
Happy Reading!!!
------------------------###---------------------
“Dia hanya memberiku jawaban terserah padaku dan menghargai keputusanku” jawab Azzahra.
“Kamu serius, memangnya Athariz bilang apa?” tanya Inayah
“Iya dia bilang apa?” tanya Nissa
“Kalian kepo amat sih” sahut Azzahra.
“Bukan kepo Cuma penasaran aja, ya kan Na” ucap Nissa menatap Inayah, dan ia menyetujui.
“Sama saja itu” sahut Azzahra yang cekikikan.
“Ya udah terserah kamu, sesuka kamu ayo ceritakan?” sahut Nissa penasaran.
“Dia mengatakan ‘jika kita memang diciptakan untuk satu sama lain maka kita akan disatukan, apapun rintangan dan halangan yang terjadi, dan apabila kita ditakdirkan untuk bersama maka jika ada seorang pemuda yang berusaha merebutmu dan memperjuangkanmu maka itu hanya sia-sia, akan tetapi jika kita tak ditakdirkan untuk bersama, dia berusaha ikhlas menerimanya dan turut bahagia untukku’ katanya ” Ucap Azzahra yang membuat sahabatnya terharu.
“Subhanallah Zza” ucap Inayah yang kagum pada Athariz.
__ADS_1
“Luar biasa Zza” ucap Nissa yang juga kagum pada Athariz.
“Apa, Kenapa??” tanya Azzahra yang kebingungan pada sahabatnya itu.
“Apakah kau akan melepas pemuda seperti itu?” tanya Inayah
"Jika kau melepasnya, maka aku dan Ina akan berusaha mendekatinya" sahut Nissa cekikikan dan mencoba melihat reaksi sahabatnya itu.
"Janganlah, masa kalian tega makan sahabat sendiri" jawab Azzahra lesu dan marah.
“Jika kau melepaskannya, betapa beruntungnya gadis yang akan menjadi istrinya kelak” sahut Nissa yang membayangkannya.
Namun, Azzahra hanya diam dan tak menjawab pertanyaan sahabatnya itu. Dan masih memikirkan perkataan Dzikra yang akan berusaha menyakiti Athariz.
“Azzahra kami sebagai sahabatmu hanya ingin kebahagiaanmu dan senyum tawamu, kami tak memaksa hatimu karna kau yang akan menjalaninya, dan kami hanya mengutarakan penilaian dari sudut pandang kami, semua keputusan ada di kamu pilihan sesuai apa yang hatimu katakan” ucap Inayah yang menatap Azzahra.
“Dan jangan lupa Azzahra, kau dan Athariz sudah berjuang bertahun-tahun dari sebelum mendapat restu, hingga akhirnya mendapatkannya” sahut Nissa yang menatap Azzahra dan memegang tangannya.
“Dan satu lagi Zza, coba kau pahami dari sudut pandang kedua orangtuamu, mereka juga hanya ingin kebahagiaanmu dan masa depanmu” sahut lagi Inayah.
Flashback On
__ADS_1
Azzahra bercerita pada Inayah dan Nissa tentang pendapat kedua orang tuanya pada Dzikra.
Bahwa mereka tak mengizikan Dzikra untuk berkunjung kerumah, mengajak Azzahra pergi, Mengantar-jemputnya dll.
Azzahra berfikir jika kedua orang tuanya tak suka pada Dzikra dan melarangnya berteman padanya. Padahal semua itu salah Azzahra tak memahami apa yang dikatakan orang tuanya, dan mengambil ke kesimpulan bahwa mereka memaksa melarangnya untuk tak berteman pada Dzikra.
Namun, saat itu para sahabatnya mencoba menjelaskan pada Azzahra juga tapi sia-sia karna saat itu Azzahra sudah diselimuti kemarahan pada orang tuanya.
Flashback Off
“Zza sekarang kau memahami apa maksud perkataan dari orang tuamu bukan, yang saat itu mereka berkata ‘ayah tak melarangmu berteman dengan siapapun akan tetapi dia harus bersikap seperti seorang teman dan tak melebihi dari seorang teman kau pun juga anakku’ apa kau ingat, bahkan aku yang hanya kau ceritakan saja masih ku ingat?” tanya Inayah pada Azzahra dan jawab anggukan Azzahra.
“Bahkan ayahmu saja sudah memperingatkanmu untuk menjalin hubungan tak melebihi seorang teman, karna kau itu terlalu baik Zza, dan kau memiliki sifat yang tega jika melihat orang lain kesusahan ingin sekali kau membantunya, dan akhirnya lihat sekarang?” tanya Nissa yang masih menatap sahabatnya itu.
“Kau terjerat dengan kebaikan mu sendiri, ia aku tau awalnya kau hanya membantunya sebagai seorang teman, akan tetapi lama- kelamaan rasa pertemanan itu akan berubah Zza dengan sering bertemu, bicara, jalan, antar jemput, maen, berkunjung dan sebagainya. Dan saat itu tiba kau pun sama tak menyadarinya!!”
Apakah azzahra akan menyadari perkatan sahabatnya atau malah marah pada sahabatnya...
-----------**-----------
Tunggu kelanjutannya...
__ADS_1
Note: Mohon Maaf jika bahasa dan penulisan kurang rapi. Selamat membaca jangan lupa vote, like dan comentnya😊 terimakasih