
Kegiatan demi kegiatan berjalan lancar, dan aku meminta izin untuk masuk kelas tak lupa pamit pada kedua sahabatku itu. Saat aku berjalan menuju kelas tiba-tiba ada bunyi notif dari ponsel ku “ting” aku pun mengambilnya dari sakuku. Dan tak ku sangka ada pesan masuk dari seorang yang tunggu-tunggu dan aku pun tersenyum gembira.
📩 “ Maaf sayang, seharian aku nggak ngabarin, aku sibuk dengan tugas kuliah ku dan dari semalem aku nglembur, dan ini sudah agak lumayan berkurang, aku belain ngirim pesan ke sayang pasti kamu khawatir dan marah, maaf ya sayang😘😘” pesan dari Athariz dan aku pun melonjak kegirangan dan tersenyum lebar.
✉ “Iya kakakku, tadinya sih marah tapi ya sudahlah yang penting kakak udah kabarin, jaga kesehatan dan jangan lupa makan sesibuk apapun, aku selalu mengunggu kabarmu kak 🤗😊” ku balas dengan senyum lebar di wajahku.
📩 “ Iya makin sayang ke sayang, yang rajin kuliahnya dan jangan marah-marah ntar cepet tua lo 😊” balas Athariz yang membuatku lebih tersenyum lebar.
✉ “Kalau aku cepet tua, itu salah kakak karna kakak yang buat aku selalu marah-marah dan khawatir😔” kubalas dan tersenyum dan tertawa cekikikan sendiri.
__ADS_1
Akupun meneruskan jalanku menuju kekelas sambil menatap layar ponselku dan menunggu balasan dari Athariz. Tak ia ketahui bahwa ada seorang yang mengikutinya sampai ia melihat Azzahra tersenyum-senyum sendiri, ia berfikir pasti itu pesan dari kekasihnya.
“Aku akan berusaha mendapatkan hatimu Raida Azzahra” gerutu pemuda itu yang cemburu pada pemuda yang mengirim pesan ke Azzahra dan ia adalah Dzikra.
Tibalah aku didepan kelasku, kan aku pun langsung menuju ke tempat duduk ku, dan aku pun masih membalas pesan dari kak Atharis. Kemudian dosen masuk dan aku menghentikan aksi menatap layar ponsel ku dan buat mode silent agar aku fokus pada mata kuliah.
Setelah jam selesai aku pun bergegas menuju kantin, pasti Nissa dan Inayah juga ada disana.
“Waalaikumsalam Zza” sahut ke dua gadis itu dan menatap Azzahra penuh dengan pertanyaan.
__ADS_1
“Itu senyum lebar banget, habis ketemu personil BTS yah” ucap Inayah yang meledek dan cekikikan, mereka penggemar BTS, grup band yang naik daun itu yang berasal Korea Selatan.
Kemudian kami pun tertawa dan tersenyum bersama. Mereka memahami ku tanpa aku mengatakannya.
“Gimana semua baik-baik saja kan, apa dia udah memberi kabar ” ucap Inayah yang sedikit penasaran dengan senyum gembira dari sahabatnya itu, karna dari tadi pagi Azzahra terlihat kurang semangat dan khawatir. Nissa pun menatap ku yang juga penasaran dengan jawabanku.
Tanpa aku mengucapkan sepatah katapun dan aku hanya memberi isyarat menganggukan kepala, mereka langsung berlari ke arahku dan memelukku, aku pun kaget dan membalas pelukan mereka.
“Sudahlah lepas, banyak yang lihatin kita tuh” sahut Azzahra yang melihat sekeliling mereka menatap kami yang berpelukan. Tak lama mereka pun melepas dan duduk kembali di tempatnya.
__ADS_1
Tunggu kelanjutannya.....
Note: mohon maaf bahasa dan penulisan kurang rapi, jangan lupa share, like, vote sebanyak-banyaknya dan coment terima kasih