
“Okey, aku bayar dulu?” ucap Inayah pergi.
Kemudian langsung berjalan menuju kekelas masing-masing kami.
“Sampai ketemu nanti?” ucap Azzahra pada Nissa yang akan masuk kekelasnya dan melambaikan tangan.
“Oke” ucap Nissa membalas dengan melambaikan tangan juga.
Kemudian Azzahra dan Inayah masih berjalan bersama.
“Zza?” tanya Inayah.
“Iya!” balas Azzahra
“Apa yang akan di ceritakan Nissa nanti?” tanya Inayah lagi.
“Mungkin tentang menghilangnya dia waktu istirahat tadi?” jawab Azzahra.
“Iyalah harus, atau apa mungkin Andre mengatakan sesuatu padanya?” tanya Inayah dan membuat Azzahra juga ikut kepikiran.
“Bisa jadi Na, kan dia bilang tadi bertemu dan pergi ketaman denganya?” kata Azzahra membuat Inayah tambah Kepo
(bahasa anak sekarang)
“Ih, jadi kepo aku Zza?” kata Inayah pengen tau.
“Sudahlah lupakan tentang itu dulu, kita fokus pada kuliah kita?” ucap Azzahra mengalihkan pikiran Inayah.
“Baiklah!” kata Inayah setuju.
Tibalah Azzahra didepan kelasnya kemudian ia melambaikan tangan pada Inayah yang berjalan terus menuju kelasnya dengan saling senyum.
#Inayah POV
“Inayah Azmi lupakan tentang Nissa dulu, fokuslah pada kuliahmu” gerutu Inayah pada dirinya.
“Semangat Inayah, kau pasti bisa?” gerutunya lagi.
Tiba-tiba ada seorang yang menepuk pundak Inayah dan sontak membuat Inayah kaget dan langsung berbalik menatap orang itu.
“Astaga!” ucap Inayah yang kaget
__ADS_1
“Maaf Na, jika aku Mengagetkanmu?” ucap seorang itu dan ia adalah Fina teman sekelas Inayah.
“Kamu itu kebiasaan, untung jantungku tak apa-apa, kalau sampai copot mau tanggung jawab, Haa?” Kata Inayah kesal.
“Lagian jalan sambil ngalamun, mana ku tau?” Ucap Fina cemberut dan hanya dibalas senyum oleh Inayah.
“Memangnya kau ngelamunin apa sih In?” tanya temannya itu penasaran.
“Kepoo?” Goda Inayah pada temannya itu.
“Ya udah, sebel aku ma kamu?” kata temennya itu kemudian berjalan lebih cepat meninggalkan Inayah.
“Hey Fin, tunggu!” ucap Inayah yang tinggalkan sendiri.
Tanpa menoleh ke belakang Fina hanya berjalan lurus menuju kekelas dan ia mengabaikan panggilan Inayah.
Kemudian Mereka sampai didepan kelas akan tetapi Fina masih marah pada Inayah.
“Fin?” panggil Inayah.
“Fina?” panggil Inayah meninggikan suaranya.
“Apa!” balas Fina ketus.
“Biarin!” ucap Fina masih ketus.
“Iya udah aku minta maaf oke, tadi aku memikirkan Nissa katanya dia tadi bertemu dengan orang yang membantuku pada saat motorku mogok waktu itu?” ucap Inayah menjelaskan pada temannya itu.
“Lalu, apa yang salah bukanya dia orang baik, kenapa sepertinya kau khawatir?”
“Itulah masalahnya, dia baik sih tapi entah mengapa setiap Nissa bertemu denganya dia selalu saja sial, oleh sebab itu saat aku tau dia bersamanya aku khawatir pasti terjadi sesuatu padanya?” kata Inayah mengkhawatirkan sahabatnya itu.
“Sial, maksutnya?” tanya Fina lagi.
“Pokoknya setiap Nissa bertemu dengannya dia mengalami kesialan dan ada aja yang membuat dia tejatuh atau tertabrak?” Ucap Inayah.
“Mungkin dia jodohnya, dan mereka harus bisa mengatasi kesialan itu?” ucap Fina senyum.
“Jodoh!” Ucap Inayah penuh penekanan.
Dan hanya diangguki oleh Fina teman kelas Inayah dan tibalah dosen dikelas dan kemudian belajar melupakan hal tadi sejenak dan fokus pada kuliahnya.
__ADS_1
2 jam berlalu...
Perkuliah selesai dan kami semua bersiap untuk pulang.
“Inayah aku duluan ya, udah dijemput kakak?” ucap Fina temannya itu berpamitan dan melambaikan tangan.
“Oke, hati-hati” kata Inayah dan melambaikan tangan.
Setelah Inayah selesai membereskan buku-bukunya dia langsung berjalan keluar menuju ke parkir untuk bertemu Azzahra dan Inayah karna mereka janjian bertemu disana.
“Aku ke perpustakaan dululah, ada buku yang harus ku kembalikan dan sekalian mencari buku yang ku butuhkan?” Ucap Inayah sendiri kemudian berjalan menuju kesana.
#Azzahra dan Nissa POV
Mereka menunggu Inayah dan sudah hampir 20 menit akan tetapi Inayah tiada tanda-tanda mucul.
“Kemana dia, ini udah hampir 20 menit?” ucap Nissa kesal.
“Ntah lah Niss, coba aku hubungi?” Ucap Azzahra membuka tas dan memanggilnya.
Beberapa menit Inayah di perpustakaan kemudian Ia langsung pergi ke parkiran.
“Itu di orangnya, keluar juga?” ucap Nissa melihat Inayah berjalan kearahnya.
“Kenapa kau meneleponku Zza?” tanya Inayah
“Karna kau lama, dari mana saja kau, kami lelah menunggumu, hampir 20 menit kami disini ?” kata Nissa kesal.
“Iya, maaf tadi aku ke perpustakaan sebentar?” jawab Inayah lembut.
“Ya udah, kita pulang?” Kata Azzahra senyum.
“Pulang, gimana dengan janji Nissa?” tanya Inayah lagi.
“Dirumah Azzahra aja, sekalian rebahan disana?” Ucap Nissa.
“Oke” Kata mereka bersama dan pulang menuju kerumah Azzahra.
****************************************
Tunggu kelanjutannya...
__ADS_1
Mohon maaf jika bahasa dan pemulisan kurang rapi. Selamat membaca dan jangan lupa bantu like, komentar dan Vote ya kakak-kakak biar authornya tambah semangat, dan sudah bantu vote author ucapin terimakasih dan yang belum ditunggu dan yang belum gabung ke grup langsung klik profil aku ya kak...