
Flashback On
Awal masuk Universitas aku mendaftarkan diri melalui online. Hari test pun tiba. Dan akhirnya aku diterima di universitaa tunas bangsa. Hari demi hari kegiatan OSPEK hampir selesai ini hari terakhir.
“Capek, panas lagi” ucap Inayah dengan mengipas-ipaskan tangan didepan mukanya agar dapat mengurangi rasa kepanasan nya.
“Laper juga aku” sahut Nissa dengan nada lelahnya.
“Iya, ini kan udah jam istirahat, ke kantin yuk cari yang seger-seger tapi aku ke toilet dulu” ucapku menatap mereka bergantian. Dan mereka menganggukan kepala pertanda mereka menyetujuinya.
Setelahnya kami menuju ke kantin kampus, saat kami akan masuk ke kantin tak sengaja aku menabrak seorang pemuda.
“Maaf...” ucap Azzahra spontan dan menatap pemuda itu.
Tak disangka ia adalah salah satu anggota BEM di kampus itu, yang mengarahkan dan menjelaskan ke kami peraturan dan kebiasaan kampus.
__ADS_1
“Tidak papa, ku juga minta maaf aku tidak melihat-lihat saat berjalan karna fokus dengan Layar Hp ku” jawabnya yang menatapku. Hanya ku balas dengan senyuman dan kami permisi untuk pergi.
Waktu menunjukkan jam 04.00 WIB waktunya pulang dan ditambah kegiatan OSPEK sudah berakhir. Selanjutnya Kami fokus mempersiapkan kuliah. Kemudian bergegas menuju parkiran tak disangka kami bertemu dengan pemuda yang ku tabrak dikantin dan dia bersama temannya.
“Kakak” ucap Nissa dan berfikir itukah orang tadi yang ditabrak Azzahra dan dia pun menoleh dan mengingat kejadian tadi.
“Owh.. kalian yang dikantin tadi ya” sahutnya yang menatap kami bergantian.
“Iya kak, bener” jawabnya dan Nissa terpana dengan ke tampan kakak itu. Kemudian dia mengulurkan tangannya dan bemaksud berkenalan dengan kami.
“Saya Nissa, mereka sahabatku Inayah, dan yang manis itu Azzahra” sambil menunjukkan nya dengan senyuman.
“Salam kenal kak” ucapku dan Inayah barengan dan menatap ke arahnya dan bergantian menatap teman Dzikra.
Kemudian setelah perkenalan tak disangka kami selalu bertemu mungkin karna kami satu universitas. Saat kami bertemu tak lupa kami saling menyapa dan mulai lah dia mencuri pandang dengan azzahra bukan hanya sekali, tapi tanpa azzahra mengetahui nya.
__ADS_1
Flashback Off
Dan tibalah kami bertiga mulai mengikuti dan aktif dalam kegiatan BEM (Badan Ekslusif Mahasiswa), tapi dengan kegiatan ini kami harus pandai mengatur jadwal antara kuliah dan BEM. Sejak 1 tahun lalu kami menjadi anggota BEM di Universitas Tunas Bangsa.
“Kenapa Athariz tidak menghubungi ku sejak semalem” ucap Azzahra dengan kesel sambil memandang layar ponselnya .
Tiba-tiba ada yang menepuk pundak ku dan aku pun kaget di buatnya.
“Nungguin kabar dari si doi ya” sahutnya sambil meledek dan tertawa bahagia, awalnya Nissa hanya mengajak Azzahra bercanda. Tetapi saat ia memandang wajah sahabatnya itu ia langsung berubah.
“Kenapa Zza, Athariz lagi ya” ucap Nissa yang paham dengan ekspresi wajah sahabat nya itu. Kemudian hanya dibalas anggukan kepala dan ia terlihat sedih dan ia langsung memasukan ponselnya ke sakunya.
“Sudahlah, ntar dia juga nyariin kamu kalau kamu nggak ada kabar, mungkin dia lagi sibuk positif thinking” sahut Inayah yang mencoba menghibur dan mengalihkan pikiran Azzahra.
“Iya makasih ya girls, kalian selalu ada saat aku butuhkan” ucap Azzahra dan mereka berpelukan, tanpa di sadari ada sepasang mata yang dari tadi memperhatikan kami.
__ADS_1
Note : mohon maaf jika bahasa dan penulisan kurang rapi dan jangan lupa share, like, dan coment nya😊 terimakasih