Cintaku Berlabuh Padamu Adikku

Cintaku Berlabuh Padamu Adikku
#20


__ADS_3

Mereka pun menuju tempat pasar malam di seberang jalan sana. Doni tahu, pasar malam adalah tempat paling di sukai oleh Mela.


Telah selesai main di pasar malam itu, mereka memutus kan untuk pulang. Karna hari sudah agak malam, di tambah mama nya Mela ingin bertemu dengan Doni. Maka nya mereka memutus kan untuk pulang.


Sedang kan dirumah nya, Faizal sibuk munda mandir menunggu kepulangan Mela. Di juga sudah dua kali pergi ketoko bunga. Tapi Mela nya tidak ada di sana.


Rasa bersalah yang ada di hati nya makin kuat. Apa kah Mela tidak akan pulang kerumah. Tapi ia melihat mama Mela tenang tenang saja. Untuk bertanya pada mama nya Mela rasa nya sangat berat sekali.


Tak lama mobil Doni masuk kehalaman rumah yang di tempati Mela sekarang.


Mama pun bergegas menyambut mereka, terutama Doni. Karna ia sudah lama tidak melihat anak itu.


"Mela, kok lama banget baru pulang nya. Kan mama bilang jangan terlalu malam kamu pualng nya Mel. Doni juga, ngapain ajak Mela lama lama di luar. Kan tante tadi nya mau makan bersama". Kata mama Mela ketika anak nya baru turun dari mobil.


"Ya ampun mah, baru juga turun dari mobil. Eh,,, udah dapat omelan langsung". Kata Mela.

__ADS_1


"Biasa ini Mela nya tante, kalau ketemu dengan pasar malam jadi keasikan deh." kata Doni menyalah kan Mela. Dia langsung bersalaman dengan mama nya Mela.


"Aku yang kamu salah kan ya, kamu nya ngak gitu". Kata Mela. Karna merasa Doni malah mengkambing hitam kan dia.


"Apa kabar tante, sehat???" kata Doni, dia tidak menghirau kan apa yang Mela kata kan.


"Alhamdulillah Don, baik baik aja tante nya". Kata Mama.


Mama pun mengajak Doni masuk kerumah nya. Meninggal kan Mela dengan seekor boneka beruang yang lumayan besar. Boneka itu adalah hadiah yang Doni dapat kan di pasar malam.


"Mah.... Aku nya kalian tinggal kan ya. Aku anak mama lho". Kata nya ngambek.


Sejak dari tadi, Faizal hanya memperhati kan Mela dari balik rumpun bunga hias tak jauh dari pintu masuk rumah. Ia melihat Mela bersama seorang laki laki membuat nya membatal kan niat nya untuk menghampiri Mela.


Tapi ia akhir nya keluar juga, ketika mama nya dan Doni masuk kerumah duluan. Dan meninggal kan Mela sendirian di luar bersama boneka beruang itu.

__ADS_1


"Mela,,,, siapa dia". Kata Faizal tiba tiba menahan tangan Mela yang hendak masuk rumah.


"Aku mau masuk, lepas kan tangan ku". Kata Mela tanpa menjawab apa yang Faizal tanya kan.


"Amel... Kamu kok gak pakai masuk nak. Ngapain masih di sana". Suara mama dari dalam rumah.


Faizal melepas kan tangan Mela, tanpa sepatah kata pun. Mela langsung meningal kan Faizal di depan pintu.


"Kalian meninggal kan ku di depan pintu begitu saja. Memang kalian tega pada ku". Kata Mela ketika di sudah masuk.


"Bukan kah aku sudah bilang, jika ada aku. Kamu adalah anak tiri Mela". Kata Doni.


Tak lama Faizal ikut masuk rumah. Faizal melihat Doni dan mama Mela begitu dekat.


Papa baru saja keluar dari ruang kerja nya.

__ADS_1


"Siapa ini ma," kata papa yang baru keluar dari ruang kerja...


"Nama nya Doni mas, dia dan Mela ini sudah berteman sejak kecil. Bisa di kata kan besar bersama. Aku sudah mengangap nya seperti anak ku". Kata mama Mela menjelas kan pada suami nya.


__ADS_2