Cintaku Berlabuh Padamu Adikku

Cintaku Berlabuh Padamu Adikku
#12


__ADS_3

Ia pun bergegas menuju kerumah sakit. Dia mengemudi kan mobil nya melaju kencang melintasi jalan raya.


Tak lama sampai lah Faizal di rumah sakit tempat di mana adik sepupunya di rawat.


Di sana sudah ada om nya duduk dengan sangat cemas karna memikir kan anak nya.


"Om, bagai mana keadaan Vina". Kata Faizal ketika sudah sampai di depan om nya.


"Kamu kemana aja sih Faizal, kan om minta tolong sama kamu jagain adik mu. Dan ini bukan nya kamu di rumah sakit kamu malah keluyururan gak jelas". Kata om nya marah.


"Aku ada perlu om". Kata nya.


"Perlu melulu kamu, Vina bilang kamh tidak ada memperhati kan nya lagi belakangan ini". Kata om nya marah.


"Aku gak bisa memperhati kan Vina setiap saat om, dia kan gak serumah dengan ku"/ kata Faizal.


"Oh.... Sekarang kamu lebih memperhati kan yang serumah dengan mu ya". Kata nya lagi.

__ADS_1


"Kenapa jadi om jadi marah pada ku, ini tak ada hubungan dengan yang om fikir kan". Kata nya melawan.


Dalam perdebatan mereka, dokter yang memeriksa Vina pun keluar dari dalam kamar rawat Vina.


"Bagai mana dok, apa yang terjadi dengan Vina". Kata papa nya.


"Pasien kurang istirahat sehingga penyakit nya kambuh". Kata dokter itu.


Mereka pun terus berbicara dengan dokter yang baru keluar itu. Sedang Faizal masuk kekamar Vina untuk melihat keadaan nya.


"Kenapa datang kesini kak". Kata Vina yang masih terbaring.


"Tidak perlu menjaga ku kak, aku baik baik saja sekarang. Selama ini kamu juga tidak ada waktu untuk ku kan". Kata nya.


"Bukan tidak ada waktu, aku hanya banyak pekerjaan yang harus aku kerja kan". Kata Faizal beralasan.


"Banyak kerjaan, tapi kamu tidak ada di rumah sakit ketika aku butuh kamu kak, kamu malah keluar kan". Kata nya terus memojok kan Faizal.

__ADS_1


"Baik lah, aku yang salah pada mu. Aku minta maaf karna tidak menjaga mu dengan baik. Aku berjanji akan ada waktu untuk mu nanti". Kata nya berusaha memujuk.


"Baik lah, jika memang begitu janji mu. Aku terima, jangan pernah beralasan lagi dengan ku ya". Kata Vina senang.


Melihat Vina sudah senang, papa nya yang baru masuk merasa lega.


"Bagai mana keadaan mu sayang". Kata papa nya.


"Aku masih terasa sedikit sesak pa". Kata nya.


"Jika begitu, kamu mau di rawat di sini saja sama kakak mu ya". Kata papa nya lagi.


"Iya,,, itu lebih baik pa. Jika pulang aku tidak ada yang merawat nanti. Karna di rumah kan tak ada dokter". Kata nya beralasan.


"Tapi om, Vin. Kakak harus pulang malam ini. Kakak tidak bisa merawat mu, karna kakak ada janji juga yang harus di tepati". Kata Faizal.


Dia memang telah berjanji dengan Mela untuk mengajak gadis itu kesebuah pasar malam. Dia akan membuat Mela sedih jika membatal kan nya. Karna waktu dia mengajak gadis itu pergi. Gadis itu sangat senang menyambut tawaran jalan yang Faizal beri kan. Apa lagi pergi nya kepasar malam.

__ADS_1


Dia susah payah mencari tahu apa yang gadis itu sukai, dan tempat yang gadis itu paling senang jika di ajak pergi.


Sekarang, harus kah ia membatal kan janji nya dengan Mela, karna alasan Vina yang ingin dia rawat kan.


__ADS_2