Cinta Yang Memilih

Cinta Yang Memilih
XXI Siapa dia?


__ADS_3

Happy reading!!


_-----------_------------_------


“Gitu dong, kan tambah cantik!” sahut Azzahra yang senang melihat sahabatnya kembali tersenyum yang Sempat kesal karna kejadian di Mall tadi.


Mereka bertiga tertawa bersama dan menghabiskan es krim meraka dan sambil berbincang-bincang. Kemudian Azzahra beranjak dari kursinya menuju kasir untuk membayar tagihan.


“Mbak berapa tangihan kami?” tanya Azzahra yang mengambil dompet dari dalam tasnya.


“Meja No berapa Mbak?” Tanya Kasir itu.


“Oh maaf maaf saya lupa menyebut No Meja?” ucap Azzahra dengan senyumnya dan dibalas senyum oleh pelayan kasir.


“No 12 mbk!” jawab Azzahra dan dibalas anggukan Kasir itu.


“Sudah dibayar tangihan meja 12 mbak!” ucap pelayan Kasir itu. Dan membuat Azzahra terkejut dan melongo.


“Yang bener mbak?, siapa yang bayar?” tanya Azzahra yang masih terkejut itu.


“Iya mbak, terimaksih sudah datang di cafe kami, kami tunggu kedatangannya kembali” ucap pelayan Kasir itu akan tetapi dan tak didengar oleh Azzahra yang berjalan meninggalkannya dan menghampiri sahabatnya dan masih berfikir ‘siapa yang membayar tagihan kami padahal kami belum ada yang kemeja kasir?’ batin Azzahra yang heran.


Dan kemudian ia duduk di kursinya dan masih berfikir dan membuat kedua sahabatnya heran.

__ADS_1


“Kenapa Zza?” tanya Nissa yang heran dengan perubahan sahabatnya itu yang diam.


Namun tak ada jawaban yang keluar dari mulut Azzahra yang membuat mereka makin heran padanya.


“Azzahra, ada apa?” tanya Inayah lagi akan tetapi tak didengar oleh Azzahra lagi dan membuat mereka khawatir.


Kemudian Nissa menepuk pundak Azzahra, dan membuat Azzahra kaget dan langsung menatap mereka berdua bergantian.


“Iya, kalian mengatakan sesuatu?” tanya Azzahra yang bingung dan tak mendengarkan mereka.


“Kau kenapa, Ada apa, jangan buat kami khawatir??” tanya Nissa yang disertai anggukan Inayah pada Azzahra.


“Apa dari kalian ada yang membayar tangihan kita?” tanya Azzahra pada mereka yang membuat mereka terkejut.


“Maka dari itu, aku juga heran?” ucap Azzahra pada mereka yang membuat mereka terkejut.


“Maksudmu?” tanya Nissa yang penasaran.


“Tadi aku ke kasir, dan bertanya berapa tangihan kita, akan tetapi kata pelayan kasir, tangihan kita sudah dibayar!” jawab Azzahra yang berusaha menjelaskan pada mereka.


“Haaaa, Siapa yang bayar?” tanya Inayah yang terkejut.


“Aku tak tau, maka dari itu aku juga heran?” sahut Azzahra menatap Inayah.

__ADS_1


“Kau yang bayar Niss?” tanya Inayah lagi.


“Tidak, bukanya dari tadi aku bersama kalian yah!” jawab Nissa.


“Iya bener juga kata Nissa, kita bertiga bersama dan hanya kau yang pergi ke kasir” ucap Inayah menatap Azzahra dan langsung di anggukinya.


“Apa kau bertanya pada kasir itu, siapa yang membayar?” tanya Nissa lagi yang penasaran.


“Sudaah ta...” sebelum di lanjutkan Azzahra langsung dipotong oleh Nissa.


“Siapa?” tanya Nissa penasaran.


“Kamu tu kebiasaan motong perkataan orang sebelum orang itu menyelesaikannya” ucap Azzahra yang menatap Nissa dan hanya di balas senyum olehnya.


“Dia tidak mengatakan siapa, hanya bilang tangihan meja kita sudah dibayar gitu aja” ucap Azzahra lagi.


Kemudian mereka berfikir dan berfikir. Mereka penasaran siapa orangnya, apa salah satu penggemar kita, atau Dzikra atau malah Athariz. Yang membuat mereka diam dan menduga-duga siapa orang itu?


Siapakah orang yang membayar tagihan mereka??


---------------------------------------------------


Tunggu kelanjutannya.....

__ADS_1


Note : Mohon maaf jika bahasa dan penulisan kurang rapi. Selamat membaca dan jangan lupa like, vote dan komentarnya😊. Terimaksih


__ADS_2