersiap-siap.
*****************
"Eeeeeeemmmmmmmm hhhuuuaaammmm" aku terbangun dari tidur.
"Astaga aku di mana ini"teriak ku kaget karna tiba-tiba berada di kamar yang serba mewah ini.
"Kamar siapa ini Bima kamu di mana aku di mana"teriak ku dengan panik.
"Sayang hey sayang kenapa?"ucap Bima yang muncul dari kamar mandi.
"Bim ini di mana?"tanya ku dengan bingung.
__ADS_1
"Di kamar ku sayang"
"Aap_aaa kamar kamu"aku celingak celinguk melihat isi ruangan ini.
"Iya sayang udah mandi sana siap siap"ucap Bima padaku.
"Bim"
"Hhhmmm"
"Kamu ngapain aku tadi malam?"tanya ku pada Bima karna aku takut dia ngapa ngapain karna kami tidur se kamar.
"unboxing sayang"jawab Bima sambil memdekatkan wajah nya dan tersenyum.
"Apaan sih Bim serius iiih"jawab ku dengan kesal.
"Santai sayang pagi-pagi gini jangan marah-marah nanti cepat tua, saya becanda sayang kita nga ngapa ngapain kok cuma tidur aja"
"Ooohh syukur"jawab ku lega.
"Kenapa sayang, kamu pikir saya akan menodai kamu sebelum menikah?"
"Ya nga kan cuma takut aja Bim"
"Tenang sayang saya bukan laki-laki yang brengsek seperti itu saya tidak akan macam-macam sebelum menikahi kamu"
"Iya sayang aku tau kamu laki-laki yang paling baikkkk"
__ADS_1
"Bisa aja kamu,yaudah mandi sana"
"Tapi aku nga ada baju Bim"