
Dikantin kampus
Mereka duduk di pojok karna tempat itu adalah tempat favorit mereka makan dan ngobrol bersama. Karna mereka beda-beda jurusan jadi kantin adalah tempat mereka bercerita dan kumpul bersama, Dan saling bertukar pemikiran.
“Buu...??” ucap Nissa dan Inayah bebarengan memanggil penjaga kantin
“Iyaa” dia langsung berjalan mendekat dan bertanya kepada ketiga gadis itu
“Iya, kalian mau pesen apa, apa seperti biasa?” ucap penjaga kantin karna mereka adalah langganan, jadi ia tahu apa biasa yang ia pesen dan kesukaan mereka.
"Iya, buu kami pesen mie ayam 3 , minum jus jeruk 3 dan lagi.... ehmm “ sambil mikir ia mau nambah makan apa karna ia sangat lapar pikir Nissa.
“Oo....iya nasi uduk tapi setengah porsi aja ya bu..?” sambil tersenyum manis kepada penjaga kantin itu dan penjaga kantin itu pergi menyiapkan pesenan mereka
“Lo itu doyan, apa laper sih Nis?” ucap Inayah sambil menatapnya aneh karna sikap sahabatnya itu
“Iya betul, kata Ina kamu tu aneh dan beda kalau lagi kelaperan?” sahut Azzahra kepada Nissa yang hanya tersenyum senyum sok manis, kepada kedua sahabatnya itu.
__ADS_1
“Biar in” sambil celingak celinguk mencari bu penjaga toko yang sudah 10 menit pergi menyiapkan pesenan tapi tak kunjung datang.
“Kamu tu ngapin sih Niss?” ucap Azzahra karna ia melihat sahabatnya sedang melihat ke kanan kiri padahal ia sedang memainkan ponsel di tangannya.
“Nunggu buu minah, lama sekali pesenanku kok belum dateng juga, nggak tahu apa kalau aku tu laper banget!” jawab Nissa yang tidak sabar menunggu pesenan makanannya.
“Sabar napa Niss, ini kan juga belum waktu nya istirahat jadi bu minah masih repot lo, kamu juga sih ngajak kekatin belum istirahat?” sahut Azzahra sambil melihat jam di tangannya, kemudian ia fokus kepada layar ponsel nya kembali
“ Iya iya bawel??” sahut Nissa agak sebel kepada sahabatnya itu dan untuk mengalihkan pikiran laparnya ia memainkan ponsel nya.
Tak lama kemudian pesenan mereka tiba dan mereka makan di awali dengan doa.
“Kayak nggak makan selama tiga hari lo Nis?” sahut Inaya yang menatap Nissa karna herannya bisa- bisanya dia itu sahabatku.
“Sudah, sudah yuk kita kelapangan kasian kakak lainnya pasti mereka kelaparan dan kewalahan dengan mahasiswa baru?” ajak Azzahra kepada kedua gadis itu.
Sebelum ia beranjak dari duduknya ia teringat dengan kak Dzikra, kemudian ia duduk kembali dan mengatakan kepada sahabatnya itu
__ADS_1
“Eh, iya kalian nggak merasa ada yang aneh nggak dengan kak Dzikra?” ucap Azzahra langsung membuat kedua gadis itu melotot dan menatap tajam ke arah Az zahra.
“Maksutmu??” sahut bebarengan Nissa dan Inayah
“Yahh kalian tu, apa harus aku jelaskan??” ucap Azzahra sambil cemberut dan memalingkan wajah ke arah lain.
“Iya lah, mana kita tau apa maksutmu??” ucap Inayah sambil merayu dan memegang sebelah tangan Azzahra yang sebel dengan mereka.
“Coba kalian pikir masa kita di izinin kekantin padahal belum jamnya istirahat kan?” sambil menatap mereka secara bergantian.
“Mungkin dia suka denganmu atau hanya alesan untuk mendekati dan lebih mengenalmu dan aku perhatiin dia suka mencuri pandang dengan mu?” sahut Inayah karna ia sering tak sengaja melihat pria idola nya mencuri pandang dengan sahabat itu.
“Enggak mungkin lah kan gue udah ada Athariz yang sudah bertahun-tahun denganku!” sontak jawaban Azzahra.
“Iya udah, nggak usah dipikirn lagi yuk lah kumpul ke lapangan lagi, padahal males gueh mana panas lagi!” ucap Nissa yang males berdiri karna rasa kenyangnya.
Akhirnya mereka beranjak pergi, dan tidak lupa Inayah ke kasir untuk membayar tangihan makan mereka. Dan keduanya menunggu nya. Setelah Inayah sampai mereka mereka langsung menuju lapangan kampus untuk melihat mahasiswa baru bermain games dengan para kakak sennat.
__ADS_1
Note : mohon maaf jika bahasa dan penulisan kurang rapi. Jangan Lupa share, like dan comentnya😊 Terimakasih