
“Oke” Kata mereka bersama dan pulang menuju kerumah Azzahra.
Beberapa menit kemudian, Mereka tiba di kediaman Azzahra dan langsung diajak masuk olehnya.
“Yuk masuk?” ucap Azzahra mengajak sahabatnya masuk.
“Assalamualaikum” kata Inayah dan Nissa bersamaan.
“Wallaikumsallam” ucap Azzahra dan Ibu dari dalam rumah.
Muncullah Ibu Azzahra dengan senyum dan menghampiri mereka kemudian mereka mencium tangan ibunya bergantian.
“Masuk nak?” ucap Ibu Azzahra mempersilahkan masuk.
“Iya, makasih”Ucap Nissa sopan.
Kemudin masuk dan mengobrol dengan Ibu Azzahra, selang beberapa menit ibu Azzahra pamit keluar karna urusan.
“Mau disini, atau kekamar?” tanya Azzahra menatap bergantian.
“Kekamar aja Zza, sekalian rebahan” ucap Inayah dengan senyumnya.
“Ya udah, yuk?” ajak Azzahra menuju kamarnya.
#Kamar Azzahra
“Niss?” tanya Azzahra memulai obrolan.
“Ya!” ucap Nissa spontan.
“Ceritakan?” kata Inayah penasaran.
“Ok” ucap Nissa yakin.
Flashback On
__ADS_1
Setelah keluar dari kelas Nissa memutuskan untuk pergi ke perpustakaan sambil menunggu kedua sahabatnya.
“Dari pada aku bosen disini, mending aku ke perpustakaan sekalian nyari materi itung-itung nunggu Inayah dan Azzahra selesai?” gerutu Nissa sambil berjalan
Beberapa menit Nissa diperpustakan dan ia mulai bosan dan juga ia sudah mendapatkan apa yang ia cari, kemudian ia memutuskan menunggu dikantin karna juga ia merasa haus.
“Aku tunggu di kantin aja kali ya, sekalian cari Minum, atau aku hubungi mereka tidak-tidak pasti mereka masih dikelas ntar malah ganggu mereka lagi, ya udah aku tunggu dikantin aja?” batin Nissa mengurung niat untuk mengabari sahabatnya.
Kemudian Nissa berjalan sambil memainkan ponsel akan tetapi juga fokus pada jalannya. Tiba-tiba ada yang memanggilnya kemudian ia menoleh kearah sumber suara.
“Nona Nissa?” tanya seorang itu tak lain ia adalah satpam petugas keamanan.
“Iya pak, ada perlu apa?” Tanya Nissa sopan yang berfikir apa yang terjadi sampai pak satpam memanggil bahkan mencarinya.
“Tidak apa, Ada seorang pemuda kemari Mencari anda Nona, Nona Inayah dan juga Nona Azzahra kebetulan saya melihat anda jadi saya panggil?” ucap pak satpam itu menjelaskan.
“Pemuda, siapa?” tanya Nissa lagi bingung.
“Siapa tadi ya namanya...” Ucap pak satpam sambil mengingat nama pemuda itu.
“Andre?” kata Nissa mengeritkan heningnya.
‘Mau apa dia kemari' batin Nissa
“Ya udah, Ayo pak kesana?” kata Nissa mengajak pak satpam pergi menghampirinya.
Tak lama Nissa dan pak satpam sampai di mana Andre menunggu kemudian pak satpam pamit untuk bertugas kembali. Dan tak lupa Nissa mengucapkan terimaksih.
“Assalamualaikum?” Ucap Andre memberanikan diri menyapa Nissa yang masih tersenyum.
“Walaikumsalam” balas Nissa yang kembali ketus dan jutek.
“Maaf jika aku menganggu waktu kuliahmu?” Ucap Andre menahan detak jantungnya.
“Tidak, kebetulan dosen saya sedang pergi, jadi saya ada tidak ada kelas?” ucap Nissa sedikit lebih sopan padanya.
__ADS_1
‘Terimakasih ya Allah kau berpihak padaku, aku sungguh berterima kasih padamu' batin Andre bahagia tetapi ia tutupi didepan Nissa wanita yang ia kagumi.
“Ada perlu apa sampai kau mencari kami?” tanya Nissa membuyarkan lamunan Andre.
“Saya ingin mengembalikan motor kalian, karna saya bingung mau menghubungi kalian tapi lupa meminta No kalian jadi saya putuskan mengantar langsung dan menemui kalian dan menyerahkannya langsung, Maaf bukan karna ada maksud tetapi saya bener-bener tulus melakukannya” ucap Andre jujur.
‘Deg...Apa yang harus ku lakukan sepertinya dia benar-benar jujur, Ya Allah tolong saya' batin Nissa bergejolak.
“Makasih sudah membantu saya dan sahabat saya, atas nama mereka saya ucapkan terimakasih” Kata Nissa sopan berusaha menahan kekesalannya.
“Sama-sama” Ucap Andre.
“Maaf bolehkan saya mengatakan sesuatu?” tanya Andre lagi memberanikan diri. Dan hanya diangguki oleh Nissa berarti ia menyetujuinya.
“Bisa kan Kita pergi ketaman yang disebelah sana, ada yang ingin ku katakan, Jika tidak tak apa, lain kali saja?” Ucap Andre sopan.
‘Bener-bener ni pemuda udah dikasih hati malah minta jantung, Di baikin dikit malah ngelujak sebenarnya apa sih maunya, sabar Nis ...sabar demi sahabatmu, jika ia tidak menolong kami nggak sudi aku pergu dengannya ' Batin Nissa menahan kekesalannya.
“Baiklah, tetapi tak bisa lama karna sebentar lagi saya ada janji?” kata Nissa sedikit senyum tapi dipaksakan.
Kemudian mereka berjalan menuju taman depan kampus, Nissa menyetujui karna disana ramai orang jadi dia tidak takut berdua dengan pemuda asing.
“Katakan apa yang ingin kau katakan?” tanya Nissa ketus karna menahan kemarahannya.
“Maaf?” ucap Andre tegas dan membuat Nissa terkejut.
‘Apa maksudnya, kenapa dia minta maaf, bener-bener aneh pemuda ini aku bingung dengan cara berpikirnya’ Batin Nissa yang terus berfikir aneh tentang Andre.
“Untuk apa anda meminta maaf, harusnya kan kami yang meminta maaf karna dengan membantu kami waktu anda terbuang sia-sia?” kata Nissa menatap Andre kemudian menundukan padangannya.
“Tidak, saya bener ikhlas membantu?” Balas Andre yang berdiri didepan Nissa.
“Lalu?” tanya Nissa bingung dengan perkataan pemuda itu yang berbelit-belit.
Tunggu kelanjutannya...
__ADS_1
Mohon maaf jika bahasa dan pemulisan kurang rapi. Selamat membaca dan jangan lupa bantu like, komentar dan Vote ya kakak-kakak biar authornya tambah semangat, dan sudah bantu vote author ucapin terimakasih dan yang belum ditunggu dan yang belum gabung ke grup langsung klik profil aku ya kak...