Cintaku Berlabuh Padamu Adikku

Cintaku Berlabuh Padamu Adikku
#32


__ADS_3

Faizal melihat orang yanga ada di sekeliling nya ini. Melihat papa nya, mama tiri nya dan om nya.


"Apa kah kamu sudah mengata kan apa yang ingin kamu kata kan Fikar. Apa kah hati mu sudah puas mengata kan apa yang ingin kamu kata kan". Kata papa pada om nya Faizal.


"Aku rasa kamu juga tidak akan lupa satu hal Fikar, jika Faizal bukan anak kandung ku. Mela memang anak kandung ku, tapi Faizal tidak memiliki darah ku sedikit pun. Apa kah kamu lupa akan hal itu". Kata papa.


Perkataan papa sukses bikin om nya kaget, begitu juga dengan Faizal yang baru tahu jika ia bukan anak kandung papa nya.


Sedang kan om nya Faizal ini tak menyangka jika papa Faizal akan mengata kan hal yang sebenar nya. Karna sebelum mama Faizal meninggal, papa nya berjanji tidak akan membuka rahasia siapa Faizal sebenar nya.

__ADS_1


"Apa.... Apakah aku bukan anak kandung papa, pa???... Jadi anak siapa aku sebenar nya. Kenapa aku baru tahu sekarang". Kata Faizal sangat sedih. Ia bingung harus merasa sedih atau kah bahagia. Karna di sisi lain peluang untuk bersama Mela terbuka lebar.


"Maaf kan papa Faizal, Mela memang anak kandung papa. Sedang kan kamu bukan anak kandung papa. Mama mu dulu datang di saat mama Mela baru hamil beberapa minggu. Mama mu membawa anak kecil bersama nya mencari papa, mama mu mengata kan jika anak yang ada dalam gendongan nya ini adalah anak papa". Kata papa melihat kemama Mela.


Terlihat mama Mela menitis kan air mata, mungkin teringat apa yang terjadi waktu itu.


Papa pun melanjut kan cerita nya.


"Cukup mas, jangan di terus kan lagi. Aku tidak ingin mengenang cerita lama". Kata mama Mela menghenti kan papa Faizal yang ingin melanjut kan cerita nya.

__ADS_1


"Mas bukan kah kau telah berjanji tidak akan mencerita kan siapa Faizal sebenar nya. Kamu telah melangar janji mu pada kakak ku mas". Kata om nya.


"Diam kamu Fikar, jika bukan kamu yang memaksa aku untuk mengata kan hal ini. Maka, aku tidak akan melangar janji ku." kata papa marah.


"Ini semua karna kalian". Kata nya menunjuk kearah mama Mela.


"Kamu yang tidak tahu malu Fikar, kakak mu merebut suami orang kamu malah mendukung nya. dan sekarang kamu malah ingin merebut Faizal untuk anak mu." kata mama. Sekarang dia sudah tidak sabar lagi.


"Cukup..... Cukup.... Cukup.... Aku tidak ingin mendengar kan apa pun lagi. Terutama apa yang kamu bicara kan om." kata Faizal sambil berlari menuju kamar nya.

__ADS_1


Langkah Faizal terhenti ketika melihat Mela di anak tangga terakhir. Ia malu untuk melihat gadis itu. Ternyata, bukan gadis itu dan mama nya yang merebut papa dari nya. Melain kan dia dan mama nya yang merebut papa Mela dari gadis itu.


Dia tidak sangup jika gadis itu tahu yang sebenar nya. Dan gadis iti akan sangat membenci nya. Sebagai mana yang ia laku kan waktu itu.


__ADS_2