Cintaku Berlabuh Padamu Adikku

Cintaku Berlabuh Padamu Adikku
S1 mama tidak setuju


__ADS_3

Mendengar apa yang di kata kan oleh Faizal, itu membuat Tika merasa sangat senang. Dia berpikir, tenyata Faizal masih perduli dengan apa yang ia kata kan.


Mela dan Faizal beretemu mama untuk mengata kan keputusan mereka. Mereka ingin membicara kan pengunduran hari pernikhaan yang tinggal seminggu lagi.


Sesampai nya di rumah, Mela mencari mama nya. Ternyata mama sedang berada di dapur, sedang masak.


"Ma, bisa kah Mela bicara sebentar." kata Mela.


"Mau bicara apa sih Mel, mama lagi masak ini. Nanti aja bisa gak." kata mama.


"Ini bicara penting ma, sebelum bicara sama mama Mela gak akan tenang." kata Mela.


"Baik lah, mama akan bicara sama kamu. Kamu tunggu sebentar di ruang keluarga, mama akan kesana sebentar lagi." kata mama.


Mela ikut apa yang mama nya kata kan. Ia pun pergi dari dapur dan menunggu mama di ruang tamu.


Tak lama kemudian mama datang dari dapur dengan masih nemakai celemek nya lagi.


"Ma, itu kok gak di buka dulu sih." kata Mela pada mama.


"Mama masih ada yang ingin di masak jadi biar kan aja deh." kata mama.


"Ayo kamu mau bicara apa sama mama." kata mama lagi.


"Duduk dulu deh ma, gak perlu diri juga kan." kata Mela.

__ADS_1


Mama duduk di samping Mela, menuruti apa yang di kata kan anak nya.


"Udah ni, jangan banyak bertele-tele Amel. Mama banyak kerjaan ini." kata Mama.


"Ma, kak Faizal ingin memgundur pernikahaan aku dan dia. Kar..." kata-kata Mela terhenti oleh mama yang memotong pembicaraan.


"Gak, mama gak setuju jika pernikahaan kalian di undur kan. Mama tidak mau tahu apa alasan nya. Yang penting tidak akan mama setujui." kata mama.


"Ma, tidak bisa egois gitu dong. Kita kan harus mikir kak Faizal nya juga." kata Mela


" Amel, apa pun alasan nya, mama tetap gak setuju." kata mama.


Mela tahu bagai mana mama nya. Mama tidak akan mentoleransi apa pun yang menyangkut Mela.


"Ma, tapi harus mama pertimbang kan dulu lah. Kak Faizal kan punya alasan yang kuat ma." kata Mela berusaha memujuk mama nya.


Mela mengikuti apa yang mama nya kata kan. Ia pun mendatangi Faizal di kamar nya.


Mela mengetuk pintu kamar Faizal, tak lama Faizal membuka pintu kamar nya.


"Ada apa Mel, kamu kesini." kata Faizal.


"Mama ingin bicara sama kakak, mama ingin bicara sekarang juga." kata Mela.


"Baik lah, tunggu aku selesai ganti baju dulu ya. Sebentar saja Mel, bilang sama mama untuk menunggu." kata Faizal.

__ADS_1


Mela pun turun kebawah menemui mama yang masih menunggu di ruang keluarga.


"Tunggu sebentar lagi ma, kak Faizal ganti baju sekarang." kata Mela.


Tak lama Faizal keluar dari kamar nya dan turun kebawah menuju ruang keluarga.


"Ma... " kata Faizal.


"Duduk Zal, mama mau bicara." kata mama.


Faizal duduk di kursi tak jauh dari mama.


"Apa benar kamu mau mengundur kan pernikahaan kalian Zal." kata mama.


"Iya ma, aku dan Mela berencana ingin mengundur kan pernikahaan kami." kata Faizal ragu-ragu.


"Mama ingin kamu memilih Zal, kamu lanjut kan seperti waktu yang kita tentu kan. Maka kamu dan Mela akan menikah. Atau kamu undur kan, maka kamu dan Mela tidak akan menikah lagi. Kamu pilih yang mana?" kata mama.


Kata-kata mama sangat membuat Faizal kaget. Begitu juga dengan Mela, karna mereka tak menyangka mama akan mengata kan itu pada Faizal.


"Ma, jangan gitu dong mama." kata Mela.


"Mama hanya ingin memberi kan kalian kesempatan Mela, jika Faizal memang ingin menikah dengan mu. Maka ia akan memilih menikah dengan mu karna semua nya sudah siap kan." kata mama.


"Faizal juga ingin menikahi Mela ma, tapi kan ada alasan yang membuat Faizal ingin mengundur kan pernikahan." kata Faizal.

__ADS_1


"Mama tidak terima alasan apa pun Zal, jika kamu ingin nikah dengan Mela berarti kamu benar-benar sudah siap menikah dengan nya. Jika tidak, berarti kamu masih ragu untuk menjadi kan Mela sebagai istri mu." kata mama.


__ADS_2