Cinta Yang Memilih

Cinta Yang Memilih
XXV Permohonan maaf


__ADS_3

Kemudian Nissa, Azzahra dan Inayah berdiri dan menatap ke arah pemuda itu.


“Kalau jalan dan mengendari mobil itu hati-hati, bagimana jika saya celaka untung saya tidak papa, gimana jika yang kau tabrak itu nenek-nenek?” ucap Nissa nerocos tanpa rem pada pemuda itu.


Deg...deg...(suara jantung pemuda itu)


‘Bukanya dia adalah gadis dan para sahabatnya itu, ternyata sifatnya tak berubah bahkan tambah cerewet akan tetapi sangat manis' batin pemuda itu yang mulai mengagumi sosok Nissa.


“Kenapa kau malah diam kau....” sebelum Nissa melanjutkan perkataanya dipotong oleh Azzahra.


“Tunggu..tunggu bukanya kau pemuda yang menabrak sahabat kami di Mall waktu itu ya??” tanya Azzahra.


“Iya bener, kau adalah pemuda itu, Kenapa setiap kali kita bertemu sahabat kami hampir tercelaka dan terluka?” tanya Inayah pada pemuda itu. Akan tetapi pemuda itu hanya diam dan menatap para gadis itu.


‘Ternyata mereka mengingatku, ternyata mereka sama-sama cerewet, dasar para gadis ini yang membuatku sakit kepala saja' batin pemuda itu.


“Oh.. jadi dia orangnya?” tanya Nissa yang menatap kearah pemuda itu.


“Maaf nona, saya tidak sengaja, apa kau terluka, akan ku antar kerumah sakit?” tanya pemuda itu.


“Tidak terimakasih, lebih baik kau pergi, dan jangan muncul di hadapan kami, nanti bisa-bisa kau menabrak saya beneran lagi dengan mobilmu itu!” ucap Nissa kesal pada pemuda itu.


Kemudian mereka melangkah meninggalkan pemuda itu. Azzahra dan Inayah membantu Nissa berjalan karna memang kakinya lemas dengan kajadian tadi.

__ADS_1


“Tunggu Nona?” ucap pemuda itu dan bejalan menghampirinya dan membuat mereka menghentikan langkahnya.


“Mau apa lagi dia?” tanya Inayah kesal karna dia hampir membuat sahabatnya terluka.


“Ku Mohon maafkan saya, saya bener-bener tak sengaja?” ucap pemuda itu yang terlihat menyesal di matanya.


“Sudahlah, tak apa kami sudah memaafkan mu, jadi pergilah dan jangan gangu kami lagi?” sahut Azzahra dengan tenang. Dan mereka berdua setuju dengan Azzahra dan kami hanya menatap dengan senyum padanya.


“Terimakasih, sebagai perminta maafan saya, ku mohon ikutlah bersama saya ke cafe makan es crim, dan jika kalian menyetujui maka kalian memang sudah memaafkan saya?” ucap pemuda itu.


“Tidak terima kasih, kami akan pulang, ini sudah sore?” ucap Azzahra karna memang jam sudah menunjukan pukul 16.00 WIB.


“Baiklah kalau gitu, setidaknya bolehkah saya bekenalan dengan kalian?” tanya pemuda itu.


“Namaku Andre” ucap pemuda itu dengan memperkenal dirinya.


“kriing kring kring” tanda panggilan masuk.


“Hallo, Assalamualaikum bu” ternya ibu azzahra yang menelponnya.


“ Wallaikumsallam nak, Kau sudah selesai kuliahnya nak?” tanya ibuku.


“Sudah bu, ini saya mau pulang” jawab Azzahra lembut.

__ADS_1


“Kau bersama Nissa dan Ina?" Tanya ibuku lagi.


“Iya bu, mereka berasamaku” balas ucap Azzahra.


“Ajak mereka Mampir kerumah, ibu kangen pada mereka juga ibu masak banyak untuk kita!” ucap ibu mengundang Nissa dan Inayah.


“baik bu, Assalamualaikum” ku tutup ponselnya.


“Maaf dre, kami disuruh pulang, ibu sudah mengkhawatirkan kami?” ucap Azzahra pamit pulang.


“O.. Oke mau saya antar?” tanya Andre


“Tidak, terimakasih kami bawa motor” ucap Azzahra.


“Assalamu’alaikum” ucap mereka bertiga.


“Wa’alaikumussalam” balas Andre dan masih menatap mereka pergi.


‘Sungguh mereka luar biasa, sopan, sholehah, cantik dan tak manja ya memang mereka sedikit cerewet, akan tetapi sangat baik apalagi yang ku tabrak sungguh sangat manis' batin Andre yang kagum pada mereka terutama pada Nissa.


Apakah Andre jatuh cinta pada Nissa??


----------------------------------------------------------

__ADS_1


Tungguu kelanjutannya...


Note : Mohon maaf jika bahasa dan penulisan kurang rapi. Selamat membaca jangan lupa likr, vote dan komentarnya 😊. Terimakasih.


__ADS_2