
Saat itu Azzahra langsung menatap ke arah yang ditujukan Inayah akan tetapi banyak pemuda disana dan ia bingung yang mana pemuda yang dimaksut Inayah.
“Yang mana, disana banyak pemuda pengujung cafe?” ucap Azaahra
“Yang duduk di pojok kanan belakang, dia sendirian!” sahut Inayah.
“Mana dia lo fokus ma ponselnya, mana mungkin memperhatikan kita!” tanya Azzahra yang melanjutkan makannya.
“Kamu tu ya Zza, Saat kau menatapnya pastilah dia memalingkan wajah?” sahut Inayah kesal.
“Ooo, oke aku akan coba perhatikan gerak geriknya?” ucap Azzahra.
“Kalian kenapa bicaranya bisik-bisik?” tanya Nissa.
Kemudian mereka menjelaskan Pada Nissa dan menjalankan rencana mereka untuk mengetahui segalanya, tentang siapa dia dan ada hubungan apa antara pemuda itu dengan seorang yang mereka cari-cari.
Setelah mereka memperhatikan pemuda itu, Azzzahra dan Inayah saling menatap dan mencoba mengingat-ingat, ‘kenapa rasa nya aku pernah bertemu dengannya akan tetapi dimana?’ batin Azzahra.
“Kenapa rasanya, aku pernah bertemu dengannya ya Na?” tanya Azzahra.
“Betul Zza, aku pun juga merasa begitu?” balas Inayah dan terus berfikir mengingat.
“Memangnya siapa dia, aku tak pernah melihat apa lagi bertemu?” Ucap Nissa yang melihat pemuda itu sekilas dan menatap kembali pada kedua sahabatnya itu.
“Ishh, Kau ni Niss, coba kau ingat-ingat lagi siapa tau pernah melihatnya?” sahut Azzahra lagi.
“Tak tau Zza, aku baru melihatnya ini!!” balas Nissa.
__ADS_1
Setelah mereka selesai makan dan mengobrol, Azzahra dan Inayah melihat pemuda itu menuju kasir yang akan hendak membayar makanan.
Kemudian Azzahra langsung berdiri hendak menuju kasir tetapi dihentikan oleh Nissa.
“Mau kemana kamu?” tanya Nissa,
“Ke kasir!” balas Azzahra yang terus berjalan menjauh.
“Pintar kau Zza?” kata Inayah yang melihat dan memahami pemikirkan Azzahra.
“Apanya, bahkan aku belum menghabiskan Es krim ku, kenapa dia udah ke kasir aja?” sahut Nissa kesal.
“Nanti kau juga tau Niss?” balas Inayah.
“Kalian berdua membuatku pussing aja, dengan cara berfikir kalian?” kata Nissa yang memasukan es krim ke mulutnya.
Azzahra berada di belakang pemuda itu, dan mencoba mencari tau apa sedang ia lakukan.
“Meja No 5 dan Meja No 15?” kata pemuda itu dan menyerah sebuah kartu pada pelayanan kasir.
Tanpa sepengetahuan pemuda dan pelayan kasir bahwa Azzahra mendengar pembicaran mereka dan langsung kaget dan terkejut.
‘Siapa dia, aku tak mengenalnya, dan ternyata benar kata Inayah bahwa pemuda itu memperhatikan kita bahkan dia juga yang membayar, atau jangan-jangan dia juga yang membayar waktu itu setelah kejadian di Mall???’ batin Azzahra yang masih terkejut.
Deg..deg..(suara jantung Azzahra)
“Tunggu...tunggu kejadian di Mall?” Ucap Azzahra pelan yang muali mengingat kejadian itu.
__ADS_1
“Iya, Aku ingat sekarang aku pernah melihat pemuda itu Mall dan juga..?” kata Azzahra yang masih berusaha mengingat.
“Emmmm....Dia pemuda yang menabrak Nissa sampai terjatuh dan ponselnya hampir hancur?” ucap Azzahra tersenyum yang bisa mengingat hal itu.
Kemudian Azzahra langsung bergegas ke mejanya dan bertemu sahabatnya dan akan memberi taunya.
“Kau ini kenapa Zza?” Tanya Nissa yang kaget karna kedatangan Azzahra yang tiba-tiba dan duduk dengan tergesa-gesa.
Namun berbeda dengan Inayah yang sangat santai dan tenang karna dia sudah memahami niat Azzahra pergi ke Kasir.
“Bagimana?” tanya Inayah penasaran. Namun Azzahra masih diam dan mengatur nafasnya.
“Apa kau tau, ternyata dia yang membayar tagihan kita waktu itu dan sekarang?” ucap Azzahra yang menatap Inayah. Dan langsung membuat Nissa terkejut.
“Haaa” kata Nissa yang kaget dan heran.
“Iya bener” balas Azzahra.
“Memang siapa dia, bahkan tak mengenalnya?” tanya Nissa lagi.
“Siapa dia Zza?” Tanya Inayah.
“Kau tak mengingatnya Niss, Na?” ucap Azzahra. Namun hanya dibalas gelengan mereka yang menandakan mereka tak mengingatnya.
---------------------------------------------------------------------
Tunggu kelanjutan.....
__ADS_1
Note : Mohon maaf jika bahasa dan penulisan kurang rapi. Selamat membaca dan jangan lupa like, vote dan komentarnya.😊 Terimakasih.